Sabtu, 23 Oktober 2021

Selama Pandemi Angka Perceraian di Kabupaten Cirebon Menurun

Populer

Talaga Langit Milik Ustad Ujang Busthomi Hadirkan Museum Dukun Santet

Cirebon,- Setelah sukses membuka wisata Bukit Cinta Anti Galau, kini Ustad Ujang Busthomi kembali membuka objek wisata Talaga Langit....

Jalan Tol Akses Bandara Kertajati Rampung 100%, Siap Dioperasikan

Majalengka,- Pembangunan jalan tol akses menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sudah rampung. Akses ini terhubung langsung dengan jalan...

Wagub Jabar Resmikan Wisata Talaga Langit Anti Galau

Cirebon,- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meresmikan Talaga Langit Wisata Anti Galau di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu,...

Yayasan Wani Amal Cirebon Gelar Khitan Massal

Cirebon,- Sebanyak 30 anak mengikuti Khitan Massal 2021 yang digelar oleh Yayasan Wani Amal (YWA) Cirebon, Selasa (19/10/2021). Kegiatan...

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Cirebon,- Selama Pandemi Covid-19, angka perkara perceraian di Kabupaten Cirebon periode bulan Januari sampai Juni 2020 mencapai 3.404 perkara.

Hal tersebut disampaikan Panitera Muda Permohonan Pengadilan Agama Sumber Kelas I A Kabupaten Cirebon, Atikah Komariah kepada About Cirebon, Selasa (7/7/2020).

Menurut Atikah, dibanding dengan periode yang sama dari Januari sampai Juni tahun 2019, pada tahun 2020 terjadi penurunan angka perceraian di Kabupaten Cirebon.

Loading...
BACA YUK:  Kisah dari Brebes : Mengharukan Pertemuan Ibu Kandung dan Anaknya , Setelah 40 Tahun Terpisah

“Biasanya kalau bulan Juni sudah mencapai 4.000 perkara, namun tahun 2020 mencapai 3.404 perkara,” ungkapnya.

Atikah menjelaskan, faktor perceraian yang terjadi di Kabupaten Cirebon, lebih banyak karena faktor ekonomi, ditinggalkan dan juga faktor orang ketiga.

“Faktor perceraian terbanyak karena ekonomi, ditinggalkan dan juga orang ketiga,” bebernya.

Sementara itu, Atikah memaparkan kasus perceraian yang belum ditangani pada tahun 2019 tersisa 763 perkara. Sedangkan perkara dari bulan Januari sampai Juni 2020 sebanyak 3.404 perkara.

Jika digabungkan sisa perkara dan perkara dari bulan Januari sampai Juni 2020 sebanyak 4.167 perkara.

“Total ada 4.167 perkara. Dari 4.167 perkara yang sudah diputuskan sampai Juni 2020 sebanyak 3.365 perkara,” tandasnya. (AC212)

BACA YUK:  GH Kopi Cirebon Hadirkan Live Musik Jazz
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bertabur Promo di Mataram, Untung Wujudkan Impian di FIFGROUP FEST

Mataram – PT Federal International Finance (FIFGROUP) kembali hadirkan salah satu kegiatan promo, yaitu FIFGROUP FEST untuk warga Mataram...

Puncak Peringatan HSN 2021 PCNU Kabupaten Cirebon Digelar di Panembahan

Cirebon,- Puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2021 dan Maulid Nabi Muhammad SAW, PCNU Kabupaten Cirebon bakal digelar di Masjid Besar Nurussa'adah Desa...

Dokter dan Layanan Telekonsultasi Berperan Penting Saat Pandemi

Jakarta,- Pandemi covid-19 telah membuat banyak perubahan yang baik pada kebiasaan masyarakat. Salah satunya, telah terbiasa menggunakan dan mengoptimalkan perangkat gawai untuk melancarkan aktivitas...

Sekda Kota Cirebon Pimpin Upacara Peringatan Hari Santri 2021

Cirebon,- Santri memiliki peran strategis menjaga keutuhan negara. Para santri juga telah berperan untuk mewujudkan perdamaian dunia. Peringatan hari Santri 2021 digelar melalui upacara di...

More Articles Like This