Minggu, 29 November 2020

Selasa Pagi, Rutin Kegiatan Story Telling di Perpustakaan 400

Populer

MD 7 Hotel Hadir di Cirebon, Tawarkan Promo Menarik Hanya Rp. 187 ribu/Malam

Cirebon,- MD 7 Hotel merupakan hotel budget yang terletak di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon. Hotel dengan 8 lantai ini...

Ratusan Guru dan Nakes di Cirebon Manfaatkan Program Naik KA Gratis

Cirebon,- Sejak dihadirkannya program PT KAI Gratiskan Guru dan Tenaga Kesehatan (Nakes) Naik Kereta Api sejak awal November 2020...

Mulai Besok, Pertamina Hadirkan Program Pertalite Harga Khusus di Cirebon

Cirebon,- Sebagai upaya mendukung kualitas udara yang lebih baik, PT Pertamina (Persero) memperluas kembali implementasi Program Langit Biru (PLB)...

Terkonfirmasi Positif Covid-19, Wali Kota Cirebon Lakukan Isolasi Mandiri

Cirebon,- Walikota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini, dirinya tengah melakukan isolasi mandiri di rumah dinas...

Rumah Sakit dan Tempat Isolasi Mandiri di Kota Cirebon Full

Cirebon,- Kasus konfirmasi Covid-19 di Kota Cirebon kembali meningkat. Sampai hari ini, total kasus konfirmasi di Kota Cirebon mencapai...

Cirebon,- Setiap selasa pukul 09.00 WIB, ada pemandangan berbeda di Perpustakaan Umum Daerah 400 Cirebon. Di sana ada kerumunan anak-anak dan pengunjung lainnya yang sedang menyaksikan story telling dari seorang ibu berusia hampir 50 tahun, Lismah Rahmawati Rosyid.

Sejak bulan suci Ramadan, secara rutin diadakan Story Telling setiap Selasa pagi. Bukan hanya sebatas story telling, Lismah juga menuangkan kreativitas seperti merajut, membuat anyaman dari kain bekas, dan lainnya. Tanpa biaya alias gratis dan sukarela, Lismah melakukan kegiatan ini. Anak-anak pun menyambut antusias Lismah saat membawakan story telling.

“Adanya kegiatan story telling ini merupakan inisiatif saya karena concern dengan minat baca anak dan juga passion saya memang di dunia anak. Dan alhamduillah masyarakat mulai mengapresiasi kegiatan story telling ini,” ungkapnya kepada About Cirebon.

Loading...
BACA YUK:  Jalin MoU Dengan Perbankan, Kemendag Sinergi Pembiayaan Ekspor UKM

Lokasi rumah yang berada dekat dengan Perpustakaan Umum Daerah 400 menjadikan Lismah berkeinginan mengembangkan pendidikan di bidang ini, dengan memanfaatkan fasilitas di perpustakaan tersebut. Dia terinspirasi dari perpustakaan di luar negeri yang memiliki banyak kegiatan positif.

“Program library di luar negeri itu saya akui hebat, dan itu jadi inspirasi bagi saya. Perpustakaan di luar sangat kaya dengan program yang menarik dan edukatif untuk menciptakan dan mewujudkan generasi berliterasi. Kemudian semua programnya itu gratis,” terangnya.

Melihat hal tersebut, Lismah berharap perpustakaan di Cirebon kedepannya tidak hanya menunggu pengunjung yang datang untuk membaca dan meminjam buku saja. Melainkan mengikuti perpustakaan di negara maju yang menjadikan perpustakaan sebagai kebutuhan masyarakat untuk belajar, mendapatkan banyak informasi, dan melakukan banyak aktivitas positif.

“Harapan saya budaya literasi akan menjadi habit masyarakat Cirebon dan perpustakaan harus bisa menjadi agent of change masyarakat madani yang berbudaya,” tegasnya.

BACA YUK:  Wakil Wali Kota Cirebon: Kondisi Walikota Semakin Membaik⁣

Lisma mengaku, sebenarnya banyak program yang ingin dia terapkan di Perpustakaan 400 ini. Dia ingin ada kegiatan lain seperti reading challenge, discussion group, bedah buku, temu dengan penulis atau animasi buku dan kursus-kursus yang lain. Tapi, dimulai dari yang sederhana dan basic yaitu story telling untuk anak.

“Saya selalu optimis story telling ini nantinya akan menjadi pondasi program rutinitas di perpustakaan, meski saat ini belum banyak yang tahu dan yang datang masih sedikit. Namun saya tetap istiqomah dengan program ini,” ujarnya.

Kegiatan ini pun disambut baik oleh Kepala Perpustakaan 400, Korneli. Dia mengaku story telling ini sangat bermanfaat.

“Selain untuk anak-anak, kegiatan ini juga bisa diikuti para remaja bahkan ibu-ibu. Karena di dalamnya ada kegiatan bercerita sembari menciptakan kreativitas, semisal merajut, membuat anyaman dari kain bekas dan sebagainya,” ungkapnya.

Terpopuler

Pihaknya juga mengajak bagi masyarakat yang punya kemampuan untuk sama-sama berkumpul menciptakan kreativitas dan ide baru, untuk mengembangkan dunia usaha. Sudah ada buku sebagai panduan di perpustakaan, ada tutornya, dan diaplikasikan dalam karya. (AC560)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Pendiri Codefirst dari Cirebon Raih 2nd Winner Pada Ajang Wirausaha Muda Mandiri 2020⁣

⁣Cirebon,- Founder Startup Codefirst, Aditya Kurniawan Chandra, B.Com (Acc&Fin), M.M yang juga Dosen Universitas Catur Insan Cendikia (UCIC) berhasil...

by.U Telkomsel Dapat Predikat Brand Pilihan Generasi Z di Indonesia

Jakarta,- by.U sukses mendapat predikat sebagai brand (merek) pilihan Generasi Z di Indonesia dalam acara Marketeers Youth Choice Brands of the Year 2020. Pada...

20 Tahun Berkarya, MJ Batiqu Persembahkan Koleksi Busana Pria Kekinian

Cirebon,- Jaenudin atau yang dikenal dengan MJ Batiqu, Designer atau perancang busana khusus pria ternama di Kota Cirebon mempersembahkan koleksi terbaru dalam gelaran CSB...

Crab 1818 Luncurkan Menu Baru Caramelized Butter Crab dan Seafood Small Plate

Cirebon,- Crab 1818 yang berlokasi di Gunungsari Trade Center (GTC) Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon tak henti-hentinya memanjakan pelanggan.⁣ ⁣ Untuk memanjakan pelanggan, Crab 1818...

More Articles Like This