Rabu, 14 April 2021

Resmikan Masjid Cipularang, Mandiri Syariah dan Nasabah Persembahkan Masterpiece untuk Umat

Populer

Di Depan Toko Karomah Anak, Para Pedagang Kecil itu Berjuang Melawan Pandemi⁣⁣

⁣Cirebon,- Jam hampir menunjukkan pukul 10.00 pagi, laki-laki separuh baya itu tampak bergegas mendorong gerobak Es Cendol Bandung menuju...

Alun-Alun Kejaksan Cirebon Baru Soft Opening, ini Fasilitasnya

Cirebon,- Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon dan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Cirebon resmi diluncurkan, Senin (12/4/2021). Soft launching tersebut...

Berawal dari Marketing Hotel, Rintis Usaha Baru di Bidang Kuliner⁣

Cirebon,- Mengawali usaha dari nol merupakan suatu tantangan tersendiri bagi Siti Mutmainah . Setelah bertahun-tahun lamanya berkarir di dunia...

Aston Cirebon Hotel Kembali Hadirkan Kampoeng Ramadhan

Cirebon,- Setelah tahun lalu tidak menghadirkan Kampoeng Ramadhan, tahun ini Aston Cirebon Hotel & Convention Center kembali menghadirkan Kampoeng...

Selama Dua Minggu, Naik BRT Trans Cirebon Gratis

Cirebon,- Bus Rapid Transit (BRT) Trans Cirebon resmi diluncurkan bersamaan dengan Soft Opening Alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon, Senin (12/4/2021). Selama...

Jakarta,- PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) meresmikan Masjid Mandiri Syariah Cipularang yang berlokasi di Rest Area KM. 88 tepatnya ruas Tol Purwakarta – Bandung -Padaleunyi (Purbaleunyi) arah Bandung.

Masjid ini merupakan masjid ke-5 yang dibangun Mandiri Syariah bersama-sama dengan nasabah setelah sebelumnya membangun Masjid Cipali, Merapi, Bromo dan Baduy.

Direktur Finance, Strategy and Treasury Mandiri Syariah, Ade Cahyo Nugroho mengatakan Masjid Mandiri Syariah Cipularang merupakan salah satu perwujudan komitmen Mandiri Syariah dalam memberikan manfaat kepada masyarakat sekaligus bentuk rasa syukur atas pencapaian Mandiri Syariah hingga saat ini.

Loading...

Berbeda dengan masjid-masjid Mandiri Syariah sebelumnya, proses pembangunan Masjid Cipularang merupakan hasil kolaborasi antara Mandiri Syariah dan nasabah serta wakaf dari masyarakat umum.

Pembangunan masjid menghabiskan biaya lebih dari Rp10 miliar, dengan rincian 36 persen berasal dari wakaf nasabah dan masyarakat dan 64 persen berasal dari wakaf pegawai Mandiri Syariah dan Perusahaan.

“Alhamdulillah, kami bersyukur dan mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya atas kolaborasi, kepercayaan dan amanah nasabah serta masyarakat,” ujar Cahyo dalam keterangan yang diterima About Cirebon, Jumat (18/12/2020).

Cahyo mengucapkan terima kasih untuk kontribusi pegawai Mandiri Syariah di seluruh Indonesia. Insya Allah, masjid ini adalah masterpiece kita bersama, persembahan dari umat untuk umat.

Masjid yang dibangun selama kurang lebih lima bulan ini, ditujukan untuk mengakomodir kebutuhan beribadah masyarakat ditengah perjalanan menuju Bandung, Garut, Tasikmalaya dan kota-kota lain di sepanjang Jalur Selatan.

BACA YUK:  Berawal dari Marketing Hotel, Rintis Usaha Baru di Bidang Kuliner⁣

Berdasarkan data Jasa Marga, jumlah rata-rata kendaraan yang melintas di ruas tol Jakarta-Cipularang mencapai kurang lebih 40 ribu setiap harinya.

Masjid berdiri di atas lahan seluas 2.500 meter persegi, desain bangunan seluas 21 m x 21 m ini menggunakan konsep modern namun tetap mengusung kearifan lokal, melalui penggunaan batu bata terracotta yang berasal dari Majalengka.

BACA YUK:  Carissa Wakili Cirebon di Ajang Pemilihan Puteri Cilik Jawa Barat⁣ ⁣

Tampilan Masjid yang eye catching, berkarakter kuat dan unik akan langsung tampak saat memasuki rest area KM 88 yang dikelola oleh PT Jasa Marga ini.

