Minggu, 17 Oktober 2021

Rindu Siswa Belajar di Sekolah

Populer

750 Tanaman Bonsai Nasional Dipamerkan di Cirebon

Cirebon,- Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Cirebon menggelar Pameran Bonsai Nasional dan Exibisi Adenium hingga 12 Oktober 2021....

Selama Pandemi COVID-19, Pecinta Bonsai di Tanah Air Meningkat 40 Persen

Cirebon,- Selama Pandemi COVID-19 banyak masyarakat memiliki waktu luang untuk beraktivitas dan menyalurkan hobi. Seperti halnya pecinta tanaman hias...

Kirab Merah Putih dari Balai Kota Cirebon Menuju Astana Gunung Jati

Cirebon,- Kirab Merah Putih dalam rangka HUT ke-76 TNI, membawa bendera pusaka dari Balai Kota Cirebon menuju Astana Gunung...

Tiga Atlet Asal Kota Cirebon Raih Medali di PON XX Papua

Cirebon,- Sebanyak 17 atlet asal Kota Cirebon memperkuat kontingen Jawa Barat dalam PON XX 2021 Papua. Dari 17 atlet...

Bangun Bisnis Industri Rumahan, Pasangan Suami Istri Ini Raup Omset Ratusan Juta Rupiah

Cirebon,- Pandemi COVID-19 sangat berpengaruh terhadap penjualan para pelaku bisnis hingga UMKM. Namun, pandemi ini tidak berpengaruh terhadap usaha...

Cirebon,- Pandemi covid-19, berdampak pada sistem pendidikan di dunia. Termasuk di Cirebon, semua sekolah saat ini dilakukan dengan sistem daring, tidak ada siswa yang berangkat menuju sekolah seperti dulu lagi.

Sudah hampir satu tahun ini, antara guru dan siswa terhalang jarak saat menyampaikan materi. Tentu saja hal ini menimbulkan kerinduan tersendiri bagi Kepala Kinderfield School, Intani Prajaswari, S.IP, M.Pd,. Dia berharap pandemi segera berakhir agar suasana sekolah kembali hidup seperti sebelum-sebelumnya.

“Wah kami semua disini, kompenen sekolah seperti kepala sekolah, guru-guru, staff admin, bahkan OB, OG, Security, driver kangen sekali ketemu siswa. Dan hampir satu tahun sekolah sepi, prihatin sekali dengan keadaan ini juga. Tetapi kita harus tetap semangat dan memberikan pengertian ke siswa walaupun tidak ketemu langsung, siswa masih bisa belajar sama gurunya meski hanya lewat layar monitor,” jelas Intani kepada About Cirebon, Senin (25/1/2021).

Loading...

Kinderfield sudah menyiapkan beberapa skenario untuk pembelajaran yang efektif baik itu sistem daring maupun tatap muka. Sekolah ini juga sudah menyiapkan serangkaian protokol kesehatan pencegahan Covid-19 apabila sudah diperbolehkan tatap muka sebelum semester 2 tahun ajaran 2020-2021. Tapi tentunya, mengikuti semua aturan yang ada dari pemerintah di bawah bimbingan Dinas Pendidikan Kota Cirebon, dan juga memberikan survey kepada orang tua mengenai kesiapan belajar tatap muka.

BACA YUK:  Ribuan Personel Gabungan Siap Amankan Pilwu Serentak di Kabupaten Cirebon

Hal ini diperlukan supaya sekolah dan orang-orangtua selalu menjalin komunikasi positif dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Di semester 2 ini pun, Kinderfield School masih melaksanakan pembelajaran jarak jauh alias daring.

Meski sistem daring, Kinderfield School tetap menerapkan sistem belajar secara terstruktur seperti Kegaiatan Belajar Mengajar (KBM) biasa, hanya posisi anak-anak ada di rumah. Dari mulai persiapan pembelajaran, proses dan hasil belajar sudah sedemikian rupa disusun. Tentunya Intani mengaku dengan semangat guru-guru yang bekerja dan mengajar dengan penuh cinta.

BACA YUK:  RAPBD Kota Cirebon Tahun 2022 Direncanakan Sebesar Rp 1,3 triliun

“Itu yang paling utama, well being guru-guru juga selalu diperhatikan karena merupakan tantangan besar, mengajar siswa melalui layar monitor. Alhamdulillah, saya bangga mempunyai guru-guru yang bekerja dari hati. Siswa pun begitu, saya sangat mengapresiasi orang tua yang ikut dalam proses ini, salah satu contoh kedispilinan tetap dilakukan misal dengan siswa itu harus menggunakan seragam setiap hari sesuai jadwal belajar,” jelasnya.

