Saat Pandemi Covid-19, Membaca Bisa Mengatasi Kebosanan di Rumah

Cirebon,- Di tengah Pandemi Covid-19, Pemerintah menganjurkan masyarakat untuk tetap melaksanakan aktivitas di rumah aja.

Dengan pembatasan aktivitas di luar rumah, bisa dimanfaatkan masyarakat untuk lebih meningkatkan minat baca.

Seperti yang dilakukan Hartanto Halim (24) mahasiswa S3 di Universitas Borobudur Jurusan Ilmu Ekonomi ini mengajak masyarakat untuk lebih banyak membaca selama berada di rumah.

“Di tengah pandemi ini aktivitas kita di luar ruangan sangat terbatas, sehingga menurut saya membaca adalah alternatif yang baik untuk mengatasi kebosanan selama berada di rumah,” ujarnya saat dihubungi About Cirebon, Jumat (29/5/2020).

Bagi Haryanto, membaca merupakan bagian dari rekreasi pikiran dan juga untuk menambah ilmu pengetahuan. Dengan membaca, bisa menambah wawasan kita.

BACA YUK:  Info Loker : Lima Rasa

Bahkan, dirinya mengajak kepada generasi muda untuk giat membaca, karena dengan membaca kita bisa meningkatkan kreatifitas dalam pikiran dan tindakan yang kita lakukan.

“Dengan membaca, kita dilatih untuk berpikir dan bertindak dengan sistematis dan tersusun,” ungkapnya.

Dirinya melihat bahwa, literasi di Kota Cirebon sudah cukup baik. Terbukti, dengan selalu ramainya toko-toko buku yang dikunjungi oleh masyarakat.

“Kalau saya liat literasi di Kota Cirebon sudah cukup baik, dengan banyaknya masyarakat yang mengunjungi toko buku. Namun, literasi di Kota Cirebon perlu lebih ditingkatkan lagi,” bebernya.

Untuk lebih meningkatkan minat baca masyarakat, kata Haryanto, perlu digalakkan kembali mulai dari tingkat sekolah sampai mahasiswa.

BACA YUK:  Lancôme Perkenalkan Idôle, Parfum Feminin Bagi Perempuan Modern dan Berdaya #Weareidoles

“Kalau untuk siswa dan mahasiswa mungkin motivasi dari guru dan dosen juga berpengaruh, seperti saya seorang mahasiswa S3 ilmu ekonomi di Universitas Borobudur, dosen saya selalu memotivasi mahasiswanya agar giat membaca,” katanya.

“Tidak harus berkaitan dengan materi kuliah, kita bisa membaca apa saja yang kita sukai, seperti majalah hobi, pertanian, teknologi, dan lain-lain,” tambahnya.

Selain itu, ketersediaan konten bacaan secara daring juga menurut Haryanto sangat berpengaruh terhadap minat baca masyarakat, apalagi sudah di era digital.

“Karena sekarang kan eranya sudah digital, masyarakat lebih suka membaca dan mencari informasi secara daring di internet,” tuturnya.

BACA YUK:  Resmi Beroperasi, Digital Operation Center ACC Dinamai “berijalan”

Haryanto yang pernah mengambil pendidikan S1 Fakultas Ekonomi di Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Jurusan Manajemen menyukai beraneka genre buku.

“Buku yang saya baca beraneka ragam, mulai dari buku tentang ilmu manajemen, ilmu ekonomi, ilmu psikologi, motivasi, pengembangan diri, sampai karya sastra seperti puisi,” ungkapnya.

Untuk meningkatkan minat baca di masyarakat, Haryanto berencana akan membuat program sosialisasi dengan sasaran ke sekolah-sekolah dan kampus.

“Jika mendapat respon yang positif dari teman-teman komunitas maupun instansi, saya ingin sekali sosialisasi penting dan asyiknya literasi ke sekolah-sekolah bahkan ke kampus-kampus,” tandasnya. (AC212)

(Dilihat: 9 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.