Kamis, 26 November 2020

Razia Masker, Petugas Gabungan di Kabupaten Cirebon Dapatkan Banyak Pelanggar

Populer

Mulai Besok, Pertamina Hadirkan Program Pertalite Harga Khusus di Cirebon

Cirebon,- Sebagai upaya mendukung kualitas udara yang lebih baik, PT Pertamina (Persero) memperluas kembali implementasi Program Langit Biru (PLB)...

MD 7 Hotel Hadir di Cirebon, Tawarkan Promo Menarik Hanya Rp. 187 ribu/Malam

Cirebon,- MD 7 Hotel merupakan hotel budget yang terletak di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon. Hotel dengan 8 lantai ini...

Kementerian Kominfo Ajak Mahasiswa Universitas CIC Kembangkan Urban Farming Berbasis Teknologi

Cirebon,- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI menggelar acara pojok literasi yang berlangsung di Universitas Catur Insan Cendikia (UCIC)...

Ratusan Guru dan Nakes di Cirebon Manfaatkan Program Naik KA Gratis

Cirebon,- Sejak dihadirkannya program PT KAI Gratiskan Guru dan Tenaga Kesehatan (Nakes) Naik Kereta Api sejak awal November 2020...

Terkonfirmasi Positif Covid-19, Wali Kota Cirebon Lakukan Isolasi Mandiri

Cirebon,- Walikota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini, dirinya tengah melakukan isolasi mandiri di rumah dinas...

Cirebon,- Petugas gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP Kabupaten Cirebon menggelar Operasi Yustisi Protokol Kesehatan di tiga titik, Selasa (15/9/2020).

Dari operasi yustisi yang digelar di Jalan R Dewi Sartika Sumber, Jalan Pangeran Cakrabuana Kemantren, dan tim yang bergerak secara mobile mendapatkan seratusan pelanggar.

Razia tersebut dilaksanakan dalam rangka mendisiplinkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Dalam razia itu, para petugas menghentikan warga yang beraktivitas tidak mengenakan masker.

Loading...

Para pelanggar langsung didata dan dijatuhi sanksi dari mulai sanksi sosial menyapu jalan hingga sanksi berat berupa denda dengan melibatkan dari Pengadilan Negri.

BACA YUK:  Arus Balik Libur Panjang, Kendaraan Besar Dialihkan ke Jalur Pantura

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M. Syahduddi mengatakan sanksi denda diberikan karena saat ini Kabupaten Cirebon telah menerapkan sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan. Menurutnya, warga yang terjaring operasi yustisi didenda Rp 100 ribu.

“Penerapan sanksi berat ini dilaksanakan berdasarkan Pergub Nomor 60 Tahun 2020 dan Perbup Nomor 53 Tahun 2020. Warga yang kedapatan melanggar langsung disidang,” ujar Syahduddi.

Lanjut Syahduddi, penerapan sanksi denda itupun melibatkan jajaran Pengadilan Negeri Kabupaten Cirebon. Bahkan, hakim dari pengadilan juga turut hadir untuk menyidang para pelanggar.

Syahduddi mengakui, masih ada warga yang kedapatan melanggar protokol kesehatan sehingga terpaksa dijatuhi sanksi tersebut. Nantinya, sanksi denda yang dibayarkan masyarakat akan dimasukkan ke dalam kas daerah.

“Kami melakukan sidang di tempat, dan hakimnya langsung menjatuhi vonis kepada warga yang melanggar. Pemberian sanksi ini untuk memberikan efek jera sehingga tidak ada lagi yang melanggar protokol kesehatan,” tegasnya.

Dalam operasi yustisi yang digelar hari ini, petugas gabungan mendapati pelanggar sebanyak 74 orang di Jalan Kemantren. Dari 74 orang pelanggar, 4 orang diberikan sanksi administratif, 59 orang sanksi sosial, 8 orang teguran lisan, dan 3 orang teguran tertulis.

BACA YUK:  Kapolresta Cirebon Prediksi Arus Lonjakan Volume Kendaraan di Gerbang Tol Palimanan Terjadi Malam ini Sampai Pagi

Sedangkan di Jalan Dewi Sartika, Petugas mendapati 55 orang pelanggar. Dari 55 orang pelanggar, 49 orang diantaranya mendapat sanksi sosial, dan 6 orang sanksi administratif.

Syahduddi mengimbau kepada warga masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan demi membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Saat keluar rumah selalu memakai masker, mencuci tangan secara berkala, menjaga jarak dengan orang sekitar, dan menghindari kerumunan,” pungkas Syahduddi. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

UMK Kota Cirebon Sudah Ditetapkan Rp 2.271.201, Berlaku Mulai Januari 2021⁣

Cirebon,- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah menetapkan besaran Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) tahun 2021 di 27 Kota/Kabupaten di...

GOR Watubelah akan Digunakan sebagai Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Cirebon,- Gedung Olah Raga (GOR) Watubelah Sumber, Kabupaten Cirebon akan digunakan sebagai tempat isolasi warga yang terkonfirmasi positif covid 19. Penggunaan GOR ini, sebagai salah...

MD 7 Hotel Hadir di Cirebon, Tawarkan Promo Menarik Hanya Rp. 187 ribu/Malam

Cirebon,- MD 7 Hotel merupakan hotel budget yang terletak di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon. Hotel dengan 8 lantai ini memiliki138 kamar dengan tiga tipe. Tiga...

Ratusan Guru dan Nakes di Cirebon Manfaatkan Program Naik KA Gratis

Cirebon,- Sejak dihadirkannya program PT KAI Gratiskan Guru dan Tenaga Kesehatan (Nakes) Naik Kereta Api sejak awal November 2020 lalu, minat guru dan nakes...

More Articles Like This