Selasa, 20 Oktober 2020

SatBrimob Polda Jabar Ingin Majukan Pendidikan di Tengah Pandemi

Populer

Walikota Cirebon Menolak Wacana Perubahan Provinsi Jawa Barat Menjadi Provinsi Sunda

Cirebon,- Wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda mulai mencuat. Wacana tersebut muncul saat Kongres Sunda 2020...

Nakes RSD Gunung Jati Positif Covid-19, Ini Penjelasan Rumah Sakit

Cirebon,- Pihak Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati Kota Cirebon memberikan penjelasan terkait penutupan sementara sejumlah pelayanan.Penutupan sementara untuk...

Wahana Permainan di Goa Sunyaragi Dibakar Orang, Ini Kata Pengelola

Cirebon - Sebuah wahana permainan yang berada di area Taman Air Goa Sunyaragi (TAGS) dibakar, Rabu pukul 03.00 WIB,...

Promo Tiket Goa Sunyaragi, Diskon 50% Untuk KTP Kota/Kabupaten Cirebon

Cirebon - Kabar gembira bagi masyarakat yang ingin liburan akhir pekan ke Goa Sunyaragi Kota Cirebon.Goa Sunyaragi menawarkan diskon...

8 Petugas Positif Covid-19, RSD Gunung Jati Tutup Sementara Pelayanan

Cirebon,- Sehubungan dengan kegiatan pelacakan kontak erat para pegawai yang terpapar Covid-19, Rumah Sakit Daerah Gunung Jati (RSDGJ) Kota...

Cirebon,- Satuan Brimob Polda Jabar Batalyon C Pelopor memberikan fasilitas WiFi Gratis kepada pelajar dalam rangka mendukung pembelajaran daring (dalam jaringan) atau online di tengah pandemi.

Dengan Program BRAIN (Brimob Ramah Anak Indonesia) diselenggarakan serentak di empat wilayah, yakni Desa Wanasaba Kidul, Desa Kecomberan, Desa Winong Kecamatan Gempol dan Desa Wanakerta Kecamatan Bungursari Kabupaten Purwakarta.

Program BRAIN hadir untuk mendukung pemerintah dalam memajukan pendidikan di tengah pandemi kepada siswa yang terdampak.

Loading...
BACA YUK:  Riski Rich Butik Tawarkan Busana Muslim Khusus Remaja

Komandan Batalyon C Pelopor Satbrimobda Jabar, AKBP Muhammad Andri,S.Si menjelaskan tujuan hadirnya Program BRAIN ini memberikan bagi anak-anak untuk belajar secara daring dengan menyediakan fasilitas WiFi Gratis.

Melihat situasi pandemi saat ini, menurut Andri, banyak sekali dampaknya, terutama bagi masyarakat yang tidak mampu dalam mengikuti pembelajaran daring.

“Tidak semuanya punya handphone dan tidak semuanya tidak menyediakan kuota. Oleh karena itu, pimpinan kami memberikan peluang kepada kita untuk ikut berpartisipasi menyediakan jaringan internet secara gratis,” ujarnya saat ditemui About Cirebon di Desa Wanasaba Kidul, Kabupaten Cirebon, Selasa (25/8/2020).

“Ini juga dalam rangka mendukung pemerintah, walaupun dalam situasi seperti ini tetap berupaya memajukan pendidikan untuk anak,” tambahnya.

Pantauan About Cirebon, kegiatan BRAIN yang diselenggarakan di halaman Masjid Pubaka Gerilya, Desa Wanasaba Kidul, Kabupaten Cirebon dilaksanakan dengan protokol kesehatan

Anak-anak yang mengikuti program tersebut diwajibkan mencuci tangan, pengecekan suhu tubuh, menggunakan masker, dan pembatasan siswa.

Menurut Andri, program BRAIN diselenggarakan serentak di 4 titik dan setiap kompi memiliki binaan desa masing-masing. Setiap desa diberikan fasilitas yang sama yaitu jaringan internet gratis.

Dalam pelaksanaanya, petugas dari SatBrimob Polda Jawa Barat datang ke tempat yang sudah ditentukan kemudian menyediakan fasilitas protokol kesehatan termasuk memberikan jaringan WiFi gratis.

BACA YUK:  Walikota Cirebon: Pembatasan Aktivitas Upaya Menekan Penyebaran Covid-19

“Satu hal lagi yang menarik, bahwa kita pun akhirnya bisa berperan menjadi guru juga dalam program ini,” ungkapnya.

Andri berharap, pandemi bisa cepat berakhir, sehingga proses belajar mengajar bisa dengan baik, lancar dan tidak terganggu.

Sementara itu, Kepala SDN 1 Wanasaba Kidul, Juanda mengucapkan terima kasih kepada SatBrimob Polda Jabar yang telah membantu memberikan fasilitas WiFi Gratis kepada murid-murid.

“Kami sangat terbantu sekali dengan adanya fasilitas WiFi gratis ini, terutama bagi masyarakat yang tidak mampu. Dan anak-anak bisa menggunakan fasilitas WiFi ini belajar secara daring,” ujarnya.

BACA YUK:  Dukung Operasional BIJB Kertajati, Pertamina Pastikan Kelancaran Penyaluran Avtur

Menurut Juanda, dalam pembelajaran daring, siswa yang tidak mampu kira-kira sekitar 25 persen dari jumlah murid 142 siswa.

“Kurang lebih ada 25 persen siswa yang tidak mampu dalam pembelajaran online dari 142 siswa. Sehingga dengan adanya bantuan WiFi gratis dari Brimob bisa sangat membantu,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Telkomsel Perluas Pemerataan Akses 4G LTE Hingga Plosok

Jakarta,- Telkomsel berupaya untuk memastikan pemerataan ketersediaan akses broadband di seluruh penjuru negeri yang mampu memberdayakan masyarakat dalam menjalani...

Inilah 3 Tuntutan Aksi Unjuk Rasa Gerakan Mahasiswa Cirebon di Jalan Nasional

Cirebon,- Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Cirebon (GMC) melakukan aksi unjuk rasa di Simpang 4 Pemuda Bypass Kota Cirebon, Senin (19/10/2020).Dalam aksi...

10 Personel Satreskrim Polresta Cirebon Terima Penghargaan

Cirebon,- Sejumlah personel Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Cirebon diganjar penghargaan, karena telah merespon cepat kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Cirebon.Penghargaan itu diserahkan...

Inilah Pernyataan BP TAGS Terkait Rencana Kegiatan Pengumpulan Massa di Goa Sunyaragi

Cirebon- Badan Pengelola Taman Air Goa Sunyaragi (BP TAGS) memberikan pernyataan pers terkait adanya informasi yang tersebar terkait akan adanya acara pengumpulan massa di...

More Articles Like This