Minggu, 26 Januari 2020

Rutinitas Saweran Malam Jumat Kliwon di Masjid Jagabayan

Populer

Geger Penemuan Mayat Wanita Tanpa Busana di Jalan Wiratama Cirebon

Cirebon,- Mayat wanita tanpa busana ditemukan warga di Jalan Wiratama, Kecematana Kedawung, Kabupaten Cirebon, Minggu (19/1/2020) siang. Warga yang pertama...

NU-JEK Resmi Hadir di Kota Cirebon

Cirebon,- Kini warga Cirebon mempunyai pilihan lagi saat hendak menggunakan transportasi online. Pasalnya, di Kota Cirebon kini telah hadir...

Dua Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Jalan Raya Pantura Gebang

Cirebon,- Kecelakaan Lalulintas terjadi di Jalan Raya Pantura Gebang Kulon, tepatnya di depan SPBU Gebang Kulon, Desa Gebang Kulon,...

Asyiknya Berwisata di Grand Maerakaca Semarang

Semarang,- Waktu tempuh dari Cirebon ke Semarang semakin cepat, baik menggunakan kereta api maupun menggunakan kendaraan mobil yang memakan...

Miliki Keahlian Karate, Perampok Ini Minta Ampun Kepada Korban

Cirebon,- Seorang perampok menyatroni rumah anggota Polisi Polda Jawa Barat di Dusun I, Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon,...

Cirebon, – Masjid Jagabayan yang terletak di Jalan Karanggetas Kota Cirebon selalu lebih ramai pada Malam Jumat dengan banyaknya orang berkunjung untuk beribadah dan bersilaturahmi.

Nama Jagabayan atau pelindung mara bahaya diambil dari sosok Pangeran Jagabayan putra dari Patih Prabu Siliwangi. Sebelum diberi nama Jagabayan selepas masuk Islam, nama asli beliau yakni Pangeran Nalarasa.

Malam Jumat Kliwon merupakan malam sakral dalam arti yang didalamnya banyak dipanjatkan doa dengan, mencari berkah, berbagai keinginan seperti memiliki keturunan, mendirikan rumah, mendapat pekerjaan yang diinginkan dan lainnya.

Rutinitas saweran Malam Jumat Kliwon dilaksanakan pada selepas Salat Ashar diĀ  hari Kamis. Saweran ini mengandung arti memberi sedekah kepada pengemis yang sudah berjejer di area pintu masjid hingga di luar jalan.

Loading...

Masjid yang berdiri 600 tahun lebih ini, banyak dikunjungi warga baik pengunjung luar kota, pengunjung luar pulau bahkan lintas negara. Alkisah masjid ini pernah didatangi “bule” asal negara Ratu Elizabeth. Pada masanya bule itu usahanya sedang diambang kebangkrutan, sewaktu malam ia bermimpi didatangi sosok pria yang menyuruhnya untuk pergi ke ‘Jagabayan-Cirebon’. Tak lama ia pergi menuju indonesia dan membawa penerjemah untuk membantunya.

“Tidak ada yang bisa berkehendak di luar Allah, semua tetap pada kuasaNya. ” ujar Muhammad Fauzan, Juru Kuncen Masjid Jagabayan.

Pengunjung biasanya membawa minyak 1/4 kg dan kembang 7 rupa yang didalamnya berisi uang logam. Hal ini merupakan adat yang lama diterapkan oleh pengunjungnya. Selain itu banyak yang membawa dirigen untuk mengambil air sumur Jagabayan untuk acara tertentu semisal 7 bulanan.

Bangunan yang masih kuno dan terawat, tidak menghilangkan keaslian situs peninggalan sejarah ini.

“Hanya saja ada peluasan tempat untuk kaum muslimah yang merupakan rumah dari kakek buyut M. Fauzan yang diwakafkan untuk masjid Jagabayan.” tutupnya. (AC440)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Ulang Tahun ke-25, ACE Hadirkan Program 25 Years Anniversary di Seluruh Indonesia

Jakarta,- ACE, pusat kebutuhan rumah tangga dan gaya hidup terlengkap di Indonesia menyelenggarakan program 25 Years Anniversary yang berlangsung...

NU-JEK Resmi Hadir di Kota Cirebon

Cirebon,- Kini warga Cirebon mempunyai pilihan lagi saat hendak menggunakan transportasi online. Pasalnya, di Kota Cirebon kini telah hadir platform aplikasi terbaru yakni NU-JEK...

Vinotel Cirebon Optimis, Kunjungan Wisatawan di Tahun 2020 Meningkat

Cirebon,- Pelaku industri pariwisata di Kota Cirebon melihat prospek Cirebon kedepan masih cukup bagus. Apalagi ditunjang dengan akses jalan yang semakin mudah untuk ke...

Tekan Angka Malnutrisi, FFI Berikan Edukasi dan Sosialisasi Gizi #IndonesiaSIAP di Cirebon

Cirebon,- Frisian Flag Indonesia (FFI) sebagai produsen produk bernutrisi di Indonesia menggelar kegiatan edukasi dan sosialisasi gizi yang berlangsung di GOR Pesantren Kempek Cirebon,...

Akibat Hujan Disertai Angin, Rumah di Kejuden Cirebon Ambruk

Cirebon,- Akibat hujan disertai angin kencang, tiga rumah di Perumahan Taman Pelangi, Desa Kejuden, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, ambruk, Jumat (24/1/2020). Wakil Komandan Operasi Badan...

More Articles Like This