Kemudian untuk material yang akan dibutuhkan selama 1 term (3 bulan) diberikan juga supaya KBM lebih efektif. Sementara itu, antisipasi keadaan ini pihaknya mencari solusi, seperti mengadakan home visit sesuai dengan kebutuhan. Terutama untuk kelas playgroup.

Kemudian guru juga sering memberikan tambahan belajar untuk orangtua yang benar-benar sibuk. Misalnya dengan memberikan rekaman belajar dan tidak segan berkomunikasi terus dengan orangtua atau wali siswa melalui whatsapp dan lainnya.

“Kita membantu sesuai dengan kondisi rumah masing-masing yang tentunya sangat beragam. Tapi ya inilah, karena pandemi semua harus sama-sama memahami keadaaan, harus dihadapi dan diantisipasi, karena kita ga ada yang siap sebelumnya, dan belum pernah mengalami ini sebelumnya,” jelasnya.

Intani menilai pembelajaran daring adalah pembelajaran yang bisa menjadi solusi untuk masa pandemi ini. Walaupun tentunya sulit menyebutkan kalau secara daring benar-benar efektif. Karena ada beberapa aspek yang tidak didapatkan oleh siswa ketika pembelajaran secara face-to face.

Guru dan siswa sangat berkurang interaksinya, dan siswa juga kurang mendapatkan sosialisasi. Tetapi pihaknya juga tetap melaksanakan kegiatan di luar akademik seperti perayaan walaupun tetap secara virtual seperti Peringatan 17 Agustus (Upacara Bendera), Diversity Day, Charity Day, Virtual Field Trip, virtual perayaan natal untuk siswa Kristen dan Katholik juga Championship yaitu perlombaan akademik dan non akademik antar siswa Kinderfield seluruh Indonesia.

BACA YUK:  Belum Terima Kunjungan, Pinjam Buku di Perpustakaan Kota Cirebon Bisa Lewat Online
BACA YUK:  Tiga Atlet Asal Kota Cirebon Raih Medali di PON XX Papua

Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dengan menonton di RCTV juga dianjurkan oleh guru untuk menambah wawasan dan pengetahuan serta sebagai bahan referensi siswa. Bahkan beberapa guru Kinderfield juga menjadi guru model dalam program PJJ yang diadakan Dinas Pendidikan Kota Cirebon tersebut.

“Berharap tentunya pandemi ini segera berakhir sehingga semua anak bisa kembali ke bangku sekolah dan belajar di sekolah bertemu guru dan teman-temannya. Karena bagaimanapun juga selain akademik, pertumbuhan dan perkembangan anak harus bisa seimbang secara holistik, salahsatunya ada sosialisasi, pembentukan karakter, dan lainnya,” pungkasnya. (AC560)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

2 Kota Sekaligus! FIFGroup Fest Beri Kejuatan Promo di Samarinda dan Balikpapan

Samarinda,- FIFGROUP FEST kembali hadirkan event promo pertamanya di bulan Oktober dengan menyambangi 2 kota sekaligus, yaitu Kota Samarinda...

Sampaikan Aspirasi, Warga Cucimanah Kota Cirebon Dapat Bantuan Kursi Roda dan Tongkat

Cirebon,- Ketua DPRD Kota Cirebon, Affiati memberikan bantuan kursi roda dan tongkat kepada warga Cucimanah Kelurahan Jagasatru, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, Sabtu (16/10/2021). Bantuan...

Tingkatkan Moderasi Beragama, Puslitbang Bimas Agama Kementerian Agama RI Gelar Halaqah Nasional di Cirebon

Cirebon,- Puslitbang Bimas Agama Kementerian Agama (Kemenag) RI bekerja sama dengan Yayasan Lentera Muda Indonesia dan GP Ansor Kabupaten Cirebon menggelar Halaqah Nasional, Deklarasi,...

Warga RW 04 Surapandan Keluhkan Infrastruktur ke Wakil Ketua DPRD

Cirebon,- Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, M. Handarujati Kalamullah S.Sos melakukan kegiatan reses di RW 04 Surapandan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jumat (15/10/2021). Kegiatan reses...

More Articles Like This