Reses Masa Persidangan II Tahun 2022, Ahmad Syauqi Dapat Aspirasi dari Warga RW 02 Kacirebonan

Cirebon,- Anggota DPRD Kota Cirebon Fraksi PKB, Ahmad Syauqi menyerap aspirasi melalui reses masa persidangan II Tahun 2022. Berbagai aspirasi disampaikan warga RW 02 Kacirebonan, Kelurahan Pulasaren, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, Selasa (23/8/2022).

Salah satu aspirasi yang disampaikan oleh Ketua RW 02 Kacirebonan yaitu menginginkan adanya tanaman di setiap sudut RW 02 Kacirebonan. Sehingga, pihaknya bisa menargetkan RW 02 Kacirebonan menjadi lingkungan yang hijau.

“Kami ingin setiap sudut RW 02 Kacirebonan ada banyak tanaman. Dengan banyaknya tanaman, maka kenyamanan warga dan kebersihan lingkungan akan terjaga,” ujar Camelia, Ketua RW 02 Kacirebonan.

BACA YUK:  Jabar Juara Umum Teknologi Tepat Guna XXIII

Di RW 02 Kacirebonan, lanjut Camelia, terus menggaungkan kebersihan lingkungan. Dengan begitu, bisa terwujudnya Cirebon Hijau, Rindang, dan bersih.

“Saat ini sebagian besar warga di RW 02 Kacirebonan sudah melakukan penghijauan dengan menanam tanaman di halaman rumah masing- masing,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya menyampaikan permintaan untuk bantuan agar bisa terwujudnya Cirebon Hijau di RW 02 Kacirebonan. Selain Cirebon Hijau, Camelia juga meminta untuk jalan di RW 02 diganti dengan paving block.

“Kami juga minta kepada Pak Dewan untuk mengganti jalan aspal dengan Paving Block. Supaya, saat hujan bisa mengurangi genangan air,” katanya.

BACA YUK:  Heboh Lambang Mirip Lingkaran Muncul di WA, ini Maknanya

“Sama adanya sarana pendidikan dan gapura sebagai penanda di RW 02 Kacirebonan,” sambungnya.

Menanggapi aspirasi warga, Ahmad Syauqi mengatakan, Cirebon Hijau di RW 02 Kacirebonan saat ini sudah mulai diwujudkan. Salah satunya yakni penanaman pohon di sudut- sudut gang dan juga rumah warga.

Pihaknya mengaku akan melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon untuk membuat 100 persen Cirebon Hijau di RW 02 Kacirebonan.

“Cirebon Hijau kita sudah mulai aktif menanam tanaman. Memang sektor kebersihan dan kenyamanan lingkungan kita utamakan,” ujar Syauqi.

Syauqi juga menargetkan pembangunan jalan di RW 02 Kacirebonan bukan pengaspalan, namun dengan pemasangan paving block. Sebab menurutnya, pembangunan jalan aspal di RW 02 Kacirebonan seringkali mengakibatkan genangan air saat musim hujan tiba.

BACA YUK:  Berijalan Digital Operation Center Perluas Kantor Operasional Digital

“Dengan pemasangan paving block, Syauqi berharap tidak ada lagi genangan air saat musim hujan tiba. Adanya genangan itu karena tidak ada lagi lahan serapan,” katanya.

Penerapan aspal, tambah Syauqi, tidak ramah lingkungan. Dengan aspal justru menambah debit debit air, sehingga harus merubah pondasi bangunan dengan yang ramah lingkungan. Salah satunya dengan paving block, agar bisa menyerap air. (HSY)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *