Jumat, 14 Agustus 2020

RS Putera Bahagia Gelar CSR Berupa Pengobatan Gratis di Ciledug

Populer

Inilah Tambahan 16 Kasus Baru Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon bertambah 16 kasus baru. Penambahan baru tersebut merupakan kasus ke-79 sampai...

8 Orang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Tol Cipali

Cirebon,- Delapan orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Tol Cikopo - Palimanan (Cipali) KM 184.300, Senin...

Budidaya Ikan Dalam Ember Semakin Diminati di Tengah Pandemi⁣

Cirebon,- Budidaya ikan lele dan ikan patin merupakan salah satu peluang usaha dengan keuntungan yang sangat menggiurkan. Bahkan, untuk...

Sentosa Live Seafood Market Hadir di Kota Cirebon

Cirebon,- Sentosa Live Seafood Market by Kharisma hadir di Kota Cirebon. Restoran Seafood hidup pertama di Kota Cirebon ini...

Kasus Konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Cirebon Tembus 106 Kasus ⁣

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon kembali bertambah 6 kasus. Sehingga, kasus terkonfirmasi sampai hari ini, Rabu...

Cirebon, – Tim Rumah Sakit Putera Bahagia (RSPB) menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada warga yang terkena musibah banjir di desa Pasaleman, Ciledug, Minggu (4/3/2018). Berbagai bantuan diberikan seperti pengobatan gratis, dengan menghadirkan dokter ke lokasi tersebut.

Ketua Tim PKRS RS Putera Bahagia, dr. Dian Komala Lubis menyampaikan, pihaknya sangat prihatin dengan kejadian yang menimpa di Ciledug. Untuk itu, mengerahkan tim RSPB untuk terjun dan membantu masyarakat secara langsung.

“Saya bersama tim dari dokter, perawat, tim apoteker, humas, dan juga tim administrasi datang dan memberikan pengobatan gratis kepada warga. Bersyukur warga sangat antusias dengan kehadiran kami,” ungkapnya.

Loading...

Saat pengobatan gratis, awalnya ditargetkan hanya 200 peserta saja, namun dengan antusias yang sangat baik, peserta mencapai 300 orang. Kebanyakan dari mereka saat ini adalah terkena penyakit kulit akibat dari dampak air banjir.

Sebelumnya, pihak RSPB sudah melakukan survey terkait kebutuhan apa saja yang diperlukan oleh warga. Ternyata selain butuh pengobatan, warga juga membutuhkan alat-alat kebersihan untuk membersihkan kembali rumahnya. Juga, bagi anak-anak sangat membutuhkan alat-alat keperluan sekolah. Pihaknya pun memberikan bantuan tersebut sekaligus mengedukasi masyarakat tentang hidup sehat.

“Harapan kami semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat, masyarakat dapat hidup sehat dan terhindar dari penyakit,” tutupnya. (AC560)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bupati Cirebon: Minta Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan

Cirebon,- Terus melonjaknya jumlah warga yang terkonfirmasi positif covid-19, membuat pemerintah pusat menekankan kepada pemerintah daerah, untuk tegas dalam...

Mobil Mikrobus yang Terlibat Kecelakaan di Tol Cipali Tidak Laik Jalan

Cirebon,- Mobil Mikrobus Elf yang terlibat kecelakaan lalu lintas di Tol Cipali KM 184.300 yang mengakibatkan 8 orang meninggal dunia tersebut tidak laik jalan.Berdasarkan...

Sopir Elf Ditetapkan sebagai Tersangka Kecelakaan Lalu Lintas di Tol Cipali ⁣

Cirebon,- Penanganan kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Tol Cipali KM 184.300 pada hari Senin (10/8) lalu, Satlantas Polresta Cirebon sudah menetapkan satu...

42 Orang Sembuh Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon kembali bertambah dua kasus. Sehingga, total keseluruhan sampai tanggal 13 Agustus 2020 mencapai 108 kasus terkonfirmasi.Dari...

Grab Cirebon Sosialisasi Layanan Grab Protect dari Kantor ke Kantor

Cirebon,- Di tengah pandemi, Grab terus melakukan inovasi-inovasi untuk meningkatkan kenyamanan bagi para pelanggan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.Seperti yang dilakukan Grab Cirebon dengan...

More Articles Like This