Senin, 29 November 2021

Sekda Kota Cirebon: Pengalihan Lalu Lintas Tidak Ada Kaitan Langsung Dengan Covid-19, Tapi Bisa Batasi Mobilitas Warga

Populer

UMK Kota Cirebon Tahun 2022 Naik Sebesar Rp. 33 Ribu

Cirebon,- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon dan Dewan Pengupahan Kota (Depeko) telah menggelar rapat penetapan Upah Minimum Kota...

Barisa Cafe Usung Konsep Pantai Lengkap dengan Pasirnya

Cirebon,- Jika kamu rindu dengan suasana pantai di Bali, kafe ini menghadirkan konsep dengan suasana pantai. Namanya Barisa Cafe,...

Open Bidding di Pemkab Cirebon Minta Pendampingan KPK RI

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon meminta para pejabat Eselon II yang ikut tes seleksi open bidding mampu membuat inovasi untuk kemajuan...

Kalahkan Petahana, Tukang Becak ini Terpilih Menjadi Kuwu Desa Jungjang

Cirebon,- Pemilihan Kepala Desa (Kuwu) serentak di wilayah Kabupaten Cirebon berlangsung Minggu (21/11/2021). Pemilihan Kuwu tersebut diselenggarakan di 135...

Pengurus Ikatan Alumni UGJ Cirebon Periode 2021 – 2025 Resmi Dilantik

Cirebon,- Pengurus Ikatan Alumni (IKA) Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) periode 2021-2025 resmi dilantik. Pelantikan tersebut berlangsung di Ruang...

Cirebon,- Pengalihan arus lalu lintas di Kota Cirebon diberlakukan mulai Sabtu 10 sampai 31 Oktober 2020 untuk menekan penyebaran Covid-19.

Ada 9 titik ruas jalan di Kota Cirebon yang diberlakukan pengalihan arus. Pengalihan arus ini berdasarkan surat edaran (SE) Walikota Cirebon nomor 443/SE.71-ADM.PEM-UM terkait pembatasan aktivitas di Kota Cirebon yang dimulai sejak tanggal 9 – 31 Oktober 2020.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Agus Mulyadi mengatakan bahwa pengalihan arus lalu lintas di Kota Cirebon memang tidak memiliki keterkaitan langsung dengan Covid-19, tetapi bisa membatasi mobilitas dan pergerakan masyarakat.

Loading...
BACA YUK:  Jalani Hidup Terbaikmu bersama Kesegaran Alami Greenfields

“Di media sosial saat ini ramai terkait pengalihan arus. Namun, pengalihan arus ini bisa membatasi mobilitas dan pergerakan warga menuju ke Kota Cirebon,” ujar Agus, Selasa (13/10/2020).

“Apalagi setiap akhir pekan dan sebentar lagi akan ada libur panjang, maka akan semakin banyak orang dari luar daerah yang berkunjung ke Kota Cirebon,” tambahnya.

Semakin banyak warga yang berkunjung ke Kota Cirebon, lanjut Agus, maka penyebaran Covid-19 bisa semakin meluas. Untuk itu, penyekatan dan manajemen rekayasa lalu lintas diterapkan oleh Pemda Kota Cirebon.

Tentunya, tambah Agus, kita tidak ingin adanya pembatasan lalu lintas di titik tertentu yang berakibat pada padatnya kendaraan di sejumlah jalan –jalan kecil.

“Sebenarnya yang ingin ditumbuhkan yaitu kesadaran masyarakat untuk bisa membatasi mobilitas dan pergerakan mereka sendiri. Kalau memang tidak penting, lebih baik di rumah saja,” ungkapnya.

Jika mobilitas dan pergerakan orang masih dalam kondisi normal, kata Agus, dikhawatirkan resiko penyebaran Covid-19 justru akan semakin meningkat. Saat ini saja, kondisi ruang isolasi mandiri kapasitasnya sudah penuh.

“Ini ikhtiar kami untuk bisa menekan penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon,” tandasnya.

BACA YUK:  Inilah Kopi Bin Rosyad Produksi Desa Guwa Kidul

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Cirebon, Andi Armawan menjelaskan bahwa ada 9 titik ruas jalan di Kota Cirebon yang diterapkan pengalihan arus.

Menurut Andi, penyekatan dan manajemen rekayasa lalu lintas untuk kendaraan dilakukan untuk kendaraan yang masuk ke dalam Kota Cirebon.

“Kita lakukan di 9 titik. Bisa pagi atau sore. Fleksibel,” ujar Andi saat dihubungi About Cirebon.

Selain itu, tambah Andi, jika penyekatan di satu titik membuat arus lalu lintas di tempat lain terganggu, maka mereka bisa berpindah ke tempat lain.

“Rekayasa lalu lintas ini untuk membatasi yang masuk ke Kota Cirebon, bukan untuk mematikan atau menutup usaha ekonomi,” pungkas Andi. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Jalin Kemitraan, RS Sumber Kasih Cirebon Gelar Kompetisi Futsal

Cirebon,- Rumah Sakit Sumber Kasih Cirebon menggelar Futsal Competition bersama mitra kerja. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari 27...

Pondok Yatama Mendunia Gandeng Komunitas Mobil Berdayakan Santri Yatim

Cirebon,- Pondok Yatama Mendunia membuka kesempatan selebar-lebarnya kepada seluruh pihak yang hendak berkontribusi pada pemberdayaan potensi sumber daya manusia desa, khususnya kelompok yatim dan...

Inilah Kopi Bin Rosyad Produksi Desa Guwa Kidul

Cirebon, Guna menjawab tantangan pecinta kopi asli yang sedang digandrungi masyarakat, kini Kuwu Desa Guwa Kidul Kecamatan Kaliwedi Kabupaten Cirebon mengelola produk kopi sachet...

Sekda Kota Cirebon : Peran Masyarakat Jadi Kunci Berantas Rokok Ilegal

Cirebon, - Pemberantasan rokok ilegal menjadi tugas semua pihak. Tidak hanya unsur pemerintahan, partisipasi masyarakat juga menjadi bagian penting dalam melaksanakan agenda tersebut. Hal itu...

More Articles Like This