Jumat, 17 September 2021

Remaja Masjid Harus Terdepan Dalam Menangkal Sampah Digital

Populer

Fenomena Ribuan Burung Pipit Mati di Bali, Terjadi Juga di Cirebon

Cirebon,- Setelah beberapa hari lalu terjadi di Pulau Bali, fenomena burung mati mendadak terjadi di Kota Cirebon. Ribuan Burung...

Tujuh Kecamatan di Kabupaten Cirebon Disurvei PT Pertamina Hulu Energi

Cirebon,- Kabupaten Cirebon dijadikan sebagai lokasi penelitian pencitraan lapisan dan struktur melalui survei kebumian dimensi vibroseis sub vulkanik Jawa...

Pemerintah Izinkan Bioskop di PPKM Level 3 dan Level 2 Dibuka, Tapi Ada Syaratnya

Jakarta,- Pemerintah akhirnya mengizinkan bioskop beroperasi di Jawa dan Bali. Hal ini diungkapkan oleh Koordinator PPKM Jawa dan Bali Luhut...

Kota Cirebon Siapkan Jalur Khusus Sepeda, Dishub Segera Uji Coba

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai menyiapkan uji coba pemberlakuan jalur khusus sepeda di...

Sample Burung Pipit Mati Mendadak di Balaikota Cirebon akan Dites dengan Metode PCR

Cirebon,- Tim medis veteriner dari Lab Kesehatan Masyarakat Veteriner Provinsi dan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota...

Cirebon,- Remaja masjid harus mengambil peran strategi dalam upaya masif, sejumlah pemangku kepentingan dalam upaya menangkal sampah digital.

Sebagai bagian dari calon pemimpin masa depan, remaja masjid harus membangun kapasitas dirinya. Diantaranya dengan tidak malas menimba ilmu, membangun kesadaran dan mampu berkomunikasi dengan baik.

Diantara yang bisa dilakukan remaja masjid yakni, harus tampil sebagai agen perubahan, ke arah positif yang bisa dimulai dari lingkungan keluarga dan sekitarnya. Demikian salah satu benang merah dalam Webinar dan Workshop Literasi Digital Cirebon, Sabtu (26/6/2021).

Loading...
BACA YUK:  Setelah Vaksinasi Dosis Kedua, UGJ Cirebon Siap Kuliah Tatap Muka

Acara yang mengusung tema Ramatloka (Remaja Masjid Digital Bangun Solusi Sosial) berlangsung selama dua hari (Sabtu-Minggu) tersebut, diikuti remaja masjid dari berbagai daerah di wilayah Cirebon.

Hadir juga dalam pembukaan Wakil Wali Kota Cirebon Eti Herawati dan
Atase Pers Kedutaan Besar Amerika Serikat Jakarta, Michael Quinlan.

Tampil sebagai pembicara Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon, Ma’ruf Nuryasa, Ketua Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (Prima DMI) Jawa Barat Pandu Hyangsewu dan Satrya Graha (Pemred Pikiran Rakyat).

Sedangkan hari kedua menghadirkan pembicara Deni Yudiawan (pengamat internet), Yudha P Sunandar (alumni IVLP) dan Icha Sinaga (pegiat literasi digital).

Wakil Wali Kota Cirebon Eti Herawati mengingatkan akan kondisi saat ini yang dipenuhi dengan informasi yang penuh dengan sampah digital, hujatan yang mendangkalkan logika, yang disebabkan jempol lebih lincah dan cepat bergerak ketimbang otak.

“Kondisi seperti ini kalau dibiarkan bisa menghancurkan peradaban. Disitulah remaja masjid harus mengambil peran strategisnya dalam menangkal sampah digital,” ujar Eti yang juga didapuk sebagai Bunda Literasi Kota Cirebon.

Menurut Kepala DKIS Kota Cirebon, Ma’ruf Nuryasa, salah satu upaya yang mudah dilakukan dalam upaya menangkal sampah informasi, bisa dimulai dari sopan dalam bermedsos atau kesopanan online.

BACA YUK:  Beragam Keunggulan vivo V21 untuk Memaksimalkan Aktivitas Sehari-hari dan Gaya Hidup Pengguna

Menurutnya kesopanan online bisa diartikan kesopanan di dunia online, baik dalam memposting sesuatu, berinteraksi sesama netizen, hingga aktivitas praktis seperti jual beli online.

