Jumat, 25 September 2020

Sebagai Icon Baru, PT. KAI Daop 3 Cirebon Resmikan Monumen Mesin Mekanik VDM 800 GS, Ini Bentuknya

Populer

Mayat Seorang Perempuan Ditemukan di Pantai Kejawanan

Cirebon,- Mayat wanita tanpa busana ditemukan tewas di Pantai Kejawanan, Kota Cirebon, Senin (21/9/2020) pagi sekitar pukul 04.55 WIB.Mayat...

7 Desa di Kabupaten Cirebon Mendapatkan Mobil Maskara ⁣⁣

⁣Cirebon,- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bersama Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Jawa Barat menyalurkan bantuan sosial, edukasi Covid-19...

Kecelakaan Tunggal di Cipali KM 177, Seorang Penumpang Meninggal Dunia⁣

⁣Cirebon,- Kecelakaan Lalu lintas kembali terjadi di Tol Cipali KM 177 pada hari Minggu (20/9/2020) sekitar pukul 09.25 WIB.⁣ ⁣ Kecelakaan...

Pemerintah dan Keraton Kasepuhan Cirebon Sepakat Meniadakan Pasar Muludan

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon bersama dengan Keraton Kasepuhan bersepakat meniadakan pasar malam atau Muludan di area Keraton Kasepuhan...

Inilah Cerita Eti Sulastri Warga Ciledug yang Sembuh

Cirebon,- Bupati Cirebon Drs H Imron M.Ag melakukan dialog langsung dengan Eti Sulastri, warga Desa Jatiseeng Kecamatan Ciledug Kabupaten...

Cirebon,- Bertepatan Hari Pahlawan yang jatuh tanggal 10 November 2019, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Oprasional (Daop) 3 Cirebon resmikan monumen mesin perawatan jalan rel pertama yang ada di Indonesia.

Monumen yang menggunakan Mesin Mekanik Perawatan Jalan Rel VDM (Vehicle Dumping Machine) 800 GS tersebut menghiasi halaman depan kantor PT. KAI Daop 3 Cirebon yang berada di Jalan Siliwangi Nomor 82, Kota Cirebon.

Monumen yang diresmikan langsung oleh Direktur Utama PT. KAI (Persero) Edi Sukmoro, kini membuat pemadangan tak biasa dan menjadi berbeda di Jalan Siliwangi Kota Cirebon.

Loading...

Edi menjelaskan VDM 800 GS merupakan mesin mekanik berat untuk perawatan jalan rel yang dilengkapi alat pemadat dan vibrator yang berfungsi untuk memadatkan balas atau batu kricak diantara bantalan jalur rel kereta api.

“Mesin ini pengadaanya pada tahun 1988, kita memiliki 9 mesik mekanik sebenarnya. Sampai hari ada satu di sini,” ujar Edi kepada awak media usai meresmikan monumen tersebut.

BACA YUK:  5 ASN Terpapar Covid-19, Kantor Bupati Cirebon Ditutup Sementara

Lanjut Edi, monumen ini berharap menjadi simbol keselamatan dalam perjalanan kereta api selanjutnya.

“Penggunaan VDM 800 GS menjadi spesial, karena merupakan monumen mesin perawatan jalan rel pertama yang ada di Indonesia,” terangnya.

Pembangunan monumen ini dilatarbelakangi sebagai wujud apresiasi dan mengenang beroperasinya Mesin Mekanik Perawatan Jalan Rel tipe VDM 800 GS di wilayah kerja perkeretaapian Indonesia.

“VDM 800 GS merupakan mesin perawatan jalan rel buatan Austria dan pernah dioperasikan di Daop 1 Jakarta, Daop 3 Cirebon, Daop 5 Purwokerto, Daop 6 Yogyakarta, Daop 7 Madiiun, Divre I Sumatera Utara dan Divre III Palembang,” terang Edi.

