Rabu, 27 Oktober 2021

Serap Aspirasi Masyarakat, Ketua DPRD Kota Cirebon Lakukan Reses Door to Door

Populer

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun...

BI Fast Payment Siap Diluncurkan, Biaya Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500

Jakarta,- Pakai BI Fast Payment, transaksi antarbank untuk Rp 250 juta hanya dengan biaya Rp 2.500 per transaksi. Implementasi...

Inilah Tradisi Muludan Tiap Tahun Masyarakat Argasunya Kota Cirebon

Cirebon, — Ribuan santri dan warga ikut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Piderma, Sumur Loa, Kelurahan...

Cirebon,- Dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat, Ketua DPRD Kota Cirebon, Affiati melakukan reses pada Kamis (14/10/2021). Kegiatan reses yang berlangsung di Baperkam RW 04, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon dihadiri secara terbatas dengan protokol kesehatan.

Selain menjalin reses secara tatap muka terbatas, Ketua DPRD Kota Cirebon pun melakukan reses dengan cara door to door. Affiati mengajak kepada masyarakat untuk menyampaikan usulan yang dibutuhkan masyarakat.

BACA YUK:  Pemerintah Daerah Kota Cirebon akan Lakukan Sampling Tes Swab di Sekolah

Selain itu, Affiati meminta kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Walaupun Kota Cirebon masuk dalam PPKM level 2, protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan.

Loading...

“Alhamdulillah hari ini Kota Cirebon sudah masuk level 2. Ini berkat kerja sama pemerintah dengan masyarakat yang mematuhi aturan,” ujar Affiati.

Affiati berharap, kegiatan reses tahun depan bisa dilakukan secara tatap muka dan tidak door to door. Sehingga, bisa mengumpulkan dan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

“Untuk pemulihan ekonomi, saya lihat sekarang sudah banyak masyarakat yang berjualan dan beraktivitas hampir 100 persen. Tapi tetap kembali lagi, protokol kesehatannya tetap dipatuhi,” katanya.

“Walaupun kita sudah masuk level 2 protokol kesehatan tetap harus dilakukan. Level 2 ini tidak menjamin dan kita tidak tahu, yang dikhawatirkan tiba-tiba membludak,” sambungnya.

Terkait program bantuan untuk UMKM, menurut Affiati, sebetulnya memiliki program yang banyak. Namun, untuk bantuan modal UMKM regulasinya masih dipertanyakan.

“Pada dasarnya, kita senang-senang saja memberikan modal kepada masyarakat. Tapi sejak kemarin-kemarin kita terkendala dengan aturannya. Mudah-mudahan DPRD bisa membuat aturan yang lebih sederhana dan fleksibel,” pungkasnya. (AC212)

BACA YUK:  Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

UGJ Gelar Wisuda Sarjana dan Magister ke-60 dan 61 Tahun 2021

Cirebon,- Wisuda sarjana dan magister ke-60 dan 61 tahun 2021 Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon diselenggarakan di Hotel...

Kawasan Industri di Kota Cirebon Hanya 49,09 Hektar, Perlu Rencana Induk Pembangunan Industri Kota

Cirebon,- Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait rencana pembangunan industri di Kota Cirebon....

Edi Baredi Terpilih Menjadi Ketua Kadin Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Cirebon menggelar Musyawarah Kabupaten (Mukab) VII tahun 2021. Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu hotel Jalan Tuparev,...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun 1999 sampai dengan saat ini....

More Articles Like This