“Kesopanan dalam dunia nyata tetap harus kita terapkan di dunia maya. Kadang karena dipikirnya toh tidak kenal orangnya, suka seenaknya dalam berkomentar di dunia maya,” katanya.

Menurut Ma’ruf, selain dilarang agama dan melanggar nilai sosial, berkomentar tidak sopan atau seenaknya bisa terjerat UU ITE.

BACA YUK:  Surat Edaran Wali Kota Cirebon Terbaru, Boleh Makan di Tempat Maksimal 30 Menit

“Apalagi jejak digital akan ada selamanya dan tidak bisa terhapus. Artinya, jejak digital bakal berdampak kepada kita bukan hanya saat ini, tapi seumur hidup kita, sampai anak cucu kita bahkan,” ungkap Ma’ruf.

Maruf kemudian mengutip hasil survey yang dilakukan Microsoft terkait indeks kesopanan digital yang menempatkan Indonesia dengan perilaku netizen paling tidak sopan bahkan di kawasan Asia Tenggara, di bawah Vietnam.

Dalam kondisi seperti inilah, menurut Pemred PR Satrya Graha, remaja masjid bisa memanfaat ruang peluang itu untuk membuat konten yang positif, dengan materi agama yang dikemas menarik sesuai kebutuhan pemuda.

Sementara Ketua Prima DMI Jabar menyoroti budaya dan etika berbahasa dalam bermedsos.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum dalam pesannya meminta remaja masjid bisa menjadi penggerak optimalisasi fungsi masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah mahdhah saja, seperti salat dan mengaji, namun juga ibadah ghairu mahdhah, yaitu ibadah sosial, ekonomi, politik dan interaksi sosial masyarakat lainnya.

“Seperti zaman Rasulullah Muhammad SAW, masjid menjadi pusat peradaban manusia dimana berbagai kegiatan umat dilaksanakan,” katanya.

Menurutnya, masjid harus dimanfaatkan juga sebagai tempat diskusi politik, kegiatan ekonomi, dan berbagai kegiatan sosial lainnya.

“Ibadah ghairu mahdhah, yang manfaatnya bisa dirasakan banyak umat juga bernilai ibadah,” katanya.

BACA YUK:  Vaksinasi Gratis, Laporkan ke Nomor Ini Jika Diminta Bayaran

Aset masjid, lanjutnya, bukan hanya bangunan yang megah dan hebat, namun aset yang paling berharga dan hebat justru jamaahnya, kepengurusan yang hebat dan kuat serta pengelolanya.

“Remaja masjid sebagai bagian dari aset masjid yang paling berharga harus bisa mengambil peran krusial dalam mengoptimalkan fungsi masjid sebagai pusat peradaban,” katanya. (AC212)

Loading...
- Advertisement -

RajaBackLink.com

Latest News

Inilah Rangkaian Program Tanggung Jawab Sosial BAF Menyambut HUT BAF ke-24

Jakarta,- Memasuki usia ke-24 tahun tepat pada tanggal 24 September 2021, PT Bussan Auto Finance (BAF) terus berupaya memberikan...

Lewat Desa Wisata Pantai Tirta Ayu, Pertamina Bantu Gerakkan Ekonomi Desa di Masa Pandemi

Indramayu,- Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat secara bertahap menghidupkan kembali potensi pariwisata di Desa Balongan, Indramayu. Melalui program DERMAYU atau Desa Wisata...

Pemkab Targetkan Tahun 2021 Semua Bidang Tanah di Kabupaten Cirebon Sudah Bersertifikat

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon menargetkan tahun 2021 bidang tanah di wilayahnya sudah bersertifikat. Sebab, pemerintah pusat melalui Kementerian ATR/BPN telah meluncurkan Program Prioritas Nasional...

Evaluasi PTMT, Komisi III Minta Pemkot Cirebon Lakukan Uji Swab Acak untuk Pelajar

Cirebon,- Komisi III DPRD Kota Cirebon meninjau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di SMP Negeri 1 Kota Cirebon dan SD Negeri Kebon Baru...

Ratusan Peserta Lulus Mengikuti Pelatihan di Lembaga AR Learning Center

Yogyakarta,- Lembaga AR Learning Center yang diinisiasi oleh Mas Andre Hariyanto telah sukses meluluskan ratusan peserta dari pelatihan kepemimpinan dengan tema “Certified Leadership Association...

More Articles Like This