Jumat, 18 September 2020

Seminar dan Lokakarya Nasional Budaya Kearifan Lokal Digelar di Keraton Kasepuhan

Populer

Mulai Besok, Pemkab Cirebon Berlakukan Sanksi Denda Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Cirebon,- Mulai tanggal 15 sampai 19 September 2020 Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon akan menerapkan sanksi bagi masyarakat yang melanggar...

Kopi Gincu Hadir Dengan Konsep Alam di Perkebunan Mangga

Cirebon,- Perkebunan mangga gedong gincu yang ada di Desa Sedong Lor, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon disulap menjadi Kedai Kopi...

5PM Coffee Hadirkan Konsep Rooftop Dengan View Gunung Ciremai

Cirebon,- Jumlah coffee shop semakin hari semakin meningkat di penjuru kota di Indonesia. Mereka tak hanya menyuguhkan kopi sebagai...

Pemkot Cirebon Gencar Razia Masker, Akhir September Perda Masker Disahkan

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon terus melakukan pendisiplinan masyarakat dalam penggunaan masker di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB).Walikota Cirebon,...

49 Kasus Baru Positif Covid-19, Ada yang Isolasi Mandiri dan Ada yang Dirawat

Cirebon,- Kasus Terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon kembali bertambah 49 orang.Sehingga, total kasus konfirmasi positif Covid-19 sampai dengan...

Cirebon, 25 September 2016,- Lebih dari 300 guru Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dari Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Yogyakarta, Sumatera dan Sulawesi menghadiri Seminar dan Lokakarya Nasional tentang Budaya Keatifan Lokal di Keraton Kasepuhan pada Minggu (25/09/2016).

BACA YUK:  Ratusan Santri dari Wilayah III Cirebon Menolak Jelang Jumenengan Sultan Kasepuhan XV

Menurut Sultan Sepuh XIV, PRA Arief Natadiningrat, melalui seminar dan lokakarya ini diharapkan setiap daerah dapat menggali kearifan lokal masing-masing. Disamping itu, dapat mengenalkan tokoh dan pahlawan yang ada di daerah masing-masing sebagai tauladan.

“ Penting juga yakni melestarikan adat tradisi yang ada di daerah masing-masing,” tutur Sultan.

Loading...

Acara ini merupakan kerja sama antara Forum Guru IPS se-Indonesia( Fogipsi) dan Keraton Kasepuhan.

Sultan Sepuh XIV mendukung secara penuh kegiatan ini karena prihatin pelajaran sejarah budaya dan kearifan lokan sangat minim dan kurikulum IPS berubah-ubah terus serta laboratorium IPS kurang diperhatikan.

“Generasi muda sekarang sudah banyak yang tidak mengenal sejarah dan budaya bangsanya sendiri dan tokoh bangsanya sendiri juga,” tutup Sultan. (AC400)

BACA YUK:  Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon Positif Covid-19, Akses Masuk DPRD Dibatasi
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Hari Keempat, 150 Orang Pelanggar Protokol Kesehatan Terjaring Petugas Gabungan di Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Sebanyak 150 orang terjaring operasi yustisi protokol kesehatan yang digelar oleh petugas gabungan dari Polresta Cirebon, Kodim 0620/Kabupaten...

Berikan Kenyamanan Pelanggan, Warung Kopi Manis Perluas Bangunan

Cirebon,- Warung Kopi Manis (WKM) yang terletak di Jalan Ir. Soekarno, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon dengan konsep jadul ini tak henti-hentinya terus...

Update Terbaru, Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Tembus 609 Kasus

Cirebon,- Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon terus bertambah. Hal tersebut dikarenakan semakin masifnya pemeriksaan tes usap atau swab.Sampai tanggal 18 September 2020,...

120.000 KPM PKH Kabupaten Cirebon Segera Terima Bansos Beras

Cirebon,- Kementerian Sosial sudah mulai mendistribusikan Bantuan Sosial Beras (BSB) di beberapa wilayah Indonesia. Salah satunya adalah Kabupaten Cirebon,Jawa Barat.Sebanyak 120.000 KPM (Keluarga Penerima...

More Articles Like This