Senin, 17 Februari 2020

Seorang Difabel Ini Menyelesaikan Finswimming 3.000 Meter pada event Navy Open Tournament Lanal Cirebon

Populer

Sudah 4 Hari, Anak 4 Tahun Asal Pamengkang Cirebon Masih Koma Akibat Gigitan Ular Berbisa

Cirebon,- Anak perempuan usia 4 tahun asal Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon masih tak sadarkan diri di ruang...

Begini Kronologis Bocah 4 Tahun yang Masih Koma Karena Digigit Ular

Cirebon,- Adila Oktavia bocah 4 tahun asal Desa Pamengkang, Blok Wage RT 06 RW 07 Sumur Buah, Kecamatan Mundu,...

Mulai 14 Februari 2020, Tiket Mudik Lebaran Sudah Bisa Dipesan

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai menjual tiket KA Reguler masa Angkutan Lebaran 1441 H mulai H-90 sebelum...

Suasana Haru Iringi Pemakaman Adila Bocah 4 Tahun yang Meninggal Akibat Gigitan Ular

Cirebon,- Suasana haru mengiringi pemakaman Adila Oktavia anak perempuan usai empat tahun asal Desa Pamengkang, Blok Wage RT 06...

Koma Lima Hari, Bocah 4 Tahun yang Digigit Ular Berbisa Meninggal Dunia

Cirebon,- Anak perempuan Adila Oktavia berusia 4 tahun asal Desa Pamengkan, Blok Wage RT 06 RW 07 Sumur Buah,...

Cirebon,- Navy Open Tournament 2019 yang diselenggarakan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) TNI AL ke-74 dan Hari Jadi Cirebon ke-650, diikuti puluhan peserta dari berbagai wilayah di Jawa Barat, Surabaya, dan Jakarta.

Kejuaraan yang dilombakan pada event Navy Open Turnament 2019 yakni Finswimming nomor laut dan dayung perahu karet. Ada sebanyak 88 peserta di kategori Finswimming nomor laut dan 24 peserta kategori dayung perahu karet.

Dari puluhan peserta, ada salah satu peserta difabel yang berhasil menyelesaikan 3.000 meter pada event Finswimming nomor laut dengan waktu 1 jam 9 menit.

Namanya Rahmat Hidayatullah, pria asal Tasikmalaya dan sekarang tinggal di Cimahi merupakan seorang marbot masjid dan guru ngaji. Sehari-harinya, Rahmat tinggal di Masjid Al-Dzikri Yayasan Nurul Hikmah, Babakan Muncang, Desa Padaasih, Cimahi.

Loading...

Walaupun memiliki keterbatasan, namun semangatnya tinggi untuk mengikuti kejuaraan Finswimming nomor laut. Bahkan, Rahmat juga pernah pengikuti berbagai event Finswimming di berbagai daerah seperti di selat Suramadu, pantai Kuta, di Palu dan masih banyak lagi prestasinya.

Pria kelahiran 3 Maret 1985 ini sebelum menggeluti olahraga Finswimming, Rahmat pernah menjadi atlet kursi roda sprint.

Baca Yuk: Navy Open Tournament 2019 Bisa Meningkatkan Pariwisata Laut Cirebon

Menurut Rahmat, kejuaraan Finswimming nomor laut di Navy Open Tournament merupakan yang ke enam kali. Pertama kali mengikuti event di Palu, kemudian Selat Madura, di pantai Kuta dengan kategori 5 KM.

“Walaupun memiliki keterbatasan tidak menjadi masalah buat kita, yang penting bagaimana kita mau pasti kita mampu, dan memiliki tekad yang kuat,” ujarnya saat ditemui About Cirebon usai perlombaan, Sabtu (14/9/2019).

Lanjut Rahmat, menggeluti olahraga renang ini baru berjalan kurang dari dua tahun, sebelumnya menjadi atlet kursi roda sprint 100 meter.

“Dulu waktu 2011, antar pelajar juara pertama mengikuti sprint 100 meter,” ungkapnya.

Rahmat yang pertama kali bisa berenang dari akhir tahun 2016, dan enam bulan kemudian bisa handal berenang di laut karena bekerja sama dan dididik oleh Angkatan Laut Cirebon.

“Untuk latihan renang, seminggu itu bisa tiga kali di kolam renang. Sampai turun di olahraga renang ini untuk mencari pengalaman dan memberikan motivasi kepada orang-orang,” terangnya.

Pria lulusan pesantren Asyafah Cilandodong, Singaparna pimpinan KH. Udin Badudin akan serius mendalami olahraga renang.

“Karena olahraga renang itu kan Sunnah Rosul,” kata Rahmat.

Sementara itu, Komandan Lanal Cirebon, Letkol Laut (P) Agung Nugroho mengatakan Rahmat berhasil mencapai garis finish dengan waktu yang cukup fantastis untuk ukuran atlet difabel yakni 1 Jam 9 Menit dengan jarak 3.000 meter.

“Ini harus menjadi motivasi bagi teman-teman difabel yang lain dan juga bagi masyarakat yang memang tinggal khususnya di daerah Pantura,” ujarnya.

“Mereka orang Bandung pun yang tidak memiliki laut, justru senang dengan olahraga laut. Nah bagaimana ini kegiatan ini menjadi salah satu ajang untuk meningkatkan motivasi dan animo khususnya generasi muda untuk lebih cinta terhadap olahraga perairan,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Baso Pentol Jeletot Ambu, Cocok Untuk Para Pecinta Kuliner Pedas

Cirebon,- Bagi para pecinta pedas, tidak ada salahnya coba makanan yang satu ini. Namanya Pentol Jeletot Ambu atau baso...

Sebagai Bentuk Syukur, HUT Sindangkasih FM ke-47 Gelar Bakti Sosial dan Hadirkan Puluhan Artis Pantura Cirebon

Cirebon,- Dalam rangka hari ulang tahun (HUT) ke-47, Radio Sindangkasih FM menggelar acara syukuran yang berlangsung di Ramayan Cirebon Square Plered, Kabupaten Cirebon, Minggu...

D’Classic Barber & Coffee Hadir di Cirebon Dengan Konsep Berbeda

Cirebon,- D’Classic Barber & Coffee yang berlokasi di Jalan Raya Galunggung, No. 171 Perumnas Kota Cirebon hadir dengan konsep yang berbeda. D’Classic Barber & Coffee...

GMC Cirebon Bungkam Tuan Rumah Scorpio Jakarta di Srikandi Cup Seri 2

Jakarta,- Tim basket putri GMC Cirebon memetik kemenangan kedua pada Srikandi Cup seri 2 Jakarta, setelah mereka mengalahkan tuan rumah Scorpio (58-36) di GOR...

Senangnya Puluhan Anak-anak Yatim Saat Diajak Berwisata Edukasi

Cirebon,- Raut muka bahagia terpancar dari puluhan anak-anak yatim saat memasuki Trans Studio Mini Cirebon yang ada di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon,...

More Articles Like This