Senin, 17 Mei 2021

Sepanjang 2020, KPA Kota Cirebon Temukan 324 Kasus Baru ODHA

Populer

Kampung Sabin, Tawarkan Konsep Suasana Bali

Cirebon,- Ingin merasakan suasana seperti di Ubud Bali, kini tidak perlu jauh-jauh harus pergi ke Bali. Pasalnya, di Cirebon...

Pesona Curug Cigetruk yang Belum Banyak Orang Tahu dengan Ketinggian 27 Meter⁣⁣⁣

⁣⁣Cirebon,- Kecamatan Dukupuntang dikenal sebagai salah satu wilayah kecamatan penyangga pariwisata berbasis alam (Agrowisata) di Kabupaten Cirebon.⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣ Terdapat berbagai sumber...

Habiskan Waktu Libur Lebaran Staycation di Aston Cirebon Aja, ini Fasilitasnya

Cirebon,- Pemerintah memberlakukan larangan mudik lebaran pada tahun 2021 ini. Akibat larangan mudik, banyak orang yang bingung untuk menghabiskan...

Serentak, PGRI Kota Cirebon Bagikan 3000 Takjil dan Nasi Kotak di 4 Kecamatan⁣

Cirebon,- Di penghujung Ramadan 1442 H ini, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Cirebon mengadakan kegiatan berbagi. Berbeda dengan...

Cirebon,- Sepanjang tahun 2020, Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Cirebon dan LSM menemukan 324 kasus baru orang dengan Aids (ODHA). Jumlah tersebut merupakan kasus tertinggi dari tahun 2011 hingga 2020.

Sekretaris KPA Kota Cirebon, Sri Maryati mengatakan sepanjang tahun 2020 KPA dan LSM menemukan 324 kasus baru ODHA di Kota Cirebon. Kasus tersebut merupakan tertinggi dari tahun 2011 hingga 2020.

“Mengapa banyak ditemukan ODHA baru? Karena teman-teman bekerja, mereka menemukan populasi kunci. Dari 2011 hingga 2020 itu, tertinggi tahun 2020 yaitu 324 kasus baru,” ujar Sri saat rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPRD Kota Cirebon di Griya Sawala gedung DPRD, Senin (15/3/2021).

Loading...
BACA YUK:  Daop 3 Cirebon Berangkatkan 1.599 Penumpang Gunakan KA Non Mudik

“Sampai dengan saat ini, kami KPA Kota Cirebon menangani 1.649 ODHA,” tambahnya.

Jika melihat data dari tahun 2011 hingga 2020, Sri memaparkan kasus terendah terjadi pada tahun 2011 dan 2012, ada 35 kasus dan 32 kasus. Sedangkan kasus tertinggi terjadi pada tahun 2020 ada 324 kasus baru, 2019 ada 189 kasus baru, dan 2018 ada 65 kasus baru.

“Terendah di tahun 2011 dan 2012. Sedangkan kasus tertinggi dari tahun 2018 sampai 2020. Tahun sebelumnya rata-rata di angka seratusan,” beber Sri.

KPA Kota Cirebon berharap Pemerintah Kota Cirebon dan RSD Gunung Jati untuk merelokasi klinik Seroja di RSD Gunung Jati. Pasalnya, ruangan pelayanan di Klinik Seroja dianggap kurang ideal bagi ODHA.

Agar pelayanan bisa optimal, kata Sri, Klinik Seroja di RSD Gunung Jati agar direlokasi. Karena, sejumlah ODHA mengeluhkan pelayanan ruang tunggu yang tak tertutup, dan ruang konseling yang tak kedap suara.

“Klinik yang saat ini ada belum dianggap representatif. Padahal, menjadi rujukan semua rumah sakit yang ada. Ya ruangan konseling harusnya kedap suara, kemudian ruang tunggu yang tertutup. Ini yang penting, minimalnya bisa menuju ideal,” tandasnya. (AC212)

BACA YUK:  Daop 3 Cirebon Berangkatkan 1.599 Penumpang Gunakan KA Non Mudik
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Libur Lebaran, Pengunjung Goa Sunyaragi Meningkat Dibanding Tahun Lalu⁣

Cirebon - Objek wisata Taman Air Goa Sunyaragi (TAGS) di Kelurahan Sunyaragi Kecamatan Kesambi Kota Cirebon menerapkan protokol kesehatan...

Daop 3 Cirebon Berangkatkan 1.599 Penumpang Gunakan KA Non Mudik

Cirebon,- Pelarangan mudik yang di mulai sejak tanggal 6 hingga 17 Mei 2020, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon mengoperasikan 6 KA...

Pesona Curug Cigetruk yang Belum Banyak Orang Tahu dengan Ketinggian 27 Meter⁣⁣⁣

⁣⁣Cirebon,- Kecamatan Dukupuntang dikenal sebagai salah satu wilayah kecamatan penyangga pariwisata berbasis alam (Agrowisata) di Kabupaten Cirebon.⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣ Terdapat berbagai sumber daya alam dan berpotensi dikembangkan...

Kampung Sabin, Tawarkan Konsep Suasana Bali

Cirebon,- Ingin merasakan suasana seperti di Ubud Bali, kini tidak perlu jauh-jauh harus pergi ke Bali. Pasalnya, di Cirebon pun sekarang sudah ada Kampung...

More Articles Like This