Rabu, 27 Oktober 2021

Selasa Pagi, Rutin Kegiatan Story Telling di Perpustakaan 400

Populer

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun...

BI Fast Payment Siap Diluncurkan, Biaya Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500

Jakarta,- Pakai BI Fast Payment, transaksi antarbank untuk Rp 250 juta hanya dengan biaya Rp 2.500 per transaksi. Implementasi...

Inilah Tradisi Muludan Tiap Tahun Masyarakat Argasunya Kota Cirebon

Cirebon, — Ribuan santri dan warga ikut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Piderma, Sumur Loa, Kelurahan...

Cirebon,- Setiap selasa pukul 09.00 WIB, ada pemandangan berbeda di Perpustakaan Umum Daerah 400 Cirebon. Di sana ada kerumunan anak-anak dan pengunjung lainnya yang sedang menyaksikan story telling dari seorang ibu berusia hampir 50 tahun, Lismah Rahmawati Rosyid.

Sejak bulan suci Ramadan, secara rutin diadakan Story Telling setiap Selasa pagi. Bukan hanya sebatas story telling, Lismah juga menuangkan kreativitas seperti merajut, membuat anyaman dari kain bekas, dan lainnya. Tanpa biaya alias gratis dan sukarela, Lismah melakukan kegiatan ini. Anak-anak pun menyambut antusias Lismah saat membawakan story telling.

“Adanya kegiatan story telling ini merupakan inisiatif saya karena concern dengan minat baca anak dan juga passion saya memang di dunia anak. Dan alhamduillah masyarakat mulai mengapresiasi kegiatan story telling ini,” ungkapnya kepada About Cirebon.

Loading...
BACA YUK:  Canesten, Rekomendasi Krim untuk Kesehatan Kulit dan Kaki Terhindar dari Jamur

Lokasi rumah yang berada dekat dengan Perpustakaan Umum Daerah 400 menjadikan Lismah berkeinginan mengembangkan pendidikan di bidang ini, dengan memanfaatkan fasilitas di perpustakaan tersebut. Dia terinspirasi dari perpustakaan di luar negeri yang memiliki banyak kegiatan positif.

“Program library di luar negeri itu saya akui hebat, dan itu jadi inspirasi bagi saya. Perpustakaan di luar sangat kaya dengan program yang menarik dan edukatif untuk menciptakan dan mewujudkan generasi berliterasi. Kemudian semua programnya itu gratis,” terangnya.

Melihat hal tersebut, Lismah berharap perpustakaan di Cirebon kedepannya tidak hanya menunggu pengunjung yang datang untuk membaca dan meminjam buku saja. Melainkan mengikuti perpustakaan di negara maju yang menjadikan perpustakaan sebagai kebutuhan masyarakat untuk belajar, mendapatkan banyak informasi, dan melakukan banyak aktivitas positif.

“Harapan saya budaya literasi akan menjadi habit masyarakat Cirebon dan perpustakaan harus bisa menjadi agent of change masyarakat madani yang berbudaya,” tegasnya.

BACA YUK:  Baznas Kota Cirebon : Ada 25 Warung yang Dibantu Program Zmart

Lisma mengaku, sebenarnya banyak program yang ingin dia terapkan di Perpustakaan 400 ini. Dia ingin ada kegiatan lain seperti reading challenge, discussion group, bedah buku, temu dengan penulis atau animasi buku dan kursus-kursus yang lain. Tapi, dimulai dari yang sederhana dan basic yaitu story telling untuk anak.

“Saya selalu optimis story telling ini nantinya akan menjadi pondasi program rutinitas di perpustakaan, meski saat ini belum banyak yang tahu dan yang datang masih sedikit. Namun saya tetap istiqomah dengan program ini,” ujarnya.

Kegiatan ini pun disambut baik oleh Kepala Perpustakaan 400, Korneli. Dia mengaku story telling ini sangat bermanfaat.

“Selain untuk anak-anak, kegiatan ini juga bisa diikuti para remaja bahkan ibu-ibu. Karena di dalamnya ada kegiatan bercerita sembari menciptakan kreativitas, semisal merajut, membuat anyaman dari kain bekas dan sebagainya,” ungkapnya.

Terpopuler

Pihaknya juga mengajak bagi masyarakat yang punya kemampuan untuk sama-sama berkumpul menciptakan kreativitas dan ide baru, untuk mengembangkan dunia usaha. Sudah ada buku sebagai panduan di perpustakaan, ada tutornya, dan diaplikasikan dalam karya. (AC560)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

UGJ Gelar Wisuda Sarjana dan Magister ke-60 dan 61 Tahun 2021

Cirebon,- Wisuda sarjana dan magister ke-60 dan 61 tahun 2021 Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon diselenggarakan di Hotel...

Kawasan Industri di Kota Cirebon Hanya 49,09 Hektar, Perlu Rencana Induk Pembangunan Industri Kota

Cirebon,- Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait rencana pembangunan industri di Kota Cirebon....

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban lainnya mengalami luka-luka. Kapolresta Cirebon, Kombes...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun 1999 sampai dengan saat ini....

More Articles Like This