Selasa, 19 Oktober 2021

Serikat Pekerja Pertamina UPms III: Pertahankan Bisnis LNG 100 Persen Untuk Negara

Populer

Talaga Langit Milik Ustad Ujang Busthomi Hadirkan Museum Dukun Santet

Cirebon,- Setelah sukses membuka wisata Bukit Cinta Anti Galau, kini Ustad Ujang Busthomi kembali membuka objek wisata Talaga Langit....

Jalan Tol Akses Bandara Kertajati Rampung 100%, Siap Dioperasikan

Majalengka,- Pembangunan jalan tol akses menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sudah rampung. Akses ini terhubung langsung dengan jalan...

Wagub Jabar Resmikan Wisata Talaga Langit Anti Galau

Cirebon,- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meresmikan Talaga Langit Wisata Anti Galau di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu,...

GH Kopi Cirebon Hadirkan Live Musik Jazz

Cirebon,- Setelah menghadirkan program Movie Night setiap Sabtu malam, kini GH Kopi Cirebon di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Kedawung,...

BukuWarung dan Alfamart Bekali 11.000 UMKM dengan Keterampilan Pembukuan Digital

Jakarta,- BukuWarung memperluas jangkauan komitmennya untuk meningkatkan kapabilitas pelaku UMKM Indonesia. Kali ini, BukuWarung berkolaborasi dengan PT Sumber Alfaria...

Jakarta,- Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) Serikat Pekerja Pertamina UPms III meminta kepada Pemerintah Republik Indonesia wajib mempertahankan proses bisnis LNG pada Pertamina.

Pertamina yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki wewenang untuk mengelola sektor hulu dan hilir minyak dan gas bumi Indonesia.

Pihak FSPPB mendesak Pemerintah untuk menghentikan segala upaya pengalihan proses bisnis LNG yang dilakukan melalui Holding Migas ke PGN.

Loading...

Ketua Umum Serikat Pekerja Pertamina UPms III, Aryo Wibowo Hendra Putro mengatakan kami meminta kepada Pemerintah untuk mempertahankan bisnis LGN kepada Pertamina.

“Karena menyebabkan potensi kerugian negara, dimana kepemilikan saham publik (Pengusaha Swasta/Lokal/Asing) di PGN sebesar 43,04 persen,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima About Cirebon, Sabtu (13/7/2019).

Lanjut Aryo, bila bisnis LNG dipegang Pertamina, maka keuntungan 100 persen untuk negara. Namun, bila dipegang oleh PGN keuntunganya hanya sebesar 56,96 persen.

BACA YUK:  Pengidap "Cerebral Palsy" Asal Gempol Dirujuk ke RSHS Bandung

“Jika pemerintah mempertahankan bisnis LNG kepada Pertamina, maka 100 persen keuntungannya untuk kemakmuran rakyat dimana saham 100 persen milik negara,” tegasnya.

Bisnis LNG, kata Aryo, merupakan bisnis jangka panjang yang usia kontraknya bisa mencapai 20-30 tahun, maka harus ada kejelasan kontrak jangka panjang antara seller dan buyer.

Bahkan lanjut dia, komitmen dan penanganan bisnis LNG telah diakui secara international sebagai exportir terbesar kelima sehingga reputasi dalam Bisnis LNG telah mencapai world class energy company.

Sehingga, pihaknya meminta kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memastikan Pertamina dapat menyusun program kerja rencana Bisnis LNG yang mendukung Security of Supply Nasional.

“Baik jangka pendek ataupun jangka panjang, karena proses bisnis LNG yang bersifat jangka panjang untuk tetap menjaga kedaulatan energi nasional,” ungkapnya.

Aryo berharap, Pemerintah Republik Indonesia dengan hal dimaksud dapat dipenuhi dalam rangka membangun kedaulatan energi yang pada gilirannya akan mampu memperkuat ketahanan nasional.

“Serikat Pekerja Pertamina UPms III, sebagai kontituen FSPPB siap siaga memperjuangkan kelancaran distribusi energi nasional dan terus berjuang mempertahankan bisnis LNG 100 persen,” tegasnya. (AC212)

BACA YUK:  Kapal Riset Perkuat Perencanaan di Perairan Cirebon
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Akselerasi Implementasi Kampus Merdeka, Tim Program Matching Fund UGJ Gelar Workshop

Cirebon,- Tim Program Matching Fund Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon menggelar kegiatan Workshop Teaching Factory Digital Marketing dan...

Horison Ultima Kertajati Siap Beroperasi Akhir Tahun 2021

Bekasi,- PT Metropolitan Land Tbk (Metland) melalui anak perusahaan PT Sumber Tata Lestari melanjutkan pembangunan Hotel Horison Ultima Kertajati yang berlokasi di jalan Kadipaten...

Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman di Wilayah Jawa Bagian Barat

Jakarta,- Seiring dengan keberhasilan Pemerintah dalam penanganan Covid-19 di Indonesia, aktivitas masyarakat terus meningkat dan kembali normal. Hal ini juga berpengaruh langsung pada peningkatan...

Yayasan Wani Amal Cirebon Gelar Khitan Massal

Cirebon,- Sebanyak 30 anak mengikuti Khitan Massal 2021 yang digelar oleh Yayasan Wani Amal (YWA) Cirebon, Selasa (19/10/2021). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Yayasan...

More Articles Like This