Kamis, 21 Oktober 2021

Satgas Saber Pungli RI : Posko di Cirebon Ada di Jalan Kapten Samadikun

Populer

Talaga Langit Milik Ustad Ujang Busthomi Hadirkan Museum Dukun Santet

Cirebon,- Setelah sukses membuka wisata Bukit Cinta Anti Galau, kini Ustad Ujang Busthomi kembali membuka objek wisata Talaga Langit....

Jalan Tol Akses Bandara Kertajati Rampung 100%, Siap Dioperasikan

Majalengka,- Pembangunan jalan tol akses menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sudah rampung. Akses ini terhubung langsung dengan jalan...

Wagub Jabar Resmikan Wisata Talaga Langit Anti Galau

Cirebon,- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meresmikan Talaga Langit Wisata Anti Galau di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu,...

Unjuk Rasa di Jalan Siliwangi, Walikota Cirebon Ajak Audensi

Cirebon,- Dua kelompok organisasi masyarakat/LSM melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Kamis (14/10/2021). Dua kelompok tersebut...

104 Pejabat di Lingkungan Kabupaten Cirebon Dilantik

Cirebon,- Sebanyak 104 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon di rotasi dan mutasi. Pelantikan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati...

Cirebon,- Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Republik Indonesia menggelar sosialisasi peraturan Presiden RI Nomor 87 Tahun 2016. Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Luxton, Jalan Kartini, Kota Cirebon, Senin (27/9/2021).

Dalam kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Saber Pungli RI, Irjen Pol. Dr. Drs. Agung Makbul, S.H., M.H., Pembina MAPI, Wali Kota Cirebon dan tamu undangan.

Saber Pungli yang sudah dibentuk sejak tahun 2016, menurut Agung, sasarannya adalah oknum masyarakat ataupun oknum pelayan publik yang masih melakukan pungutan liar yang jumlahnya kecil.

Loading...

“Artinya seperti nilainya kecil, ada yang nilanya Rp. 20 ribu, nilai Rp. 100 ribu. Tapi beda dengan korupsi yang nilainya miliyaran. Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo mengeluarkan Satgas,” ujar Agung kepada awak media usai kegiatan.

BACA YUK:  BPKN RI: Tindak Tegas Oknum Penjual Obat Terapi COVID-19 di Atas HET

Menurut Agung, pihaknya telah banyak melakukan pencegahan, Operasi Tangkap Tangan (OTT), dan juga penindakan. Dari data laman www.saberpungli.id, laporan OTT pada periode bulan Agustus 2021 jumlah kasus yang masuk sebanyak 947 kasus, 1.142 tersangka, dan jumlah barang bukti sebanyak Rp. 67.764.500,-.

“Selama pandemi, yang paling rentan pungli dan perlu diantisipasi adalah di sektor-sektor kesehatan. Kesehatan merupakan salah satu sasaran kita, supaya tidak terjadi pungli,” ungkapnya.

Untuk di Kota Cirebon, kata Agung, belum ditemukan pungli di sektor kesehatan. Sehingga, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk bekerja sama dengan Satgas Saber Pungli dalam memberantas pungli.

“Masyarakat boleh memberikan masukan kepada kami, dan kami ada poskonya. Posko Saber Pungli di Cirebon ada di Jalan Kapten Samadikun,” jelasnya.

“Laporannya bisa masalah perijinan, sertifikat, masalah perijinan-perijinan, pembuatan paspor dan lain sebagainya. Termasuk pembuatan SIM, silakan laporan. Kita ingin bersih dan itu sudah dicanangkan oleh Bapak Presiden,” tambahnya.

BACA YUK:  Berawal dari Live Instagram, Anggota Gangster ini Terlibat Pembacokan

Mengenai pungli dengan nilai yang besar, kata Agung, diserahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Karena, ada klarifikasinya dan kalau korupsi diserahkan kepada KPK.

Dari sisi penindakan, kata Agung, paling banyak yang dilakukan penindakan dari sektor pelayanan publik. Sehingga, pihaknya bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk memberantas Pungli.

“Pak Sekda sudah siap untuk menuju Cirebon Kota bebas pungli, dibantu dari pihak Kejaksaan, TNI. Jadi semuanya terpadu, tidak hanya satu institusi dan kementerian saja,” katanya.

Menurut Agung, pengawasan adanya di masyarakat. Sehingga, masyarakat untuk membantu Satgas Pungli untuk menindak hal-hal yang sekiranya terdapat pungli.

“Kita sudah terbuka, bahkan kita sudah buatkan poskonya yang ada di Jalan Kapten Samadikun. Atau bisa langsung ke Wakapolres Cirebon Kota, bahkan bisa ke Inspektorat terkait pungli di sektor pendidikan hingga perijinan,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Sabut Kelapa, Sumber Energi Terbarukan Pengganti Batu Bara

Cadangan bahan baku penghasil energi yang berasal dari fosil seperti batu bara terus menipis. Di sisi lain, kebutuhan masyarakat...

Alumni Akabri 1999 Gelar Vaksinasi Massal dan Pemberian Sembako di Desa Gebang Mekar

Cirebon,- Alumni Akabri 1999 menggelar Vaksinasi Massal dan Pemberian Sembako di Desa Gebang Mekar Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon, Rabu (20/10/2021). Dalam kegiatan tersebut tampak hadir,...

Aliansi Mahasiswa UGJ Gelar Unjuk Rasa di Jalan Bypass Kota Cirebon

Cirebon,- Aliansi Mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jari (UGJ) menggelar unjuk rasa di Perempatan Lampu Merah Pemuda, Jalan Bypass, Kota Cirebon, Rabu (20/10/2021). Aksi tersebut...

Akselerasi Implementasi Kampus Merdeka, Tim Program Matching Fund UGJ Gelar Workshop

Cirebon,- Tim Program Matching Fund Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon menggelar kegiatan Workshop Teaching Factory Digital Marketing dan Marketplace Digital Marketing. Kegiatan tersebut...

More Articles Like This