Rabu, 19 Januari 2022

Rusak Tanaman Padi, Petani di Kabupaten Cirebon Berburu Tikus

Populer

Situs Sumur Buah, Bukti Penyebaran Islam di Cirebon

Cirebon,- Cirebon merupakan salah satu kota yang amat kental nuansa Islamnya. Cirebon merupakan pula salah satu kota yang disinggahi...

Awal Tahun, Manulife Mulia Putri Agency Mulai dengan Peduli Dunia Pendidikan

Cirebon,- Awal tahun, Manulife Mulia Putri Agency menyalurkan bantuan berupa perlengkapan sekolah dan paket sembako. Bantuan itu diberikan kepada...

Tiga Prodi Memulai Kegiatan Perkuliahan di Kampus ITB Cirebon

Cirebon,-:Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH), telah memulai program multikampus sebagai wujud pengembangan institusi...

Polresta Cirebon Berkomitmen Menindak Tegas Geng Motor yang Meresahkan Masyarakat

Cirebon,- Seluruh jajaran Polresta Cirebon berkomitmen keras untuk pemberantasan geng motor di wilayah Kabupaten Cirebon. Hal ini dilakukan untuk...

TPID Kota Cirebon Akan Gelar Pasar Murah Pekan 18 – 20 Januari 2022

Cirebon,- Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon akan menggelar operasi pasar murah. Rencananya, operasi pasar murah akan berlangsung...

Cirebon,- Banyaknya hama tikus yang merusakan tanaman padi, puluhan petani di Blok Krapyak, Desa Panguragan Kulon, Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon resah dengan hama tikus yang menyerang tanaman padi yang baru ditanam.

Atas hal tersebut, para petani di desa tersebut melakukan Gropyok Tikus dengan bersama-sama. Ini sudah dilakukan para perani sejak sepekan lalu.

Sakuri, Ketua Kelompok Tani Krapyak, Desa Panguragan Kulon mengatakan gropyok tikus atau berburu tikus secara bersama-sama ini sudah dilakukan sejak sepekan lalu.

Loading...
BACA YUK:  Sumur Artesis, Solusi untuk Wilayah yang Sulit Akses Air Bersih di Kota Cirebon

“Disini, hama yang paling banyak adalah tikus. Ini harus dibasmi, karena kalau kita sudah tanam dan sekitar umur setengah bulan habis diserang hama tikus,” ujarnya, Kamis (16/1/2020).

Menurut Sakuri, hama tikus biasanya yang paling banyak muncul pada saat musim penghujan dibanding dengan musim kemarau.

“Kalau musim penghujan setiap tahun selalu banyak, dibanding pada saat musim kemarau. Tadi dapat tikus sekitar 50 ekor tikus dalam kurun waktu dua jam,” katanya.

Para petani berburu hama tikus.

Untuk memburu hama tikus, kata Sakuri, para petani memilik dua metode, dimana yang pertama sebelum turun ke sawah petani memasang umpan dari bulan November sampai Desember.

“Jadi, sebelum musim penghujan kita selalu pasang umpan,” jelasnya.

Kemudian metode yang kedua, tambah Sakuri yaitu dengan gropyok tikus atau berburu tikus. Metode ini akan terus berkelanjutan, karena lokasi yang banyak dan tikus juga masih banyak.

“Kemungkinan berburu tikus ini akan berlanjut sampai satu minggu kedepan atau sepuluh hari,” pungkasnya. (AC212)

BACA YUK:  Hari Pertama PTM 100 Persen, Forkopimda Kota Cirebon Monitoring Vaksinasi Usia 6-11 Tahun di SD
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Forum Pengada Layanan Apresiasi Atas Diresmikan RUU TPKS

Cirebon,- DPR RI resmi menetapkan Rancangan Undang-undang (RUU) TPKS (Tindak Pidana Kekerasan Seksual) yang menjadi inisiator DPR. Dengan diresmikan...

Satu Warga Ber-KTP Kota Cirebon Positif Omicron, Isolasi di Wisma Atlet Jakarta

Cirebon,- Satu warga Kota Cirebon dinyatakan positif COVID-19 varian Omicron. Namun, saat ini tengah menjalani isolasi di Wisma Atlet di Jakarta. Wali Kota Cirebon, Drs....

Dua Hari ke Depan Vaksinasi Anak di Kota Cirebon Tercapai

Cirebon,- Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol. Bariza Sulfi meninjau langsung vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kota Cirebon. Kegiatan vaksinasi dengan tema vaksinasi merdeka...

Pemkot Cirebon Targetkan Vaksin Anak Selesai Sebelum Akhir Januari 2022

Cirebon,- Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon meminta rumah sakit untuk melakukan kesiapsiagaan. Vaksinasi Covid-19 juga terus digenjot khususnya untuk anak...

More Articles Like This