Sabtu, 18 September 2021

Sample Burung Pipit Mati Mendadak di Balaikota Cirebon akan Dites dengan Metode PCR

Populer

Fenomena Ribuan Burung Pipit Mati di Bali, Terjadi Juga di Cirebon

Cirebon,- Setelah beberapa hari lalu terjadi di Pulau Bali, fenomena burung mati mendadak terjadi di Kota Cirebon. Ribuan Burung...

Tujuh Kecamatan di Kabupaten Cirebon Disurvei PT Pertamina Hulu Energi

Cirebon,- Kabupaten Cirebon dijadikan sebagai lokasi penelitian pencitraan lapisan dan struktur melalui survei kebumian dimensi vibroseis sub vulkanik Jawa...

Pemerintah Izinkan Bioskop di PPKM Level 3 dan Level 2 Dibuka, Tapi Ada Syaratnya

Jakarta,- Pemerintah akhirnya mengizinkan bioskop beroperasi di Jawa dan Bali. Hal ini diungkapkan oleh Koordinator PPKM Jawa dan Bali Luhut...

Sample Burung Pipit Mati Mendadak di Balaikota Cirebon akan Dites dengan Metode PCR

Cirebon,- Tim medis veteriner dari Lab Kesehatan Masyarakat Veteriner Provinsi dan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota...

Kota Cirebon Siapkan Jalur Khusus Sepeda, Dishub Segera Uji Coba

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai menyiapkan uji coba pemberlakuan jalur khusus sepeda di...

Cirebon,- Tim medis veteriner dari Lab Kesehatan Masyarakat Veteriner Provinsi dan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon melakukan uji sample atas matinya Burung Pipit secara massal di Halaman Balaikota Cirebon, Selasa (14/9/2021) siang.

Tim medis melakukan uji sample terhadap sepuluh ekor bangkai Burung Pipit yang mati mendadak. Pengambilan sample dilakukan melalui kloaka atau lubang pembuangan kotoran dan faring atau tenggorokan burung.

BACA YUK:  Pemkab Cirebon Salurkan Bantuan kepada Penyandang Disabilitas

Baca Yuk : Fenomena Ribuan Burung Pipit Mati di Bali, Terjadi Juga di Cirebon

Loading...

drh. Tri Angka, dari Medis dari DKP3 Kota Cirebon mengatakan sample dari bangkai Burung Pipit akan diuji di laboratorium dengan metode PCR. Menurutnya, uji sample akan dilakukan di Subang atau Bandung.

“Metode uji samplenya menggunakan PCR. Uji sample ini akan dilakukan di Subang atau Bandung, karena di Kota Cirebon belum memiliki fasilitas uji sample,” ujar drh. Tri.

Tri menjelaskan, uji sample terhadap bangkai Burung Pipit ini agar mengetahui kasus matinya ribuan Burung Pipit ini. Sehingga, lanjut Tri, agar bisa mengetahui cara penanganan selanjutnya ketika ada kasus yang sama.

“Kasus ini yang pertama kali di Kota Cirebon. Sehingga dengan uji sample ini agar bisa mengetahui cara penanganannya ketika ada kasus serupa,” ungkapnya.

Burung Pipit yang mati mendadak tersebut diduga karena perubahan iklim atau memakan tanaman yang mengandung pestisida. (AC212)

BACA YUK:  Coocaa Mengubah Pasar Smart TV Global dengan Mengenalkan Coolita OS Terbaru
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

RajaBackLink.com

Latest News

Grand Opening Meetime Rasain Cabang Ketiga di Majasem

Cirebon,- Meetime Rasain Cirebon membuka cabang ketiganya di Jalan Perjuangan – Majasem No. A2 Kota Cirebon (tepatnya di depan...

Revitalisasi Mangrove Pesisir Utara Jawa Perlu Dilakukan Bersama-sama

Cirebon,- Fungsi ekosistem mangrove di Pesisir Utara tidak hanya berhenti pada gerakan penanaman mangrove saja. Harus ditindaklanjuti dengan gerakan penanaman dan pemeliharaan mangrove. Gerakan penanaman...

Dua Pengusaha Pengadaan Makanan Nakes, Minta Rekanan Kemenkes Segera Lunasi Tagihan Pembayaran

Cirebon,- Dua pengusaha minta rekanan Kementerian Kesehatan untuk segera membayar kekurangan tagihan pembayaran. Surat pernyataan yang ditandatangani tak kunjung dipatuhi. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun,...

Saat Uji Coba di Jalan Siliwangi Kota Cirebon, Petugas Masih Menemukan Kendaraan Parkir di Jalur Sepeda

Cirebon,- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon mulai melakukan uji coba jalur khusus sepeda di sepanjang Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Jumat (17/9/2021). Uji coba jalur...

More Articles Like This