Kamis, 27 Januari 2022

Rumah Zakat Bantu Supadmi Kembangkan Usaha

Populer

Bakso Rusuk Joss Sajikan Menu Fenomenal dan Tempat yang Nyaman

Cirebon,- Kamu pecinta bakso? Jangan ngaku pecinta bakso kalau kamu belum coba bakso yang unik, viral dan fenomenal ini,...

Ramaikan Wisata Kuliner, Kedai 1818 Buka Cabang Baru di Sinapeul Majalengka

Cirebon,- Setelah sukses membuka cabang di berbagai daerah, Crab 1818 kini membuka kembali di Majalengka, Sabtu (22/1/2022). Lokasinya berada...

Segera Beralih ke TV Digital, Berikut Rekomendasi Antena TV Digital Terbaik di Tahun 2022

Cirebon,- Berikut ini rekomendasi 12 antena TV digital agar dapat menikmati siaran TV digital. Namun untuk dapat menikmati siaran...

Deteksi Dini Semakin Krusial Cegah Progresivitas Glaukoma, Faktor Anatomis Turut Berpengaruh Memicu Glaukoma Primer Sudut Tertutup Kronis

Jakarta,– Nyaris tak memiliki gejala pada tahap awal, glaukoma berpotensi memberi impak yang lebih fatal: kebutaan permanen. Peningkatan tekanan...

Kerja Sama dengan Kodim 0620/Cirebon, Aston Cirebon Jalani Vaksin Booster COVID-19

Cirebon,- Aston Cirebon Hotel & Convention Center menggelar vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau booster untuk seluruh karyawan, Sabtu (22/1/2022)....

Cirebon, 13 Juli 2017,- Kasepuhan, Kec. Lemahwungkuk, Kota Cirebon adalah salah satu Desa Berdaya Rumah Zakat, selain pemberdayaan lingkungan, desa berdaya ini juga membutuhkan pemberdayaan dalam bidang ekonomi karena dikategorikan lemah dalam bidang ekonomi.

Hal itulah yang membuat Yusuf Hidayat, Fasilitator Desa Berdaya Kasepuhan menginisiasi program bantuan ekonomi untuk warga. Melalui bantuan ekonomi ini diharapkan warga dapat membangun wirausaha dan mengembangkan usahanya tersebut. Usaha yang dikembangkan oleh masyarakat beragam, mulai dari produksi susu murni, minuman instan, kuliner, menjahit, dan beragam usaha lainnya.

BACA YUK:  Sumur Artesis, Solusi untuk Wilayah yang Sulit Akses Air Bersih di Kota Cirebon

Bagi Yusuf, meningkatkan ekonomi warga tidaklah mudah. Banyak hal yang harus dihadapi terutama ketika berhadapan langsung dengan masyarakat. “Memberdayakan masyarakat dalam bidang ekonomi itu gampang-gampang susah,” ujar Yusuf. Hal itu, menurut Yusuf, dikarenakan setiap masyarakat memiliki kemauan dan semangat yang berbeda dalam mengembangkan usaha.

Loading...

Meski begitu, pemberdayaan ekonomi di Kel. Kasepuhan, Kec. Lemahwungkuk, Kota Cirebon bisa dikatakan cukup berhasil. Pasalnya, hingga saat ini sudah ada 35 penerima manfaat dalam pemberdayaan ekonomi Rumah Zakat. Meski semuanya belum mengalami pengembangan usaha secara signifikan, tetapi hampir setiap anggota binaan telah mengalami peningkatan pendapatan. Bahkan dari 35 orang tersebut, 17 diantaranya sudah termasuk dalam kategori mandiri.

“Target awal dari pemberdayaan ekonomi ini adalah meningkatnya pendapatan warga di wilayah Kasepuhan. Hal utama dari tercapainya target itu tentu saja dari kemauan dan semangat yang dimiliki oleh masing-masing orang untuk mengembangkan usaha miliknya,” ujar Yusuf.

“Alhamdulillah, setelah adanya bantuan dari Rumah Zakat, usaha saya semakin berkembang, pendapatan saya pun semakin besar setiap bulannya. Selain itu, saya juga sering dikunjungi oleh pihak Rumah Zakat. Sering diberi motivasi dan ditanya tentang perkembangan usaha saya,” ujar Sri, salah satu penerima manfaat yang tengah mengembangkan usaha menjahitnya. (rls)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Tayang Hari ini, Cast Film Ben & Jody Ngobrol Sore di Kota Cirebon

Cirebon,- Pemeran utama film Ben & Jody karya Angga Dwimas Sasingko di bawah rumah produksi Visinema Pictures menggelar acara...

Elevated Track Railway di Kota Cirebon Sedang Dikaji, Butuh Rp 5.6 Triliun Sepanjang 7 KM

Cirebon,- Wali Kota Cirebon sudah mengusulkan terkait perlintasan kereta api sebidang kepada Menko Marves, Menteri Perekonomian, dan juga Menteri Perhubungan pada 30 Desember 2021...

Kota Cirebon Diusulkan Dibangun Elevated Track Railway

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon mengikuti rapat virtual bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, PT KAI Daop 3 Cirebon serta Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian...

Sekda Kota Cirebon Imbau Untuk Menunda Perjalanan ke Daerah Episentrum

Cirebon,- Untuk mencegah penyebaran COVID-19 varian Omicron, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Agus Mulyadi meminta untuk menunda perjalanan keluar kota, terutama daerah episentrum. Saat...

More Articles Like This