Sanah Bangga Jual Pepes Tahu di Daerahnya

0
44

Cirebon, – Sanah (30) wanita asli Pradenan, tidak malu berjualan makanan khas daerahnya. Dengan menjual pepes tahu di pinggir jalan KH. Wahid Hasyim Desa Cipeujeuh Wetan Kabupaten Cirebon, Sanah mengais rezeki demi membiayai kedua putrinya yang mengenyam pendidikan di bangku sekolah dasar.

Selain itu, sebagai ladang berkah dirinya sebagai mana yang dianjurkan Rasulullah SAW untuk berniaga.

Aston Hotel

Dengan bahan dasar yang sangat sederhana, hanya dengan daun pisang, biting, tahu, bawang, garam, micin, kerak tahu, minyak, telur ayam jika ditambah jamur. Sanah membuatnya dengan penuh semangat, setelah itu ditakar 1 sendok 1/2 untuk 1 buah pepes, dilanjut ketahap penggarangan yang di lakukan selama 3 menit sampai mengeluarkan daun pisang mengering kehitaman.

Selain kerak tahu, pepes tahu bisa di buat menjadi berbagai olahan makanan lainnya. Seperti pepes udang, pepes jamur, pepes peda, pepes ayam sesuai keinginan masing-masing.

“Saya bangga menjual makanan khas asal daerah saya sendiri,” ujar Sanah

Sanah merasa optimis menjual pepes tahu ini, dari kearifan lokal yang dimiliki daerahnya, Sanah berharap kesempatan ini menjadi sarana pengembangan potensi daerahnya.

Selain pepes tahu ada juga tahu bokong atau yang biasa dikenal orang jawa tahu bakdel, harganya sangat terjangkau hanya 1.000/pc untuk pepes tahu dan 2.500/pc untuk tahu bakdelnya.

Sanah berjualan mulai pukul 7 pagi hingga menjelang petang hari, setiap harinya sanah bisa menjual hampir 150 buah pepes tahu dan 50 buah tahu pakdel.

” Kadang penjualan tidak menentu apalagi jika turun hujan,” tuturnya.

” Saya berharap masih banyak masyarakat yang menyukai makanan khas ini, karena dari hal kecil seperti ini bisa menjadi cara mencintai asal daerahnya sendiri,” tambahnya. (AC440)