Sabtu, 18 September 2021

Selama PPKM Darurat, PKL Keluhkan Sepi Pembeli

Populer

Fenomena Ribuan Burung Pipit Mati di Bali, Terjadi Juga di Cirebon

Cirebon,- Setelah beberapa hari lalu terjadi di Pulau Bali, fenomena burung mati mendadak terjadi di Kota Cirebon. Ribuan Burung...

Tujuh Kecamatan di Kabupaten Cirebon Disurvei PT Pertamina Hulu Energi

Cirebon,- Kabupaten Cirebon dijadikan sebagai lokasi penelitian pencitraan lapisan dan struktur melalui survei kebumian dimensi vibroseis sub vulkanik Jawa...

Pemerintah Izinkan Bioskop di PPKM Level 3 dan Level 2 Dibuka, Tapi Ada Syaratnya

Jakarta,- Pemerintah akhirnya mengizinkan bioskop beroperasi di Jawa dan Bali. Hal ini diungkapkan oleh Koordinator PPKM Jawa dan Bali Luhut...

Sample Burung Pipit Mati Mendadak di Balaikota Cirebon akan Dites dengan Metode PCR

Cirebon,- Tim medis veteriner dari Lab Kesehatan Masyarakat Veteriner Provinsi dan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota...

Kota Cirebon Siapkan Jalur Khusus Sepeda, Dishub Segera Uji Coba

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai menyiapkan uji coba pemberlakuan jalur khusus sepeda di...

Cirebon,- Pemerintah menetapkan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat sejak 3 sampai 20 Juli 2021 dan diperpanjang hingga akhir Juli 2021. PPKM darurat untuk menekan angka penyebaran covid-19 dan membatasi mobilitas masyarakat.

Namun demikian, setelah lebih dari sepekan pelaksanaan PPKM darurat ini berimbas kepada seluruh sektor ekonomi. Salah satunya sangat dirasakan oleh pedagang kaki lima (PKL) di Kota Cirebon.

BACA YUK:  Produk Jenny's Nature Tak Menyangka Bisa Tampil di Pameran Kanada

PKL mengeluhkan sepinya pembeli selama PPKM darurat. Sepi pembeli tersebut imbas dari penutupan beberapa ruas jalan di Kota Cirebon.

Loading...

Seperti yang dirasakan oleh Beny (33) warga Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon ini mengeluhkan sepinya pembeli. Setiap harinya, Beny mengayuh gerobak bakpaonya di jalanan Kota Cirebon.

“Sepi pisan (selama PPKM darurat), penjualan juga berkurang mas,” ujar Beny saat ditemui About Cirebon di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Jumat (16/7/2021).

Saat hari-hari normal, menurut Beny, bisa menjual bakpaonya hingga seratus porsi. Dirinya menjual dari pagi sampai malam hari.

Namun, selama PPKM darurat hanya menjual setengahnya dibanding hari normal.

“Kalau normal bisa jual seratus porsi. Kalo sekarang paling juga 50 porsi. Keliling juga terkendala sama jalan, banyak yang ditutup,” katanya.

“Biasanya sehari bisa dapat Rp. 80 sampai Rp. 90 ribu. Kalau lagi ngga dapet ya ngga dapet,” imbuhnya.

Beny mengaku selama penerapan PPKM darurat dirinya belum mendapatkan bantuan. Beny pun berharap kondisi seperti ini bisa cepat berakhir.

“Kalau bantuan juga belum dapet. Saya harap kondisinya kembali normal lagi,” harapnya. (AC212)

BACA YUK:  Keraton Kasepuhan Kembali Dibuka untuk Wisatawan
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

RajaBackLink.com

Latest News

Wanita Cantik Asal Cirebon Ini Memiliki Segudang Prestasi Biliar

Cirebon,- Cantik dan pintar bermain biliar, itulah gambaran yang cocok bagi Nony Krystianti Andilah. Wanita berkulit putih asal Cirebon...

Grand Opening Meetime Rasain Cabang Ketiga di Majasem

Cirebon,- Meetime Rasain Cirebon membuka cabang ketiganya di Jalan Perjuangan – Majasem No. A2 Kota Cirebon (tepatnya di depan halaman Sempoa SIP) pada Jum’at,...

Revitalisasi Mangrove Pesisir Utara Jawa Perlu Dilakukan Bersama-sama

Cirebon,- Fungsi ekosistem mangrove di Pesisir Utara tidak hanya berhenti pada gerakan penanaman mangrove saja. Harus ditindaklanjuti dengan gerakan penanaman dan pemeliharaan mangrove. Gerakan penanaman...

Saat Uji Coba di Jalan Siliwangi Kota Cirebon, Petugas Masih Menemukan Kendaraan Parkir di Jalur Sepeda

Cirebon,- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon mulai melakukan uji coba jalur khusus sepeda di sepanjang Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Jumat (17/9/2021). Uji coba jalur...

More Articles Like This