Senin, 30 November 2020

Sembako untuk Para Pejuang Qur’an terdampak Covid-19

Populer

MD 7 Hotel Hadir di Cirebon, Tawarkan Promo Menarik Hanya Rp. 187 ribu/Malam

Cirebon,- MD 7 Hotel merupakan hotel budget yang terletak di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon. Hotel dengan 8 lantai ini...

Ratusan Guru dan Nakes di Cirebon Manfaatkan Program Naik KA Gratis

Cirebon,- Sejak dihadirkannya program PT KAI Gratiskan Guru dan Tenaga Kesehatan (Nakes) Naik Kereta Api sejak awal November 2020...

Crab 1818 Hadirkan Promo Bapper, Harga Lebih Murah ⁣

Cirebon,- Restoran Pelopor Bancakan Seafood pertama di Kota Cirebon, Crab 1818 kembali menghadirkan promo untuk pelanggan.⁣ ⁣ Crab 1818 yang berlokasi...

Rumah Sakit dan Tempat Isolasi Mandiri di Kota Cirebon Full

Cirebon,- Kasus konfirmasi Covid-19 di Kota Cirebon kembali meningkat. Sampai hari ini, total kasus konfirmasi di Kota Cirebon mencapai...

CSB Mall Kembali Gelar CSB Fashion Week 2020⁣

Cirebon,- CSB Mall kembali menggelar event tahunan CSB Fashion Week (CFW) yang berlangsung di Atrium Utama CSB Mall, Jalan...

Cirebon,- Selasa (17/11), PPPA Daarul Qur’an Cirebon terus mendistribusikan amanah bantuan paket sembako dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon. Pada kesempatan ini, tim PPPA mendistribusikannya untuk para guru ngaji dan pejuang qur’an di Wilayah Kota Cirebon. Diantaranya ialah para Pengajar di Rumah Tahfidz Bintang Qur’an, Rumah Tahfidz Jakatawa, Rumah Tahfidz Muhita, Rumah Tahfidz BCA dan Rumah Tahfidz Lobunta.

BACA YUK:  Bank Indonesia Kembali Salurkan PSBI Untuk Masyarakat dan Pendidikan di Kabupaten Cirebon

Total 27 Paket sembako yang didistribusikan untuk para pengajar di Rumah Tahfidz, yang saat ini aktivitas belajar mengajar serta menghafal Qur’an sebagian besar dibatasi dengan adanya pandemic covid-19 ini. Pun demikian, pemasukan dan usaha para Pengajar Rumah Tafidz mempunyai dampak yang luar biasa dari pandemic ini. Salahsatunya Ustadzah Syarifah, pengelola dan pengajar Rumah Tahfidz Jakatawa, Kota Cirebon.

Loading...

Ustadzah Syarifah, berjuang sendiri sejak ditinggal sang suami untuk mengelola Rumah Tahfidz Jakatawa yang terletak diujung Kota Cirebon Utara. Sebanyak 30 santri menghafal di Rumah Tahfidz tersebut. Sejak pandemic Covid-19 banyak santri yang tidak datang mengikuti proses belajar, karena daerah tersebut ada beberapa yang positif covid-19 sehingga proses belajar mengajar dibatasi. Demikian pula pemasukan untuk keberlangsungan penghidupan para Pengajar ikut berkurang.

“Alhamdulillah, terimakasih atas bantuannya. InsyaAllah sangat membantu kebutuhan harian para Pengajar yang saat ini mulai berkurang pemasukannya” Ujar Ustadzah Syarifah. (rilis)

BACA YUK:  Penghormatan Terakhir Nakes RSD Gunung Jati Cirebon Diwarnai Isak Tangis
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Masyarakat Terdampak Pandemi Dapat Bantuan Beras 11 Ton

Cirebon,- Polresta Cirebon mendistribusikan bantuan beras untuk warga terdampak pandemi Covid-19. Total bantuan beras yang disalurkan mencapai 11 ton. Kapolresta...

Pendiri Codefirst dari Cirebon Raih 2nd Winner Pada Ajang Wirausaha Muda Mandiri 2020⁣

⁣Cirebon,- Founder Startup Codefirst, Aditya Kurniawan Chandra, B.Com (Acc&Fin), M.M yang juga Dosen Universitas Catur Insan Cendikia (UCIC) berhasil meraih prestasi sebagai 2nd Winner...

by.U Telkomsel Dapat Predikat Brand Pilihan Generasi Z di Indonesia

Jakarta,- by.U sukses mendapat predikat sebagai brand (merek) pilihan Generasi Z di Indonesia dalam acara Marketeers Youth Choice Brands of the Year 2020. Pada...

20 Tahun Berkarya, MJ Batiqu Persembahkan Koleksi Busana Pria Kekinian

Cirebon,- Jaenudin atau yang dikenal dengan MJ Batiqu, Designer atau perancang busana khusus pria ternama di Kota Cirebon mempersembahkan koleksi terbaru dalam gelaran CSB...

More Articles Like This