Kamis, 29 Oktober 2020

Satu Perawat di RSD Gunung Jati Cirebon Positif Covid-19

Populer

Momen Mengharukan Saat Wisuda, Seorang Ayah Gantikan Wisuda Anaknya yang Meninggal

Cirebon,- Sebanyak 803 wisudawan/ wisudawati program Sarjana dan Magister Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Kota Cirebon mengikuti acara wisuda...

Warga Cirebon Budidaya Ikan Cupang Hingga Dijual ke Luar Negeri

Cirebon,- Budidaya ikan cupang kini semakin diminati di Indonesia. Pasalnya, bisnis ikan cupang ini sangat menjanjikan omset hingga ratusan...

Mulai Besok Pembatasan Aktivitas Masyarakat di Kota Cirebon Dicabut

Cirebon,- Pembatasan aktivitas masyarakat di Kota Cirebon rencananya akan berlangsung sampai 31 Oktober 2020. Namun, Walikota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis...

Bupati Cirebon Bolehkan Belajar Tatap Muka Bagi Kecamatan Zona Hijau

Cirebon,- Beberapa sekolah di Kabupaten Cirebon mulai memberlakukan belajar tatap muka. Bupati Cirebon, Drs. H. Imron meminta tetap menjaga...

Wali Kota Cirebon Berikan Rekomendasi Pembukaan Bioskop di Kota Cirebon

Cirebon,- Wali Kota Cirebon Drs. Nashrudin Azis telah memberikan surat rekomendasi terkait pembukaan bioskop di Kota Cirebon. Penyerahan tersebut diberikan...

Cirebon,- Seorang tenaga kesehatan (Nakes) di Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati Kota Cirebon dinyatakan positif virus Corona atau Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis saat memberikan keterangan resminya yang berlangsung di Loby Gedung Setda, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Rabu (22/4/2020) siang.

“Saya mendapatkan informasi dari pihak rumah sakit bahwa ada salah satu perawat di RSD Gunung Jati positif Covid-19. Hasil tersebut keluar pada tanggal 20 April 2020 dan saya dapat kabar Selasa malam,” ujar Azis.

Loading...

Lanjut Azis, kemarin malam RSD Gunung Jati langsung melakukan tindakan. Yang pertama, menutup sementara IGD dan mengadakan rapat untuk melakukan skrining terhadap siapa saja yang berhubungan dengan salah satu tenaga medis yang positif Covid-19.

BACA YUK:  Sejarah VCO, Tim Sepak Bola Zaman Kolonial Yang Bermarkas di Kota Cirebon

“Persoalannya adalah, tenaga medis yang dinyatakan positif Covid-19 itu, permohonan pengajuan pemeriksaanya sudah 20 hari yang lalu. Kemudian, setelah 20 hari baru mendapatkan hasilnya positif,” terang Azis.

“Dua puluh hari yang lalu, ada empat orang yang mengajukan pemeriksaan, salah satunya tenaga medis RSD Gunung Jati,” tambahnya.

Menurut Azis, dari hasil skrining yang dilakukan pihak RSD Gunung Jati ada 61 orang yang berhubungan dengan tenaga medis positif Covid-19 dan semuanya akan dilakukan pemeriksaan CT scan, rontgen paru-paru, dan pemeriksaan laboratorium.

“Dari malam sampai pagi hari tadi, sudah 19 orang yang dilakukan pemeriksaan. Dari 19 orang ini, hasilnya negatif dan satu orang di duga positif Covid-19 dan akan dilakukan pemeriksaan lanjutan,” bebernya.

Perawat yang positif Covid-19 ini, kata Azis, kebetulan pernah menangani pasien yang komplain di RSD Gunung Jati dan dinyatakan positif Covid-19 beberapa waktu lalu.

“Kondisi perawat yang positif Covid-19 ini tidak ada gejala, namun hasil dari pemeriksaan positif Covid-19,” bebernya.

BACA YUK:  UGJ Cirebon Raih Sertifikat ISO 21001 : 2018 dan ISO 9001 : 2015

Azis meminta kepada seluruh pasien yang memang tidak kurang enak badan, kemudian memeriksa ke rumah sakit, mohon untuk jujur dan menyampaikan apa adanya.

“Supaya pihak rumah sakit lebih siap melayani dan mampu melindung dirinya dan mampu melindungi orang lain,” tegasnya.

Tenaga medis di RSD Gunung Jati yang positif Covid-19 ini ber-KTP Majalengka, namun berdomisili di Kota Cirebon.

Sementara, Direktur RSD Gunung Jati, dr. Ismail Jamalludin mengatakan pelayanan di rumah sakit Gunung Jati saat ini tidak ada masalah, tetap berjalan.

“Tetapi IGD dari tadi malam sampai pagi tadi kita lakukan skrining dan sterilisasi dan Alhamdulillah jam 11.00 IGD sudah kita buka dan melayani seperti biasanya,” ujarnya.

Menurut Ismail, perawat dan dokter yang menangani pasien komplain pada akhir Maret lalu sudah dilakukan pemeriksaan swab dan kemarin sudah ada hasil semua negatif kecuali satu perawat ini.

“Sehingga kami melakukan tracking kepada siapa saja yang berkontak dengan satu perawat positif Covid-19. Dan kemarin sampai pagi tadi ada 61 orang yang sudah ditracking, namun tidak menutup kemungkinan akan bertambah, karena belum selesai melakukan tracking,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Libur Panjang, Okupansi Hotel di Kota Cirebon Naik Signifikan

Cirebon,- Libur panjang bersamaan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2020, hunian kamar atau okupansi hotel di Kota Cirebon...

Hari Sumpah Pemuda, KNPI Kabupaten Cirebon Gelar Berbagai Kegiatan

Cirebon,- Dalam rangka Hari Sumpah Pemuda tahun 2020, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Cirebon menggelar berbagai rangkaian kegiatan bakti...

1 November 2020, Daop 3 Cirebon Operasikan KA Argo Cheribon

Cirebon,- Untuk memenuhi permintaan pelanggan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon akan mengoperasikan kereta api (KA) Argo Cheribon pada tanggal...

Mandiri Syariah Selenggarakan Program Ketahanan Pangan di Lingkungan Pesantren

Cirebon,- Mengimplementasikan Program Pemberdayaan Pondok Pesantren sebagai Ekosistem Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah di Indonesia, Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) Region IV Bandung dan...

More Articles Like This