Jumat, 17 September 2021

Sentra UMKM di Alun-alun Kejaksan Resmi Dibuka

Populer

Fenomena Ribuan Burung Pipit Mati di Bali, Terjadi Juga di Cirebon

Cirebon,- Setelah beberapa hari lalu terjadi di Pulau Bali, fenomena burung mati mendadak terjadi di Kota Cirebon. Ribuan Burung...

Tujuh Kecamatan di Kabupaten Cirebon Disurvei PT Pertamina Hulu Energi

Cirebon,- Kabupaten Cirebon dijadikan sebagai lokasi penelitian pencitraan lapisan dan struktur melalui survei kebumian dimensi vibroseis sub vulkanik Jawa...

Pemerintah Izinkan Bioskop di PPKM Level 3 dan Level 2 Dibuka, Tapi Ada Syaratnya

Jakarta,- Pemerintah akhirnya mengizinkan bioskop beroperasi di Jawa dan Bali. Hal ini diungkapkan oleh Koordinator PPKM Jawa dan Bali Luhut...

Kota Cirebon Siapkan Jalur Khusus Sepeda, Dishub Segera Uji Coba

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai menyiapkan uji coba pemberlakuan jalur khusus sepeda di...

Sample Burung Pipit Mati Mendadak di Balaikota Cirebon akan Dites dengan Metode PCR

Cirebon,- Tim medis veteriner dari Lab Kesehatan Masyarakat Veteriner Provinsi dan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota...

Cirebon,- Sentra UMKM Kota Cirebon yang berada di kawasan Alun-alun Kejaksan resmi dibuka, Selasa (8/5/2021). Peresmian tersebut dibuka langsung oleh Walikota Cirebon Drs. Nashrudin Azis didampingi Wakil Wali Kota dan Sekda Kota Cirebon.

Menurut Azis dalam sambutannya mengatakan bahwa sangat membahagiakan hati, Pemerintah Daerah Kota Cirebon bersama-sama bisa membuka sebuah maha karya.

“Maha karya, tidak bisa dilihat dari nilai produknya, tapi ide membangun UMKM merupakan sebuah maha karya.
UMKM Kota Cirebon akan memiliki harapan besar dengan hadirnya sentra UMKM ini,” ujar Azis.

Loading...

Setelah Pemerintah Provinsi Jawa Barat memenuhi harapan masyarakat Kota Cirebon melakukan revitalisasi alun-alun, menurut Azis, tentunya ada tantangan terbesar. Sehingga, jangan sampai kita tidak melaksanakan amanah yang diberikan Pemprov untuk Kota Cirebon.

“Kita harus menunjukkan tanggung jawab yang diamanahkan oleh Pemprov Jabar. Semoga dengan keberadaan alun-alun termasuk sentra UMKM ini, dapat memberikan manfaat terhadap masyarakat,” ungkapnya.

BACA YUK:  Pelajar SD dan SMP di Kabupaten Cirebon Sudah Mulai Masuk Sekolah

Semua, kata Azis, harus tergerak membenahi segala fasilitas pendukungnya dan sepakat alun-alun menjadi sentra pariwisata. Sebelum wisatawan menyebar ke tempat wisata lain bisa mengunjungi alun-alun.

“Jadi sebelum pulang ke daerahnya masing-masing, wisatawan bisa mengunjungi sentra UMKM untuk membeli oleh-oleh. Dan berharap wisatawan bisa kembali ke Cirebon,” katanya.

Agar wisatawan bisa kembali lagi ke Cirebon, menurut Aziz, semua pihak harus bisa menjaga mulai dari keamanan komplek alun-alun. Baik itu bangunan fisiknya maupun keamanan lainnya yang dapat menggangu kewibawaan alun-alun.

“Harus bisa menjaga kebersihan lingkungan alun-alun. Agar selalu bersih, hijau dan menjadi nyaman. Kita harus mendukung orang yang berwisata,” terangnya.

Sementara itu, terkait dengan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di sekitar Alun-alun Kejaksan, tambah Azis, jangan sampai memakan bahu jalan. Azis juga meminta kepada Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil Menengah (DPKUKM) Kota Cirebon untuk membina para pedagang sekitar.

