Jumat, 20 September 2019

Serabi dan Gorengan Teman Setia Nenek Diah Selama 32 Tahun

Populer

Ribuan Masyarakat Tumpah Ruah Saksikan Festival Budaya Cirebon

Cirebon,- Festival Budaya Cirebon (Nadran Gunung Jati) yang berlangsung di Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon berlangsung meriah, Sabtu (14/9/2010). Ribuan...

Gadis Asal Cirebon yang Masuk The Voice of Germany 2019 Sudah Memiliki Bakat Sejak Balita

Cirebon,- Claudia Emmanuela Santoso yang mengikuti ajang pencarian bakat di Jerman yakni The Voice of Germany 2019 merupakan gadis...

Ini Tanggapan Pihak Sekolah dan Adik Kelas Claudia yang Masuk The Voice of Germany 2019

Cirebon,- Gadis asal Cirebon Claudia Emmanuela Santoso yang mengikuti ajang pencarian bakat di Jerman The Voice of Germany 2019...

Seorang Difabel Ini Menyelesaikan Finswimming 3.000 Meter pada event Navy Open Tournament Lanal Cirebon

Cirebon,- Navy Open Tournament 2019 yang diselenggarakan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) TNI AL ke-74 dan Hari Jadi...

Navy Open Tournament 2019 Bisa Meningkatkan Pariwisata Laut Cirebon

Cirebon,- Puluhan peserta dari berbagai wilayah di Jawa Barat, hingga Surabaya dan Jakarta ikut serta dalam Navy Open Tournament...

Cirebon,- Pagi buta sekitar pukul 03.00 dini hari, Nenek Diah (74 tahun) sudah bersiap mengaduk dan mengolah bahan untuk berjualan. Serabi hangat beserta gorengan, setia menemaninya selama 32 tahun sebagai ladang rezeki.

Bersama suaminya, Kakek Tarman (75 tahun), Nenek Diah diantar dari rumahnya di Gang Kegiren menuju Jalan Siliwangi Kota Cirebon. Lapak berjualannya berlokasi persis Gang Kegiren (Depan Hotel Priangan).

“Sebelum Subuh membuat adonan serabi sama gorengan, setelah salat Subuh mengangkut barang-barang pakai becak,” ungkap Nenek Diah.

Rupanya sang suami berprofesi sebagai pengayuh becak. Keduanya kompak, bahkan suami pun biasanya mangkal di tempat yang sama.

Sebelumnya, jualan serabi ini digeluti oleh orang tua dari Nenek Diah. Berpuluh-puluh tahun juga jualan serabi, dan kemudian dilanjutkan oleh Nenek Diah saat orang tuanya meninggal dunia.

“Dulu, awal saya jualan, jalanan ini masih banyak pohon-pohon besar, sekarang sudah gedung semua,” ungkapnya sembari menunjuk ke arah ruko-ruko di sekitaran Jalan Siliwangi.

Mengandalkan tungku serabi, kekhasan seakan terus dijaga. Serabinya pun berukuran besar, empuk, dan mengenyangkan. Harganya terjangkau hanya Rp2000 untuk yang original. Nenek Diah membuat serabi dengan 4 rasa, yaitu original, manis Rp3.000, Dage Rp3.000, dan serabi telur ceplok Rp5.000. Gorengannya pun murah-murah, hanya Rp1.000 per buah.

Di hari biasa, Nenek Diah menyiapkan 3 kilogram adonan serabi. Sedangkan hari Minggu, dia menyiapkan 5 kilogram adonan, karena banyak yang lalu lalang saat Car Free Day. Dia berjualan maksimal sampai pukul 09.00 WIB.

“Kalau gak habis, biasanya serabi dibawa ke Pasar Pagi, jualan disana yang sudah jadi,” tambahnya.

Saat ini, dengan semakin banyaknya penjual serabi, Nenek Diah mengaku penjualan menurun. Dulu, dia menyiapkan banyak adonan, bahkan pengunjung pun rela antri di pagi hari. Tetapi, Dia banyak bersyukur, bahwa pelanggan setia masih tetap jajan serabi kepadanya.

“Jualan serabi sekarang banyaknya anak muda, masaknya pakai kompor, bukan tungku,” ujarnya.

Rasa syukur itulah yang membawa Nenek Diah tetap sehat wal afiat. Bahkan di usianya yang sekarang sudah berkepala 7, Nenek Diah masih memiliki indera pendengaran yang tajam. Suaranya pun tegas, dan enak diajak berbincang.

“Dulu sih jualan sampai antri yang jajan, tapi ya disyukuri bae, Allah sing ngatur rezeki,” ucapnya sambil tersenyum.

Terpopuler

Nenek Diah memiliki 5 anak yang sudah berumah tangga. Bahkan ada anaknya yang tinggal di Sumatra, Bogor, dan lainnya. Cucunya sekarang sudah 12 orang, dan buyutnya sudah ada 7 orang. Jika lebaran, mereka kumpul dan menjadi obat penawar rindu bagi Nenek Diah dan Kakek Tarman. (AC560)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Telkomsel Luncurkan Aplikasi DIGI X Absensi Digital Berbasis Mobile

Tasikmalaya,- Telkomsel terus berkomitmen dalam mengembangkan ekosistem digital di bidang pendidikan. Sebagai upaya mewujudkan komitmen tersebut, Telkomsel menghadirkan aplikasi...

64 Peserta dari Berbagai Daerah Ikuti CSB Billiard Tournament Seri #3

Cirebon,- CSB Mall dengan konsep sportaimentnya kembali menghadirkan CSB Billiard Tournament seri #3 yang diselenggarakan sejak 16 sampai 22 September 2019 di Atrium CSB...

Sembilan Bayi Lahir Tepat di Tanggal 19-9-19 di RSIA Cahaya Bunda

Cirebon,- Sembilan bayi dari sembilan pasangan suami istri melahirkan di Rumah Sakit Ibu dan Anak Cahaya Bunda, Kota Cirebon bertepatan di tanggal cantik, Kamis...

A.I.O Store, Pusat AC Pertama Dengan Belasan Brand Hadir di Kota Cirebon

Cirebon,- Pusat Air Conditioning (AC) A.I.O All In One Store melakukan Grand Opening sebagai penanda dibukanya toko AC di Kota Cirebon, Kamis (19/9/2019). Toko pusat...

Meriahkan Hari Jadi Cirebon ke-650, Jurnalis Cirebon Beradu Membuat dan Membaca Puisi

Cirebon,- Dalam ranga rangkaian Hari Jadi Cirebon ke-650, Pemerintah Daerah Kota Cirebon menggelar lomba jurnalis berpuisi yang diikuti oleh teman-teman media di Cirebon baik...

More Articles Like This