Sabtu, 24 Oktober 2020

RM Abah Wardja Wedangan 90an Hadir dengan Konsep Djadul

Populer

39 Nakes Positif Covid-19, Layanan di RSD Gunung Jati Tutup Selama 6 Hari

Cirebon,- Rumah Sakis Daerah (RSD) Gunung Jati Cirebon kembali menutup sementara pelayanan mulai tanggal 22 sampai 27 Oktober 2020. Sebelumnya,...

Bupati Cirebon Bolehkan Belajar Tatap Muka Bagi Kecamatan Zona Hijau

Cirebon,- Beberapa sekolah di Kabupaten Cirebon mulai memberlakukan belajar tatap muka. Bupati Cirebon, Drs. H. Imron meminta tetap menjaga...

Nakes RSD Gunung Jati Positif Covid-19, Ini Penjelasan Rumah Sakit

Cirebon,- Pihak Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati Kota Cirebon memberikan penjelasan terkait penutupan sementara sejumlah pelayanan. Penutupan sementara untuk...

Indonesia Fortuner Community Gelar Bakti Sosial di Objek Wisata Telaga Biru

Kuningan,- Indonesia Fortuner Community (IFC) menggelar bakti sosial dengan memberikan bantuan sembako untuk warga Desa Kaduela Kecamatan Pasawahan Kabupaten...

Siswa MANU Putra Buntet Cirebon Lolos Parlemen Remaja DPR RI

Cirebon,- Siswa kelas XII Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama (MANU) Putra Buntet Pesantren Cirebon, Alif Luqman Jayadi (18) lolos menjadi...

Cirebon,- Dengan konsep kayu dan interior lawas, rumah makan dengan menu tradisional hadir untuk para pecinta kuliner Cirebon.

Bertempat di Jalan Ir. Soekarno, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, rumah makan ini bernama RM Abah Wardja (Warung Djadul) Wedangan 90an.

H. Heru  selaku Owner RM Abah Wardja mengatakan warung ini diberi nama Wardja, Wardja adalah Warung Djadul atau nama lengkapnya RM Abah Wardja Wedangan 90.

Loading...
BACA YUK:  Inilah Kriteria Pasien yang Berhak Isolasi Mandiri di Hotel

“Sesuai dengan namanya, konsep yang diusung Warung Djadul ini yakni jaman dulu, berlokasi tepat di pinggir sawah dan bernuansa serba kayu,” ujar H. Heru kepada About Cirebon, Senin (28/9/2020).

RM Abah Wardja ini, menurut H. Heru, menyasar kepada semua kalangan, dengan harga yang sangat terjangkau.

“Intinya tempat ini untuk semua kalangan. Jadi, orang yang bosan dengan suasana perkotaan bisa menikmati udara sejuk pada pagi hingga malam hari,” ungkapnya.

Menu yang ditawarkan, menurut H. Heru, yaitu menu-menu tradisional seperti sayur kacang merah, sayur asem, sambal, ampas kecap (tauco), dan aneka wedangan.

“Tempat ini identiknya dengan wedangan bukan kopi. Ada wedang jahe, ronde, uwuh, bajigur, dan beraneka ragam cemilan rebusan ,” terangnya.

“Untuk menu rebusan, ada rebusan boled, singkong, dan juga pisang,” tambahnya.

RM Abah Wardja yang akan melakukan Grand Opening pada Jumat, 2 Oktober 2020, pada jam 15.30 dan selepas Grand Opening dibuka untuk umum.

Herudin berharap, dengan dibukanya RM Abah Wardja bisa membuka rejeki kepada warga sekitar untuk bekerja disini, khususnya untuk warga Desa Kecomberan.

Sementara itu Kuwu Kecomberan dan Camat Talun sangat mendukung Wardja ini karena bisa meningkatkan kunjungan ke daerah Talun dengan wisata religinya dan kulinernya.

BACA YUK:  Bupati Minta Aparat dan MUI Dilibatkan Dalam Penanganan Jenazah Covid-19

Disamping itu, keberadaan Wardja bisa menciptakan lapangan kerja di sekitar daerah Kecomberan. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Warga Cirebon Budidaya Ikan Cupang Hingga Dijual ke Luar Negeri

Cirebon,- Budidaya ikan cupang kini semakin diminati di Indonesia. Pasalnya, bisnis ikan cupang ini sangat menjanjikan omset hingga ratusan...

Daop 3 Cirebon Mencatat Kenaikan Penumpang Sebesar 3 Persen di Bulan Oktober

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon mencatat ada kenaikan volume penumpang sebesar 3 persen pada bulan Oktober 2020. Manager Humas...

Libur Panjang Maulid Nabi, 53 Perjalanan KA Jarak Jauh Melintas di Daop 3 Cirebon

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan mengoperasikan sebanyak 53 perjalanan kereta api jarak jauh pada libur cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW pekan...

Bupati Cirebon Bolehkan Belajar Tatap Muka Bagi Kecamatan Zona Hijau

Cirebon,- Beberapa sekolah di Kabupaten Cirebon mulai memberlakukan belajar tatap muka. Bupati Cirebon, Drs. H. Imron meminta tetap menjaga protokol kesehatan Covid-19. Menurut Imron, untuk...

More Articles Like This