Kamis, 2 Desember 2021

Sejumlah Pernikahan di Cirebon Ditunda Akibat Virus Corona

Populer

Barisa Cafe Usung Konsep Pantai Lengkap dengan Pasirnya

Cirebon,- Jika kamu rindu dengan suasana pantai di Bali, kafe ini menghadirkan konsep dengan suasana pantai. Namanya Barisa Cafe,...

Geubrina Cafe Aceh, Kuliner Aceh Terlengkap di Kota Cirebon dan ini Promonya di Bulan Desember

Cirebon,- Aceh memiliki beragam kuliner yang khas untuk bisa dinikmati bagi para pecinta kuliner. Di Cirebon, terdapat kafe atau...

Catat Tanggalnya, TDA Cirebon Gandeng Lintas Institusi Gelar Pesta Wirausaha dan Vaksinasi

Cirebon,- Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Cirebon bersama Polres Cirebon Kota, Pemerintah Daerah Kota Cirebon dan komunitas lainnya akan...

Pengurus Ikatan Alumni UGJ Cirebon Periode 2021 – 2025 Resmi Dilantik

Cirebon,- Pengurus Ikatan Alumni (IKA) Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) periode 2021-2025 resmi dilantik. Pelantikan tersebut berlangsung di Ruang...

UMK Kota Cirebon Tahun 2022 Naik Sebesar Rp. 33 Ribu

Cirebon,- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon dan Dewan Pengupahan Kota (Depeko) telah menggelar rapat penetapan Upah Minimum Kota...

Cirebon,- Dampak wabah virus Corona atau covid-19, sejumlah pernikahan di Cirebon diundur. Seperti yang diceritakan AR’Q Griya Pengantin, ada sepuluh calon pengantin yang menunda acara pernikahannya.

Arief Rachmanto, Pemilik AR’Q Griya Pengantin mengatakan ada sepuluh calon pengantin yang menunda acara pernikahannya karena virus Corona.

“Semua calon pengantin ini menunda karena keinginan sendiri,” ujar Arief saat ditemui About Cirebon di galerinya, Jalan Katiasa, Kota Cirebon, Rabu (25/3/2020).

Loading...

Menurut Arief, hampir seluruh teman-temannya yang menggeluti bidang rias pengantin sangat terasa penurunanya dari dampak virus Corona ini.

“Karena ini sudah menjadi job, akibatnya mempengaruhi dampak dari perputaran pendapatan temen-temen yang seprofesi setiap bulannya,” terang Arief.

Walaupun banyak yang menunda acara pernikahannya karena dampak virus Corona ini, bagi Arief tetap disyukuri. Karena penundaan ini bisa beristirahat.

“Kalau saya memanfaatkan banget jadi ajang liburan aku. Karena, aku yang biasanya ngga pernah istirahat, jadi sekarang kaya disuruh istirahat,” ungkapnya.

BACA YUK:  Astra Financial & Logistic Tawarkan Beragam Promo dan Hadiah Menarik di GIIAS 2021

Kalau dibilang ada penurunan, kata Arief, jelas ada penurunan, karena ada sepuluh wedding yang harus ditunda acaranya. Kalaupun ada yang tetap memaksa untuk menggelar, pihaknya akan menerapkan kriteria sendiri.

Arief Rachmanto

“Kalau ada yang memaksa, saya akan memberikan cash tambahan dari produk-produk yang dipakai. Atau, menggunakan produk rias sendiri, termasuk baju yang dikenakan pun punya sendiri,” terangnya.

“Karena aku ngga mungkin baju untuk akad nikah atau resepsi dibawa pulang lagi. Kalaupun tetap ada menggunakan baju yang ada, akan diberikan cash tambahan dan baju tersebut tidak akan digunakan lagi. Melihat penyebaran virus Corona ini sangat luar biasa parahnya,” tambah Arief.

Bila mana ada calon pengantin tetap ada yang memaksa untuk menyelenggarakan acara pernikahan, Arief meminta diadakan posko untuk sterilisasi bagi tamu yang datang.

BACA YUK:  Astra Financial & Logistic Percaya Industri Otomotif Akan Kuat Pasca Pandemi

“Karena hal ini (virus Corona) tidak bisa dibuat main-main,” tegasnya.

Tak hanya AR’Q Griya Pengantin, hal serupa juga dialami Retania Primasari, Owner dari Nayyara Wedding Organizer (WO)

Ambu Reta, sapaan akrab Retania mengaku banyak calon pengantin yang menggunakan jasa wedding organizernya yang menunda acara resepsi pernikahannya setelah Idul Fitri.

“Beberapa pengantin karena khawatir dengan kondisi seperti ini, semua yang sudah menggunakan jasa kami di pending ke waktu yang berbeda-beda. Ada yang bulan Juni, Agustus, bahkan ada di akhir tahun,” ujar Ambu Reta kepada About Cirebon.

Lanjut Ambu Reta, calon pengantin yang menunda acara resepsi menggunakan jasa Nayyara Wedding Organizer ada sebanyak tujuh calon pengantin.

“Total client yang akan melaksanakan acara pernikahan di bulan April saja, durasi dari tanggal 4-19 April 2020 ada tujuh pengantin,” terangnya.

Retania Primasari, Owner Nayyara Wedding Organizer.

Walaupun menunda acara resepsi pernikahan, kata Ambu Reta, ada beberapa client yang tetap melangsungkan acara akad nikah, namun benar-benar hanya dihadiri keluarga inti saja.

“Jadi benar-benar dihadiri keluarga saja, kita pun sebagai WO tidak diperkenankan hadir pada saat akan nikah. Karena, ada seruan juga dari KUA bahwa tidak boleh berkerumun lebih dari 20 orang kalau tidak salah,” jelasnya.

Selain acara Wedding, Nayyara yang juga menggeluti Event Organizer pun menunda beberapa event besar. Sehingga, secara financial dampak dari virus Corona ini pasti sangat banyak pengaruhnya.

BACA YUK:  Masjid Raya At Taqwa Landmark Kota Wali

“Kita bukan melihat secara financialnya. Tetapi kita juga harus melihat kondisi seperti ini, agar tidak terjadi penyebaran (virus Corona) yang lebih luas,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kunjungi Kabupaten Cirebon, Wakil Menteri Pertanian Ajak Petani Gunakan Mesin Pertanian Modern

Cirebon,- Bupati Cirebon Drs. H. Imron mendampingi Wakil Menteri Pertanian, Harvick Hasnul Qolbi dalam kunjungan kerja ke area persawahan...

Berbagai Komoditas Naik, Kota Cirebon Alami Inflasi Sebesar 0,42 Persen

Cirebon,- Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon mencatat, pada November 2021 Kota Cirebon mengalami inflasi sebesar 0,42 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar...

Waspada Penipuan, Beredar Donasi Tempat Ibadah Mengatasnamakan Wakil Wali Kota Cirebon

Cirebon,- Belakangan ini beredar terkait pembagian donasi tempat ibadah yang mengatasnamakan Wakil Walikota Cirebon, Dra. Eti Herawati melalui pesan singkat WhatsApp. Oknum tersebut menghubungi...

Setiap PNS Baru di Kota Cirebon Wajib Menanam Satu Pohon

Cirebon,- Sebanyak 213 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melakukan pengambilan sumpah dan janji menjadi Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon....

More Articles Like This