Sabtu, 19 Juni 2021

Sepanjang Tahun 2020, PT KAI Daop 3 Cirebon Sudah Menutup 14 Perlintasan Liar⁣⁣⁣⁣

Populer

Hadirkan Konsep Berbeda, WKM Kuningan Tawarkan Makan di Tengah Kebun

Kuningan,- Berbeda dengan Warung Kopi Maning (WKM) Cirebon yang menawarkan konsep makan di tengah sawah, WKM Kuningan yang berlokasi...

Kombes Pol Arif Budiman Pimpin Polresta Cirebon

Cirebon,- Kombes Pol Arif Budiman, resmi memimpin Polresta Cirebon menggantikan Kombes Pol M. Syahduddi. Acara pisah sambut Kapolresta Cirebon...

Pemda Kota Cirebon dan Pemkab Cirebon akan Koordinasi terkait PPKM Mikro

Cirebon,- Terkait kondisi penyebaran Covid-19, Pemerintah Daerah Kota Cirebon untuk menarik 'rem darurat'. Hal tersebut sesuai dengan arahan Gubernur...

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Komunitas Edan Sepur Gelar Aksi Bersih-bersih

Cirebon,- Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2021, Komunitas Edan Sepur, anggota komunitas pecinta KA dari wilayah Cirebon, Bandung,...

Inilah Tempat Ngopi di Majalengka yang Wajib Dikunjungi Para Penikmat Kopi⁣

Majalengka,- Siapa sih yang tidak suka dengan kopi? Hampir semua orang menyukai kopi. Mulai dari remaja hingga dewasa, laki-laki...

⁣⁣⁣⁣Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) menilai keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah, operator, dan pengguna jalan memiliki peran masing-masing yang sama pentingnya.⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣
Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Luqman Arif mengharapkan dukungan dari berbagai pihak agar keselamatan di perlintasan sebidang kereta api dapat tercipta.⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣
Menurut Luqman, terdapat 3 unsur untuk menghadirkan keselamatan di perlintasan sebidang yaitu dari sisi infrastruktur, penegakan hukum, dan budaya tertib berlalu lintas pengendara jalan raya. ⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣
“Di sisi infrastruktur, evaluasi perlintasan sebidang harus dilakukan oleh pemerintah dengan melibatkan KAI dan pihak terkait lainnya secara berkala,” ujar Luqman, Sabtu (10/10/2020).⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣
Berdasarkan hasil evaluasi tesebut, lanjut Luqman, perlintasan sebidang dapat dibuat tidak sebidang, ditutup, ataupun ditingkatkan keselamatannya. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 94 Tahun 2018 tentang Peningkatan Keselamatan Perlintasan Sebidang antara Jalur Kereta Api dengan Jalan pasal 5 dan 6.⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣
“Perlintasan sebidang seharusnya dibuat tidak sebidang yaitu menjadi flyover dan underpass untuk meningkatkan keselamatan perjalanan KA dan pengguna jalan,” ungkapnya⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣
Namun, Langkah lain selanjutnya yakni dengan menutup perlintasan sebidang yang tidak berizin atau liar. Yang terakhir peningkatan keselamatan dengan pemasangan Peralatan Keselamatan Perlintasan Sebidang dan disertai dengan pemasangan Perlengkapan Jalan.⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣
“Peningkatan dan pengelolaan perlintasan sebidang tersebut dilakukan oleh penanggung jawab jalan sesuai klasifikasinya seperti Menteri untuk jalan nasional, Gubernur untuk jalan provinsi, dan Bupati/Walikota untuk jalan kabupaten/kota dan jalan desa. Hal ini sesuai dengan PM Perhubungan No 94 Tahun 2018 pasal 2 dan 37,” bebernya.⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣
Luqman menambahkan, sampai saat ini KAI Daop 3 mencatat terdapat 235 perlintasan sebidang, dengan rincian 186 perlintasan sebidang resmi dan 49 perlintasan sebidang liar.⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣
Pada 2020, tambah Luqman, sampai awal Oktober, KAI Daop 3 sudah menutup 14 perlintasan sebidang liar dengan tujuan untuk normalisasi jalur KA dan peningkatan keselamatan perjalanan KA. ⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣
“KAI bersama pemerintah dan semua pihak terus bersinergi untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang melalui berbagai upaya,” kata Luqman.⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣
Sementara, di sisi penegakan hukum, kata Luqman, dibutuhkan penindakan bagi setiap pelanggar agar menimbulkan efek jera dan meningkatkan kedisiplinan para pengguna jalan. Oleh karena itu, KAI rutin menjalin komunikasi dengan kepolisian setempat agar penegakan hukum diterapkan secara konsisten.⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣
Adapun di sisi budaya, perlu ada kesadaran dari setiap pengguna jalan untuk mematuhi seluruh rambu-rambu dan isyarat yang ada saat melalui perlintasan sebidang. Hal ini dikarenakan keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab setiap individu.⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣
Di tahun 2020, Luqman menjelaskan bahwa, KAI Daop 3 sudah berulang kali melakukan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang di berbagai wilayah yang dinilai rawan pelanggaran.⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣
KAI bersama Komunitas Pecinta Kereta Api melakukan edukasi kepada masyarakat untuk membangun budaya disiplin di perlintasan sebidang dan mematuhi rambu-rambu yang ada.⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣
“Keselamatan di perlintasan sebidang dapat tercipta jika seluruh unsur masyarakat dan pemerintah dapat bersama-sama peduli. Diharapkan kepedulian seluruh stakeholder termasuk para pengguna jalan, mampu menciptakan keselamatan di perlintasan sebidang,” tutup Luqman. (AC212)

BACA YUK:  Satpol PP Jabar Lakukan Pelayanan Rapid Test Antigen Gratis di Cirebon
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Masih Muda Aktif Olahraga, Yakin Bebas Risiko dari Penyakit Kritis Seperti Penyakit Jantung?⁣

⁣Jakarta,- Fungsi utama jantung adalah memompa darah ke seluruh tubuh. Untuk bekerja, jantung membutuhkan kontraksi dari otot jantung. Itu...

Sukseskan Program Pemerintah, AKMI Suaka Bahari Cirebon Jalani Vaksinasi

Cirebon,- Dosen dan tenaga kependidikan Akademi Maritim (AKMI) Suaka Bahari Cirebon menjalani vaksinasi dosis II, Sabtu (19/6/2021). Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kampus AKMI...

Atasi Permasalahan Sampah, PDU Kota Cirebon Segera Beroperasi

Cirebon,- Pusat Daur Ulang (PDU) segera beroperasi. Keberadaan PDU mampu mengatasi sampah di perkotaan, termasuk di Kota Cirebon. Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti...

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Kawasan Bima Kota Cirebon Ditanam Pohon

Cirebon,- Untuk mendukung Kota Cirebon hijau dan bersih, kawasan Bima kembali ditanami pohon dengan target penanaman 1000 pohon tercapai tahun ini. “Kawasan Bima merupakan tempat...

More Articles Like This