Pada awal pembeliannya di tahun 1988, sebanyak 9 unit mesin VDM 800 GS didatangkan ke Indonesia. Hingga saat ini, hanya tersisa 1 mesin VDM 800 GS yang masih beroperasi di wilayah kerja PT KAI dan saat ini berada di Daop 7 Madiun.

“Mesin Perawatan Jalan Rel VDM 800 GS yang kini digunakan sebagai monumen, telah beroperasi kurang lebih selama 22 tahun,” beber Edi.

Tercatat pada tahun 2010 lalu, VDM 800 GS ini dinyatakan sudah tidak beroperasi dan mangkrak di emplasemen Balai Yasa Mekanik Cirebon Prujakan. Melihat hal tersebut, Vice President PT KAI Daerah Operasi 3 Cirebon, Tamsil Nurhamedi berinisiatif untuk menjadikannya monumen.

“Ini diharapkan bisa menjadi salah satu ikon di kota Cirebon yang lokasinya bersebelahan dengan Balaikota Cirebon. Keberadaan monumen ini dapat dijadikan sebagai sarana edukasi dan pembelajaran terkait perkeretaapian,” katanya.

Sementara itu, Vice President PT KAI Daerah Operasi 3 Cirebon, Tamsil Nurhamedi melalu Manager Humas PT. KAI Daop 3 Cirebon, Luqman Arif menambahkan Monumen Mesin Mekanik Perawatan Jalan Rel VDM 800 GS juga sebagai simbol bahwa PT KAI Daop 3 Cirebon siap dengan prasarana jalan rel yang andal, untuk mensupport kelancaran dan keselamatan perjalanan kereta api.

“Untuk di wilayah Daop 3 Cirebon, tercatat sebanyak 192 KA melintas per harinya. Sehingga dengan berdirinya monument tersebut, diharapkan dapat menjadi penyemangat jajaran PT KAI Daop 3 Cirebon untuk selalu kuat, kokoh dan optimis untuk terus meningkatkan kehandalan dan kecepatan prasarana kereta api, serta terus berinovasi untuk kemajuan PT KAI,” ujarnya.

Acara peresmian monumen Mesin Mekanik Perawatan Jalan Rel VDM 800 GS ini, ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Direktur Utama PT KAI (Persero), Edi Sukmoro bertepatan dengan hari Pahlawan, tanggal 10 November 2019.

Dengan adanya monumen ini, diharapkan dapat menjadi kebanggaan baru bagi masyarakat Kota Cirebon sehingga semakin mencintai transportasi kereta api.

“Hadirnya monumen ini juga turut mempercantik dan menambah daya tarik pariwisata Kota Cirebon seiring dengan pembenahan dan penataan kota yang sedang berjalan,” pungkasnya. (AC212)

BACA YUK:  Walaupun PSBB di DKI Jakarta, Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Tetap Beroperasi
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Selama September, Pertamina Suntik Modal Lebih dari Rp 2,9 M untuk UMKM di Jawa Barat

Jakarta,- Sebagai upaya untuk terus mendorong UMKM agar tetap eksis dan bangkit dari situasi pandemi, sepanjang bulan September 2020...

Telkomsel Dukung Program Bantuan Kuota Data Internet dari Kemendikbud RI

Jakarta,- Telkomsel terus bergerak maju menunjukan konsistensi dalam mendampingi masyarakat di berbagi fase kehidupan, terutama untuk menghadirkan kemudahan aktivitas digital yang mendukung upaya adaptasi...

46 Santri Pondok Pesantren di Kuningan Terpapar Covid-19

Kuningan,- Sebanyak 46 santri di Pondok Pesantren Husnul Khotimah di Kuningan Jawa Barat terkonfirmasi positif Covid-19.Aktivitas di pondok pesantren tersebut dihentikan sementara untuk menghindari...

Bupati Minta Dishub Cirebon Ciptakan Transportasi yang Aman, Nyaman dan Sehat

Cirebon,- Dinas Perhubungan (Dishub) diminta untuk meningkatkan perannnya, dalam menciptakan transportasi yang aman, nyaman dan sehat.Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag menuturkan, jalur lalu...

More Articles Like This