Rabu, 21 Oktober 2020

RS Putera Bahagia Gelar CSR Berupa Pengobatan Gratis di Ciledug

Populer

Walikota Cirebon Menolak Wacana Perubahan Provinsi Jawa Barat Menjadi Provinsi Sunda

Cirebon,- Wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda mulai mencuat. Wacana tersebut muncul saat Kongres Sunda 2020...

Nakes RSD Gunung Jati Positif Covid-19, Ini Penjelasan Rumah Sakit

Cirebon,- Pihak Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati Kota Cirebon memberikan penjelasan terkait penutupan sementara sejumlah pelayanan.Penutupan sementara untuk...

Wahana Permainan di Goa Sunyaragi Dibakar Orang, Ini Kata Pengelola

Cirebon - Sebuah wahana permainan yang berada di area Taman Air Goa Sunyaragi (TAGS) dibakar, Rabu pukul 03.00 WIB,...

Promo Tiket Goa Sunyaragi, Diskon 50% Untuk KTP Kota/Kabupaten Cirebon

Cirebon - Kabar gembira bagi masyarakat yang ingin liburan akhir pekan ke Goa Sunyaragi Kota Cirebon.Goa Sunyaragi menawarkan diskon...

8 Petugas Positif Covid-19, RSD Gunung Jati Tutup Sementara Pelayanan

Cirebon,- Sehubungan dengan kegiatan pelacakan kontak erat para pegawai yang terpapar Covid-19, Rumah Sakit Daerah Gunung Jati (RSDGJ) Kota...

Cirebon, – Tim Rumah Sakit Putera Bahagia (RSPB) menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada warga yang terkena musibah banjir di desa Pasaleman, Ciledug, Minggu (4/3/2018). Berbagai bantuan diberikan seperti pengobatan gratis, dengan menghadirkan dokter ke lokasi tersebut.

Ketua Tim PKRS RS Putera Bahagia, dr. Dian Komala Lubis menyampaikan, pihaknya sangat prihatin dengan kejadian yang menimpa di Ciledug. Untuk itu, mengerahkan tim RSPB untuk terjun dan membantu masyarakat secara langsung.

BACA YUK:  Tambah Bangunan Pendopo, Warung Kopi Manis Kini Hadir Lebih Luas

“Saya bersama tim dari dokter, perawat, tim apoteker, humas, dan juga tim administrasi datang dan memberikan pengobatan gratis kepada warga. Bersyukur warga sangat antusias dengan kehadiran kami,” ungkapnya.

Loading...

Saat pengobatan gratis, awalnya ditargetkan hanya 200 peserta saja, namun dengan antusias yang sangat baik, peserta mencapai 300 orang. Kebanyakan dari mereka saat ini adalah terkena penyakit kulit akibat dari dampak air banjir.

Sebelumnya, pihak RSPB sudah melakukan survey terkait kebutuhan apa saja yang diperlukan oleh warga. Ternyata selain butuh pengobatan, warga juga membutuhkan alat-alat kebersihan untuk membersihkan kembali rumahnya. Juga, bagi anak-anak sangat membutuhkan alat-alat keperluan sekolah. Pihaknya pun memberikan bantuan tersebut sekaligus mengedukasi masyarakat tentang hidup sehat.

“Harapan kami semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat, masyarakat dapat hidup sehat dan terhindar dari penyakit,” tutupnya. (AC560)

BACA YUK:  Bupati Minta Dishub Cirebon Ciptakan Transportasi yang Aman, Nyaman dan Sehat
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bangkitkan Gairah Pariwisata di Cirebon, Warung Kopi Manis Kumpulkan Pelaku Pariwisata

Cirebon,- Dalam rangka membangkitkan gairah sektor Pariwisata dan Kuliner, Warung Kopi Manis (WKM) menggelar kegiatan ngobrol bersama Pelaku Pariwisata,...

Musim Gadu, Harga Gabah Kering di Cirebon Alami Kenaikan

Cirebon,- Panen Padi saat musim Gadu atau musim kemarau di Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon alami peningkatan saat musim hujan.Ketua Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Panguragan...

Tradisi Maulud di Keraton Kasepuhan Tetap Dilaksanakan, Namun Tidak Ada Undangan

Cirebon,- Jelang Maulud Nabi Muhammad SAW di tengah Pandemi Covid-19, Keraton Kasepuhan Cirebon tetap menggelar berbagai tradisi. Namun, tradisi tersebut tidak mengundang kerumunan.Menurut Direktur...

Kubur Dendam dan Benci, Demi Damai di Kota Wali

Cirebon,- Aremania dan Bonek. Siapa yang tak tahu rivalitas kedua suporter besar di Indonesia. Bentrokan sering terjadi antara Aremania dan Bonek. Februari lalu, kedua...

More Articles Like This