Minggu, 5 Juli 2020

Saat Pandemi Covid-19, Membaca Bisa Mengatasi Kebosanan di Rumah

Populer

Inilah Peraturan Wali Kota Cirebon No. 28 Tahun 2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB)

Peraturan Wali Kota Cirebon No. 28 Tahun 2020. Klik : PERWAL282020Lampiran Pertama : Lampiran Pertama Perwal No. 28 Tahun...

Update 29 Juni, Pasien Positif Covid-19 di Kota Cirebon Bertambah Dua Orang

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Cirebon bertambah dua orang. Sehingga, dengan adanya penambahan dua pasien baru, pasien...

Bertambah 2 Lagi, Kasus Positif Covid-19 di Kota Cirebon

Cirebon,- Pasien terkonfirmasi positif di Kota Cirebon kembali bertambah dua orang. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan...

Masa Berlaku Hasil PCR dan Rapid Test Untuk Perjalanan KA Diperpanjang Hingga 14 Hari

Cirebon,- Dalam masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19, PT Kereta Api...

Satu Pasien Covid-19 di Kabupaten Cirebon Dinyatakan Sembuh, Tersisa Satu Pasien

Cirebon,- Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon kembali mengumumkan satu pasien dinyatakan sembuh, Senin (29/6/2020).Dengan adanya satu...

Cirebon,- Di tengah Pandemi Covid-19, Pemerintah menganjurkan masyarakat untuk tetap melaksanakan aktivitas di rumah aja.

Dengan pembatasan aktivitas di luar rumah, bisa dimanfaatkan masyarakat untuk lebih meningkatkan minat baca.

Seperti yang dilakukan Hartanto Halim (24) mahasiswa S3 di Universitas Borobudur Jurusan Ilmu Ekonomi ini mengajak masyarakat untuk lebih banyak membaca selama berada di rumah.

Loading...

“Di tengah pandemi ini aktivitas kita di luar ruangan sangat terbatas, sehingga menurut saya membaca adalah alternatif yang baik untuk mengatasi kebosanan selama berada di rumah,” ujarnya saat dihubungi About Cirebon, Jumat (29/5/2020).

Bagi Haryanto, membaca merupakan bagian dari rekreasi pikiran dan juga untuk menambah ilmu pengetahuan. Dengan membaca, bisa menambah wawasan kita.

Bahkan, dirinya mengajak kepada generasi muda untuk giat membaca, karena dengan membaca kita bisa meningkatkan kreatifitas dalam pikiran dan tindakan yang kita lakukan.

“Dengan membaca, kita dilatih untuk berpikir dan bertindak dengan sistematis dan tersusun,” ungkapnya.

Dirinya melihat bahwa, literasi di Kota Cirebon sudah cukup baik. Terbukti, dengan selalu ramainya toko-toko buku yang dikunjungi oleh masyarakat.

“Kalau saya liat literasi di Kota Cirebon sudah cukup baik, dengan banyaknya masyarakat yang mengunjungi toko buku. Namun, literasi di Kota Cirebon perlu lebih ditingkatkan lagi,” bebernya.

Untuk lebih meningkatkan minat baca masyarakat, kata Haryanto, perlu digalakkan kembali mulai dari tingkat sekolah sampai mahasiswa.

“Kalau untuk siswa dan mahasiswa mungkin motivasi dari guru dan dosen juga berpengaruh, seperti saya seorang mahasiswa S3 ilmu ekonomi di Universitas Borobudur, dosen saya selalu memotivasi mahasiswanya agar giat membaca,” katanya.

“Tidak harus berkaitan dengan materi kuliah, kita bisa membaca apa saja yang kita sukai, seperti majalah hobi, pertanian, teknologi, dan lain-lain,” tambahnya.

Selain itu, ketersediaan konten bacaan secara daring juga menurut Haryanto sangat berpengaruh terhadap minat baca masyarakat, apalagi sudah di era digital.

“Karena sekarang kan eranya sudah digital, masyarakat lebih suka membaca dan mencari informasi secara daring di internet,” tuturnya.

Haryanto yang pernah mengambil pendidikan S1 Fakultas Ekonomi di Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Jurusan Manajemen menyukai beraneka genre buku.

“Buku yang saya baca beraneka ragam, mulai dari buku tentang ilmu manajemen, ilmu ekonomi, ilmu psikologi, motivasi, pengembangan diri, sampai karya sastra seperti puisi,” ungkapnya.

Untuk meningkatkan minat baca di masyarakat, Haryanto berencana akan membuat program sosialisasi dengan sasaran ke sekolah-sekolah dan kampus.

“Jika mendapat respon yang positif dari teman-teman komunitas maupun instansi, saya ingin sekali sosialisasi penting dan asyiknya literasi ke sekolah-sekolah bahkan ke kampus-kampus,” tandasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Tambahan 4 Orang Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Lakukan Isolasi Mandiri⁣

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon kembali bertambah 4 orang. Sehingga, total kasus Covid-19 sampai tanggal 4...

Bisnis Digital, Solusi untuk Pemulihan Ekonomi⁣

Jakarta,- Pandemi COVID-19 memiliki dampak yang sangat besar pada hampir semua sektor kehidupan. Tidak hanya kesehatan, sektor ekonomi menjadi salah satu sektor paling terdampak...

Dua Usia Muda Menambah Kasus Covid-19 di Kota Cirebon

Cirebon,- Tim gugus tugas Percepatana penanganan Covid-19 Kota Cirebon mengumumkan dua kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Cirebon.Berdasarkan data dari pusat informasi dan...

Kembali Dibuka, Kedai Raja Es Buah dan Ratu Mie Ramen Hadirkan Promo Menarik

Cirebon,- Bagi pecinta kuliner es buah dan mie ramen, Kedai Raja Es Buah dan Ratu Mie Ramen mulai hari ini beroperasi seperti biasanya.Setelah hampir...

Lestarikan Budaya, Putra-Putri Kebudayaan Indonesia Kunjungi Keraton Kacirebonan

Cirebon,- Putra-Putri Kebudayaan Indonesia 2019 dan Putra-Putri Kebudayaan Jawa Barat 2020 mengunjungi Keraton Kacirebonan yang terletak di Jalan Pulasaren, Kota Cirebon, Sabtu (4/7/2020).Kedua pasangan...

More Articles Like This