Sabtu, 16 November 2019

Serabi dan Gorengan Teman Setia Nenek Diah Selama 32 Tahun

Populer

Sebagai Icon Baru, PT. KAI Daop 3 Cirebon Resmikan Monumen Mesin Mekanik VDM 800 GS, Ini Bentuknya

Cirebon,- Bertepatan Hari Pahlawan yang jatuh tanggal 10 November 2019, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Oprasional (Daop) 3...

Andra & The Backbone Meriahkan Puncak HUT ke-5 RSIA Cahaya Bunda Cirebon

Cirebon,- Perayaan puncak acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Cahaya Bunda berlangsung meriah,...

Swiss-Belhotel Cirebon Akan Suguhkan Costum Anime Cosplay di Malam Pergantian Tahun

Cirebon,- Dalam rangka menyambut datangnya Tahun Baru 2020, Swiss-Belhotel Cirebon akan menggelar acara yang bertajuk “Cosplay Starlight New Year...

Festival of Light Cirebon Bisa Jadi Wahana Edukasi

Cirebon,- Festival of Light yang berada di kawasan Grage City Mall, Jalan Boulevard Grage City, Pegambiran, Kota Cirebon, hadir...

Tradisi Panjang Jimat Muncul Sejak Masa Pemerintahan Pangeran Cakrabuwana

Cirebon,- Tradisi Maulid Nabi Saw, merupakan tradisi yang tidak bisa dilepaskan dari sejarah Islamisasi di nusantara. Tradisi ini muncul...

Cirebon,- Pagi buta sekitar pukul 03.00 dini hari, Nenek Diah (74 tahun) sudah bersiap mengaduk dan mengolah bahan untuk berjualan. Serabi hangat beserta gorengan, setia menemaninya selama 32 tahun sebagai ladang rezeki.

Bersama suaminya, Kakek Tarman (75 tahun), Nenek Diah diantar dari rumahnya di Gang Kegiren menuju Jalan Siliwangi Kota Cirebon. Lapak berjualannya berlokasi persis Gang Kegiren (Depan Hotel Priangan).

“Sebelum Subuh membuat adonan serabi sama gorengan, setelah salat Subuh mengangkut barang-barang pakai becak,” ungkap Nenek Diah.

Rupanya sang suami berprofesi sebagai pengayuh becak. Keduanya kompak, bahkan suami pun biasanya mangkal di tempat yang sama.

Loading...

Sebelumnya, jualan serabi ini digeluti oleh orang tua dari Nenek Diah. Berpuluh-puluh tahun juga jualan serabi, dan kemudian dilanjutkan oleh Nenek Diah saat orang tuanya meninggal dunia.

“Dulu, awal saya jualan, jalanan ini masih banyak pohon-pohon besar, sekarang sudah gedung semua,” ungkapnya sembari menunjuk ke arah ruko-ruko di sekitaran Jalan Siliwangi.

Mengandalkan tungku serabi, kekhasan seakan terus dijaga. Serabinya pun berukuran besar, empuk, dan mengenyangkan. Harganya terjangkau hanya Rp2000 untuk yang original. Nenek Diah membuat serabi dengan 4 rasa, yaitu original, manis Rp3.000, Dage Rp3.000, dan serabi telur ceplok Rp5.000. Gorengannya pun murah-murah, hanya Rp1.000 per buah.

Di hari biasa, Nenek Diah menyiapkan 3 kilogram adonan serabi. Sedangkan hari Minggu, dia menyiapkan 5 kilogram adonan, karena banyak yang lalu lalang saat Car Free Day. Dia berjualan maksimal sampai pukul 09.00 WIB.

“Kalau gak habis, biasanya serabi dibawa ke Pasar Pagi, jualan disana yang sudah jadi,” tambahnya.

Saat ini, dengan semakin banyaknya penjual serabi, Nenek Diah mengaku penjualan menurun. Dulu, dia menyiapkan banyak adonan, bahkan pengunjung pun rela antri di pagi hari. Tetapi, Dia banyak bersyukur, bahwa pelanggan setia masih tetap jajan serabi kepadanya.

“Jualan serabi sekarang banyaknya anak muda, masaknya pakai kompor, bukan tungku,” ujarnya.

Rasa syukur itulah yang membawa Nenek Diah tetap sehat wal afiat. Bahkan di usianya yang sekarang sudah berkepala 7, Nenek Diah masih memiliki indera pendengaran yang tajam. Suaranya pun tegas, dan enak diajak berbincang.

“Dulu sih jualan sampai antri yang jajan, tapi ya disyukuri bae, Allah sing ngatur rezeki,” ucapnya sambil tersenyum.

Terpopuler

Nenek Diah memiliki 5 anak yang sudah berumah tangga. Bahkan ada anaknya yang tinggal di Sumatra, Bogor, dan lainnya. Cucunya sekarang sudah 12 orang, dan buyutnya sudah ada 7 orang. Jika lebaran, mereka kumpul dan menjadi obat penawar rindu bagi Nenek Diah dan Kakek Tarman. (AC560)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

RedBox Barbershop Edukasi Gaya Rambut dan Kenalkan Treatment Terbaru di CSB Fashion Week

Cirebon,- RedBox Barbershop Cirebon menampilkan Hair Show dalam gelaran CSB Fashion Week 2019 di Atrium CSB Mall, Jalan Cipto...

Megahnya Masjid di Rest Area Tol Cipali KM 166 Persembahan Mandiri Syariah dan Nasabah

Majalengka,- PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) meresmikan Masjid Cipali yang berlokasi di Rest Area km 166  Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) arah Cirebon. Masjid ini...

Relasi KA Argo Cheribon Mulai 1 Desember Diperpanjang Sampai Pemalang

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan memberlakukan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) tahun 2019 mulai 1 Desember 2019.Penggunaan Gapeka 2019 akan Pengaruhi Jadwal...

Warga Argasunya Kembali Dibantu Air Bersih Jelang Acara Muludan

CIREBON- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Galang Aspirasi Pemberdayaan untuk Rakyat Astana Jati (Gapura) menyalurkan bantuan air bersih untuk warga RT 08 Benda Kulon dan...

Polda Jabar Umumkan Perubahan Tipe Polres Cirebon

Cirebon - Polres Cirebon yang berlokasi di Sumber berubah menjadi Polresta Cirebon yang akan dipimpin oleh perwira menengah berpangkat Komisaris Besar (Kombes) bersamaan dengan...

More Articles Like This