Sabtu, 18 September 2021

Ratusan Pelanggar Terkena Sanksi dan Denda Selama PPKM Darurat di Kota Cirebon

Populer

Fenomena Ribuan Burung Pipit Mati di Bali, Terjadi Juga di Cirebon

Cirebon,- Setelah beberapa hari lalu terjadi di Pulau Bali, fenomena burung mati mendadak terjadi di Kota Cirebon. Ribuan Burung...

Tujuh Kecamatan di Kabupaten Cirebon Disurvei PT Pertamina Hulu Energi

Cirebon,- Kabupaten Cirebon dijadikan sebagai lokasi penelitian pencitraan lapisan dan struktur melalui survei kebumian dimensi vibroseis sub vulkanik Jawa...

Pemerintah Izinkan Bioskop di PPKM Level 3 dan Level 2 Dibuka, Tapi Ada Syaratnya

Jakarta,- Pemerintah akhirnya mengizinkan bioskop beroperasi di Jawa dan Bali. Hal ini diungkapkan oleh Koordinator PPKM Jawa dan Bali Luhut...

Sample Burung Pipit Mati Mendadak di Balaikota Cirebon akan Dites dengan Metode PCR

Cirebon,- Tim medis veteriner dari Lab Kesehatan Masyarakat Veteriner Provinsi dan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota...

Kota Cirebon Siapkan Jalur Khusus Sepeda, Dishub Segera Uji Coba

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai menyiapkan uji coba pemberlakuan jalur khusus sepeda di...

Cirebon,- Selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Cirebon, petugas telah melakukan penindakan kepada pelaku usaha dan masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan (prokes). Sebanyak 107 pelaku usaha dan pedangan telah ditindak dan dilakukan persidangan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cirebon, Edi Siswoyo mengatakan sejak hari pertama pihaknya telah menindak sebanyak 19 pelaku usaha. Sedangkan pada hari kedua sebanyak 15 dan hari ketiga 73 pelanggar pelaku usaha.

“Rata-rata sanksi yang diberikan kepada pelaku usaha ini berupa denda mulai dari Rp. 100 – Rp. 200 ribu. Tapi, mereka ditutup hingga tanggal 20 Juli 2021,” ujar Edi, Jumat (9/7/2021).

Loading...
BACA YUK:  Inilah Cerita Petugas Layanan Cirebon Siaga 112 Saat Menerima Kedaruratan Pengaduan Masyarakat

Edi menjelaskan bahwa belum ditemukan pelaku usaha yang masih membuka tokonya selama PPKM Darurat. Jika ada yang membandel, pihaknya mengusulkan kepada pengadilan untuk denda yang lebih tinggi.

“Kita sudah minta ke pengadilan untuk pelaku usaha yang masih memaksa membuka untuk didenda di atas Rp. 1 juta. Hal ini agar ada efek jera,” katanya.

Untuk penindakan, kata Edi, dilakukan oleh Satpol PP. Sedangkan untuk sidang hingga sanksi diserahkan kepada Kejaksaan dan Pengadilan.

Sementara itu, M. Rahmat Hidayat, Selaku PPNS (Penyidik Pegawai Negri Sipil) Satpol PP Kota Cirebon menambahkan dari 107 pelaku usaha yang melanggar PPKM darurat, ada 3 pelanggar pelaku usaha yang belum membayar denda.

“Nanti pihak eksekutor, Jaksa yang memang bertindak, apakah nanti didatangi untuk eksekusi dendanya atau seperti apa. Tadi rapat terakhir, denda yang dikenakan oleh pelanggar bisa di atas Rp. 1 juta,” ujarnya.

Kebanyakan, kata Rahmat, pelanggaran oleh pedagang kaki lima (PKL) melebihi jam operasional pukul 20.00 WIB. Lewat dari jam 20.00 WIB merekat tetap kena sidang dan denda.

BACA YUK:  Kapolres Cirebon Kota: Pemberlakuan Ganjil Genap Turunkan Mobilitas Masyarakat

“Rata-rata, denda untuk pedagang kisaran Rp. 50 sampai Rp. 200 ribu. Sedangkan yang pemilik toko sebesar Rp. 100 sampai Rp. 300 ribu,” katanya.

Namun, tambah Rahmat, tadi pak Hakim mengusulkan nanti akan menerapkan pola yang berbeda. Apabila denda diputuskan, misal denda Rp. 500 ribu subsider 3 hari.

“Artinya, jika tidak membayar Rp. 500 ribu mereka dapat hukuman kurungan 3 hari. Atau juga tiga hari membantu di UGD rumah sakit,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

RajaBackLink.com

Latest News

Wanita Cantik Asal Cirebon Ini Memiliki Segudang Prestasi Biliar

Cirebon,- Cantik dan pintar bermain biliar, itulah gambaran yang cocok bagi Nony Krystianti Andilah. Wanita berkulit putih asal Cirebon...

Grand Opening Meetime Rasain Cabang Ketiga di Majasem

Cirebon,- Meetime Rasain Cirebon membuka cabang ketiganya di Jalan Perjuangan – Majasem No. A2 Kota Cirebon (tepatnya di depan halaman Sempoa SIP) pada Jum’at,...

Dua Pengusaha Pengadaan Makanan Nakes, Minta Rekanan Kemenkes Segera Lunasi Tagihan Pembayaran

Cirebon,- Dua pengusaha minta rekanan Kementerian Kesehatan untuk segera membayar kekurangan tagihan pembayaran. Surat pernyataan yang ditandatangani tak kunjung dipatuhi. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun,...

Saat Uji Coba di Jalan Siliwangi Kota Cirebon, Petugas Masih Menemukan Kendaraan Parkir di Jalur Sepeda

Cirebon,- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon mulai melakukan uji coba jalur khusus sepeda di sepanjang Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Jumat (17/9/2021). Uji coba jalur...

More Articles Like This