Kapasitas masjid ini dapat menampung total 1,300 jamaah di lantai 1, lantai 2 dan selasar. Masjid juga dilengkapi fasilitas wudhu pria dan wanita, kantor sekretariat, children playground, ATM Center, taman dan area hijau yang beberapa waktu lalu telah dilakukan penanam pohon oleh Mandiri Syariah.

Untuk menciptakan kenyamanan jamaah saat tengah sholat, selain ruang utama yang menggunakan air conditioning (ac), seluruh ruangan masjid mempunyai konsep sirkulasi udara open flow, konsep udara terbuka ini sangat relevan di situasi pandemi saat ini.

Demi menjaga kesehatan jamaah di tengah pandemi, Mandiri Syariah menjalankan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 termasuk meminta jamaah untuk membawa dan menggunakan peralatan sholat (mukena dan sajadah) milik pribadi masing-masing, memeriksa suhu tubuh jamaah, mengatur jumlah jamaah di dalam area masjid, memperpendek durasi khutbah Jum’at, menyelenggarakan tausyiah online, dan lain-lain.

Untuk operasional dan kegiatan ibadah, Mandiri Syariah juga telah membentuk manajemen pengelolaan dan pemeliharaan masjid atau Dewan Kemakmuran Masjid termasuk marbot, muadzin, tenaga kebersihan, tenaga keamanan, dan lainnya.

“Kami berharap Masjid ini tidak hanya memberikan kemudahan namun juga kenyamanan saat beribadah. Kami juga berharap masjid tidak sekedar menjadi tempat ibadah namun juga berfungsi sebagai pusat pemberdayaan ekonomi,” harapnya.

Untuk itu, kata Cahyo, ke depan pihaknya akan bersinergi dengan pedagang dan pengusaha di lingkungan sekitar masjid melalui penyediaan produk layanan berbasis syariah seperti metode pembayaran QRIS dan lainnya.

Direktur Distribution and Sales Mandiri Syariah, Anton Sukarna menjelaskan dalam menjalankan bisnis Bank, Mandiri Syariah tidak hanya bertujuan mencari profit semata namun berupaya untuk dapat memberikan kontribusi bagi umat dan negeri.

BACA YUK:  Berawal dari Marketing Hotel, Rintis Usaha Baru di Bidang Kuliner⁣
BACA YUK:  Carissa Wakili Cirebon di Ajang Pemilihan Puteri Cilik Jawa Barat⁣ ⁣

Masjid ini bagian dari implementasi program Sustainable Finance Perusahaan dalam menyediakan sarana ibadah masyarakat selain program lainnya seperti program renovasi masjid atau mushola, program pengadaan Mobil Mushola, program pemberdayaan masyarakat (desa berdaya di Lampung, Purbalingga dan Trenggalek), program pendidikan (Islamic Sociopreneur Development Program, beasiswa reguler, dukungan pembangunan sekolah, dll), program bantuan kebencanaan termasuk penanganan Covid-19, program fasilitas kesehatan (mobil ambulans, klinik gigi), program ketahanan pangan (Mobile Warteg, ATM Beras).

Sekali lagi, kata Anton, kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan loyalitas seluruh nasabah dan dukungan seluruh masyarakat Indonesia kepada Mandiri Syariah hingga saat ini.

“Semoga keberadaan masjid ini dapat memberi manfaat untuk umat. Kami juga optimis dengan adanya rencana penggabungan bank syariah Himbara, insya Allah manfaat bagi masyarakat dan negeri akan jauh lebih besar ke depannya,” tutup Anton. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Selama Ramadan, Hotel Santika Cirebon Hadirkan Program Pawon Ramadan

Cirebon,- Bulan suci Ramadan kembali menyapa kaum muslim di seluruh dunia, Hotel Santika Cirebon pun tak ketinggalan untuk menyemarakkan...

RAFI 2021, Telkomsel Pastikan Kualitas Jaringan dan Layanan Prima di 554 POI

Jakarta,- Sepanjang Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 1442 H, Telkomsel pastikan kualitas jaringan dan layanan yang prima. Kesiapan tersebut diwujudkan dengan secara konsisten dan...

Sambut Ramadan, Insan Perhotelan di Cirebon Lakukan Bersih-bersih Masjid

Cirebon,- Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) dan Perhimpunan Hotel & Restaurant Indonesia (PHRI) Cirebon bersama dengan ACT melakukan kegiatan ‘Bersih-bersih Masjid’. Program ini...

Konsisten dan Semangat Jalani Usaha akan Membuahkan Hasil⁣

Cirebon,- Menjadi pengusaha adalah jalan yang ditempuh oleh pasangan Mila Wijayanti dan Syahrizal Rizal. Keduanya memiliki berbagai usaha, mulai dari rental mobil, durian gembol,...

More Articles Like This