Minggu, 17 Januari 2021

Ridwan Kamil Dorong Kepala Daerah Lakukan Tes Swab Mininal 1% Jumlah Penduduk

Populer

Sensasi Makan Durian Montong Petik Langsung dari Pohon di Kopi Montong

Cirebon,- Berada di ketinggian 150 meter di atas permukaan laut (MDPL), agrowisata durian Kopi Montong yang berlokasi di Sindang...

Beli Saporete Coffee, 10% Keuntungannya Untuk Membantu Anak Yatim⁣

Cirebon - Anda penikmat kopi? Bisa cicipi Saporete Coffee yang hadir dalam berbagai varian rasa. Membeli kopi berarti anda...

Paddi Cafe & Bistro, Tempat Ngopi Modern dengan Suasana Pinggir Sawah

⁣ Cirebon,- Mengusung konsep modern minimalis, Paddi Cafe & Bistro hadir meramaikan wisata kuliner di Jalan Ir. Soekarno, Desa Kecomberan,...

Inilah Tempat Wisata Kuliner di Talun Kabupaten Cirebon dengan Suasana Persawahan ⁣

Cirebon,- Kawasan Jalan Ir. Soekarno, Desa Kecomberan dan desa Sarwadadi Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon kini sudah menjadi tempat tujuan...

Bartemu Padukan Konsep Coffee Shop dan Barbershop ⁣

Cirebon,- Bartemu Coffee & Barber yang berada di Jalan Slamet Riyadi (Krucuk), Kota Cirebon mengusung konsep life style. Di...

Cirebon,- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan rapat gugus tugas bersama Kepala Daerah di Kota Cirebon, Rabu, (5/8/2020).

Dalam rapat tersebut, pihaknya mendorong kepada kepala daerah untuk gencar melakukan pemeriksaan swab, minimal satu persen dari jumlah penduduk.

“Ada dua hal yang saya arahkan, untuk di Cirebon ini pengetesan swab terus ditingkatkan, minimal satu persen dari jumlah penduduk,” ujarnya kepada awak media.

Loading...
BACA YUK:  3Second Family Store Hadir di Kota Cirebon dengan Konsep Baru

Menurut Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil bahwa pengetesan Swab pasien ODP (Orang Dalam Pemantauan), PDP (Pasien Dalam Pengawasan) dalam istilah lama masih banyak yang belum di tes swab.

“Untuk pasien ODP, PDP dalam istilah lama, masih banyak yang belum dites swab, itu harus diselesaikan terlebih dahulu,” katanya.

Kemudian, tambah Kang Emil, setiap satu kasus harus minimal ada 20 orang yang dicari close kontaknya dan rasio itu masih belum. Dari satu kasus cuma dua tiga, hanya keluarga terdekat, padahal harus 20 teorinya.

“Itulah yang sedang kita kejar, kalau itu dilakukan oleh Kabupaten/ Kota harusnya lebih baik,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kang Emil berpesan kepada orang-orang Cirebon agar berhati-hati, karena banyak orang impor yang masuk ke Cirebon karena perjalanan ke zona merah.

“Kepada orang-orang Cirebon agar berhati-hati, banyak orang yang masuk ke Cirebon karena perjalan dari daerah zona merah,” pesannya.

Sementara itu, untuk pendidikan sudah boleh dibuka di zona hijau dengan syarat sekolahnya melakukan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat. Sehingga, lama-lama akhirnya bisa melakukan.

Sekolah, kata Kang Emil, akan dimulai dari tingkat SMA, SMK, MA terlebih dahulu, baru SMP, SD dan seterusnya.

“Karena sudah banyak sekali informasi dari orang tua yang komplain karena tidak memiliki kuota, handphone dan lain sebaginya. Maka kita ijinkan dengan tingkat kewaspadaan,” tandasnya. (AC212)

BACA YUK:  Dua BUMDes di Kabupaten Cirebon Terapkan Transaksi Non Tunai
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Dapur Kampung Kuliner Tawarkan Menu Enak Tapi Murah, Spesial Lele Bakar Kacang

Cirebon,- Berbicara tentang kuliner memang tidak ada habisnya. Apalagi Cirebon menjadi salah satu Kota dengan beraneka ragam kuliner. Banyak rumah...

Begini Cara Polwan Polresta Cirebon Sosialisasikan PPKM⁣

Cirebon,- Polwan Polresta Cirebon memberikan sosialisasi Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kepada pengguna jalan yang melintas di simpang empat Pasar Sumber dan Pos Penyekatan...

Inilah Tempat Wisata Kuliner di Talun Kabupaten Cirebon dengan Suasana Persawahan ⁣

Cirebon,- Kawasan Jalan Ir. Soekarno, Desa Kecomberan dan desa Sarwadadi Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon kini sudah menjadi tempat tujuan wisata kuliner.⁣ ⁣ Kawasan dengan hamparan sawah...

Bupati Cirebon Minta Semua Pihak Ikuti Aturan Selama PPKM

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kabupaten Cirebon melaksanakan monitoring dan evaluasi dalam rangka penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Jumat...

More Articles Like This