BACA YUK:  Dapatkan Warna Rambut yang Sesuai Skin Tone, Tampak Berdimensi, dan Bikin Kamu Selalu Kelihatan On Point

Kepala Dinas, kata Azis, harus memberikan pembinaan kepada para pedagang UMKM sekitar. Serta meminta bantuan kepada perbankan atau pihak swasta untuk membuat nyaman tempatnya.

“Maka tempatnya dirapihkan dibuat senyaman mungkin, walaupun dibuat minimalis. Sehingga, semua pengunjung yang datang ke alun-alun mau makannya di Alun-alun kejaksan saja,” ujarnya.

Kepala DPKUKM, kata Azis, berkewajiban membina rasa dari kuliner yang ada di komplek Alun-alun Kejaksan. Karena mohon maaf, tambah Azis, bagaimana mungkin wisatawan mau makan di kios-kios terdepan kalau rasanya berbeda dari tempat lain.

“Agar tidak terjadi itu, rasanya harus tidak boleh kalah dengan tempat yang lain. Pedagang harus diberikan pembinaan, harus ditingkatkan kualitas rasanya,” pungkas Azis.

Sementara itu, Kepala DPKUKM Kota Cirebon, Maharani Dewi mengatakan akan melakukan pembinaan kembali kepada UMKM sekitar kawasan Alun-alun Kejaksan. Termasuk terkait soal rasa makanan yang diinginkan Walikota.

“Karena ini terintegrasi ya, jadi kita ada pembinaan lagi. Terutama kualitas rasa makanan, mungkin kita ada pelatihan-pelatihan khusus,” ujarnya.

Pelaku UMKM yang menempati sentra UMKM di Alun-alun Kejaksan, kata Maharani, totalnya ada 70 pelaku UMKM dengan produk sekitar 200. Sebetulnya, sentra UMKM ink bisa menampung 100 pelaku UMKM.

“Kalau memenuhi syarat, masih bisa ditambah lagi kalau memenuhi syarat. Seperti memiliki KTP Kota Cirebon, produk sendiri bukan reseller, punya SKU atau NIB (Nomor Induk Berusaha), dan menandatangani komitmen bersama,” pungkasnya.

BACA YUK:  Karawang New Industry City (KNIC) Siap Sambut Pelaku Industri

Sentra UMKM Kota Cirebon yang ada di Alun-alun Kejaksan memiliki bangunan dua lantai. Lantai bawah untuk kraf, fashion hingga kuliner dan dikelola oleh DPKUKM.

“Kalau lantai bawah yang mengelola dari kita DPKUKM. Sedangkan yang mengelola lantai atas DKOKP. Karena lantai atas untuk Ekonomi Kreatif,” tandasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

RajaBackLink.com

Latest News

Lewat Desa Wisata Pantai Tirta Ayu, Pertamina Bantu Gerakkan Ekonomi Desa di Masa Pandemi

Indramayu,- Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat secara bertahap menghidupkan kembali potensi pariwisata di Desa Balongan, Indramayu. Melalui...

Pemkab Targetkan Tahun 2021 Semua Bidang Tanah di Kabupaten Cirebon Sudah Bersertifikat

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon menargetkan tahun 2021 bidang tanah di wilayahnya sudah bersertifikat. Sebab, pemerintah pusat melalui Kementerian ATR/BPN telah meluncurkan Program Prioritas Nasional...

Ratusan Peserta Lulus Mengikuti Pelatihan di Lembaga AR Learning Center

Yogyakarta,- Lembaga AR Learning Center yang diinisiasi oleh Mas Andre Hariyanto telah sukses meluluskan ratusan peserta dari pelatihan kepemimpinan dengan tema “Certified Leadership Association...

Spirit Religius Sebagai Pondasi Kuat untuk Menjaga Ideologi Pancasila

Cirebon,- Badan Pembinaan Ideologi Pancasila menggelar Pembinaan Ideologi Pancasila Bagi Tokoh Agama, Santri, Pendidikan, Masyarakat, Pemuda dan Komponen Masyarakat lainnya di Cirebon, Kamis, (16/9/2021). Kegiatan...

More Articles Like This