Selasa, 15 Oktober 2019

Seorang Difabel Ini Menyelesaikan Finswimming 3.000 Meter pada event Navy Open Tournament Lanal Cirebon

Populer

Menurunkan Tingkat Kecelakaan, Jasa Marga Cabang Tol Palikanci Lakukan Razia ” Odol “

Cirebon,- Untuk meminimalisir kecelakaan di jalan tol, Jasa Marga Cabang Tol Palikanci menggelar Operasi Gabungan bersama dengan Dinas Perhubungan...

Dua Pebalap Astra Honda Kibarkan Merah Putih di ATC Thailand 2019

Jakarta,- Dua pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) berhasil mempersembahkan podium pada dua balapan yang digelar pada...

Satlantas Polres Cirebon Kota Gelar Safety Riding Bareng Komunitas Ojek Online

Cirebon,- Dalam rangka menjalin silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan, Satlantas Polres Cirebon Kota menggelar kegiatan Safety Riding bersama Komunitas...

Jelajah Kuliner Bulan Oktober di Aston Bogor

Bogor, Sebagai kota tujuan wisata, kota Bogor selalu menarik untuk dikunjungi. Selain menawarkan suasana yang tepat untuk berlibur, kota...

Mahasiswa UPH Berikan Pelatihan di Desa Wisata Gerabah Sitiwinangun

Cirebon,- Guna mendukung pengembangan desa wisata, Universitas Pelita Harapan (UPH) memberikan pelatihan kepada masyarakat di Desa Sitiwinangun, Kecamatan Jamblang,...

Cirebon,- Navy Open Tournament 2019 yang diselenggarakan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) TNI AL ke-74 dan Hari Jadi Cirebon ke-650, diikuti puluhan peserta dari berbagai wilayah di Jawa Barat, Surabaya, dan Jakarta.

Kejuaraan yang dilombakan pada event Navy Open Turnament 2019 yakni Finswimming nomor laut dan dayung perahu karet. Ada sebanyak 88 peserta di kategori Finswimming nomor laut dan 24 peserta kategori dayung perahu karet.

Dari puluhan peserta, ada salah satu peserta difabel yang berhasil menyelesaikan 3.000 meter pada event Finswimming nomor laut dengan waktu 1 jam 9 menit.

Namanya Rahmat Hidayatullah, pria asal Tasikmalaya dan sekarang tinggal di Cimahi merupakan seorang marbot masjid dan guru ngaji. Sehari-harinya, Rahmat tinggal di Masjid Al-Dzikri Yayasan Nurul Hikmah, Babakan Muncang, Desa Padaasih, Cimahi.

Walaupun memiliki keterbatasan, namun semangatnya tinggi untuk mengikuti kejuaraan Finswimming nomor laut. Bahkan, Rahmat juga pernah pengikuti berbagai event Finswimming di berbagai daerah seperti di selat Suramadu, pantai Kuta, di Palu dan masih banyak lagi prestasinya.

Pria kelahiran 3 Maret 1985 ini sebelum menggeluti olahraga Finswimming, Rahmat pernah menjadi atlet kursi roda sprint.

Baca Yuk: Navy Open Tournament 2019 Bisa Meningkatkan Pariwisata Laut Cirebon

Menurut Rahmat, kejuaraan Finswimming nomor laut di Navy Open Tournament merupakan yang ke enam kali. Pertama kali mengikuti event di Palu, kemudian Selat Madura, di pantai Kuta dengan kategori 5 KM.

“Walaupun memiliki keterbatasan tidak menjadi masalah buat kita, yang penting bagaimana kita mau pasti kita mampu, dan memiliki tekad yang kuat,” ujarnya saat ditemui About Cirebon usai perlombaan, Sabtu (14/9/2019).

Lanjut Rahmat, menggeluti olahraga renang ini baru berjalan kurang dari dua tahun, sebelumnya menjadi atlet kursi roda sprint 100 meter.

“Dulu waktu 2011, antar pelajar juara pertama mengikuti sprint 100 meter,” ungkapnya.

Rahmat yang pertama kali bisa berenang dari akhir tahun 2016, dan enam bulan kemudian bisa handal berenang di laut karena bekerja sama dan dididik oleh Angkatan Laut Cirebon.

“Untuk latihan renang, seminggu itu bisa tiga kali di kolam renang. Sampai turun di olahraga renang ini untuk mencari pengalaman dan memberikan motivasi kepada orang-orang,” terangnya.

Pria lulusan pesantren Asyafah Cilandodong, Singaparna pimpinan KH. Udin Badudin akan serius mendalami olahraga renang.

“Karena olahraga renang itu kan Sunnah Rosul,” kata Rahmat.

Sementara itu, Komandan Lanal Cirebon, Letkol Laut (P) Agung Nugroho mengatakan Rahmat berhasil mencapai garis finish dengan waktu yang cukup fantastis untuk ukuran atlet difabel yakni 1 Jam 9 Menit dengan jarak 3.000 meter.

“Ini harus menjadi motivasi bagi teman-teman difabel yang lain dan juga bagi masyarakat yang memang tinggal khususnya di daerah Pantura,” ujarnya.

“Mereka orang Bandung pun yang tidak memiliki laut, justru senang dengan olahraga laut. Nah bagaimana ini kegiatan ini menjadi salah satu ajang untuk meningkatkan motivasi dan animo khususnya generasi muda untuk lebih cinta terhadap olahraga perairan,” pungkasnya. (AC212)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

CSB 3on3 Basketball Tournament Open Seri 4 Siap Digelar

Cirebon,- Setelah sukses menggelar turnamen basketball seri ketiga pada 29 April hingga 5 Mei 2019, CSB Mall siap menggelar...

Tim Densus 88 Amankan Seorang Terduga Teroris Di Kota Cirebon

Cirebon,- Tim Densus 88 Anti Teror mengamankan seorang terduga teroris di Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Minggu (13/10/2019) malam.Seorang terduga teroris yang ditangkap...

Mahasiswa UPH Berikan Pelatihan di Desa Wisata Gerabah Sitiwinangun

Cirebon,- Guna mendukung pengembangan desa wisata, Universitas Pelita Harapan (UPH) memberikan pelatihan kepada masyarakat di Desa Sitiwinangun, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat...

Puluhan Peserta Dari Berbagai Daerah Ikuti Kejuaran Nasional Cirebon Brewers Championship 2019

Cirebon,- Puluhan peserta dari berbagai daerah mengikuti Cirebon Brewers Championship #CBrC2019 yang diselenggarakan oleh Cirebon Coffee Event, Sabtu (12/10/2019). Event lomba seduh kopi manual ini...

Oppo Store Complete Selular Kini Hadir di Ciledug Cirebon

Cirebon,- Untuk lebih mendekatkan kepada pelanggan, Complete Selullar kembali membuka store terbarunya di wilayah Cirebon Timur, Sabtu (12/10/2019). Store Complete Selular yang ke-37 dengan nama...

More Articles Like This