Minggu, 17 Januari 2021

Ratusan Ahli Waris Terima Santunan Asuransi Nelayan

Populer

Sensasi Makan Durian Montong Petik Langsung dari Pohon di Kopi Montong

Cirebon,- Berada di ketinggian 150 meter di atas permukaan laut (MDPL), agrowisata durian Kopi Montong yang berlokasi di Sindang...

Beli Saporete Coffee, 10% Keuntungannya Untuk Membantu Anak Yatim⁣

Cirebon - Anda penikmat kopi? Bisa cicipi Saporete Coffee yang hadir dalam berbagai varian rasa. Membeli kopi berarti anda...

Paddi Cafe & Bistro, Tempat Ngopi Modern dengan Suasana Pinggir Sawah

⁣ Cirebon,- Mengusung konsep modern minimalis, Paddi Cafe & Bistro hadir meramaikan wisata kuliner di Jalan Ir. Soekarno, Desa Kecomberan,...

Inilah Tempat Wisata Kuliner di Talun Kabupaten Cirebon dengan Suasana Persawahan ⁣

Cirebon,- Kawasan Jalan Ir. Soekarno, Desa Kecomberan dan desa Sarwadadi Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon kini sudah menjadi tempat tujuan...

Bartemu Padukan Konsep Coffee Shop dan Barbershop ⁣

Cirebon,- Bartemu Coffee & Barber yang berada di Jalan Slamet Riyadi (Krucuk), Kota Cirebon mengusung konsep life style. Di...

Cirebon,- Mata Khodijah berkaca-kaca saat mengingat almarhum Musa, ayahnya. Musa adalah seorang nelayan dari Desa Mundu Pesisir Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon. Musa meninggal, setelah mengalami sakit selama tiga bulan lamanya.

Menurut Khodijah, ayahnya dulu berprofesi sebagai nelayan yang mencari ikan dengan menggunakan perahu ke laut. Namun karena kondisi fisiknya, akhirnya Musa memilih untuk menjadi penjaring.

Khodijah merupakan salah satu ahli waris yang mendapatkan santunan asuransi, dari program Asuransi Keselamatan Diri (AKD) untuk nelayan yang diinisiasi oleh Cirebon Power dan Dit Polairud Polda Jabar.

Loading...

Sejak dimulainya program ini pada tahun 2011, tercatat ada 156 ahli waris yang sudah mendapatkan santunan.

“Saya mengucapkan terima kasih sekali, karena santunan ini, sangat membantu kami,” ujar Khodijah.

BACA YUK:  Kapolresta Cirebon dan Dandim 0620 Berikan Bingkisan Natal Kepada Anggota yang Bertugas

Khodijah menerima secara langsung santunan tersebut dari PT Jasa Raharja, dengan didampingi perwakilan Cirebon Power dan Dit Polairud Polda Jabar.

Hal serupa juga disampaikan Nurtaka. Ahli waris dari almarhum Catim ini, menerima santunan dikarenakan almarhum Catim meninggal karena sakit.

Nurtaka mengucapkan terima kasih kepada Cirebon Power dan Dit Polairud Polda Jabar, yang peduli terhadap nelayan. Menurutnya, asuransi nelayan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Asuransi ini sangat membantu dan bermanfaat bagi nelayan,” ujar Nurtaka.

Sementara itu, Perwakilan PT Jasa Raharja Cabang Cirebon, Rohimat menuturkan bahwa santunan Asuransi Kecelakaan Diri (AKD) bagi nelayan ini bukan hanya diberikan bagi ahli waris yang meninggal atau cidera karena kecelakaan saat melaut saja.

Namun juga, bisa dikarenakan sakit atau penyebab lainnya. Santunan yang diterima oleh ahli waris dari Musa dan Catim, menunjukkan bahwa asuransi ini menjamin selama nelayan beraktivitas.

“Walaupun meninggalnya karena sakit, tetap dapat santunan, apalagi jika meninggal karena kecelakaan saat bekerja,” ujar Rohimat.

BACA YUK:  Kapolresta Cirebon dan Dandim 0620 Berikan Bingkisan Natal Kepada Anggota yang Bertugas

Rohimat menyebutkan, bahwa sejak bekerjasama pada tahun 2011 lalu, peserta program asuransi nelayan ini, sudah mencapai 21 ribu orang. Cakupan perlindungan asuransi ini tak hanya meliputi kematian yang disebabkan saat bekerja maupun saat sakit. Namun juga kepada peserta asuransi, cidera dan membutuhkan perawatan.

“Walaupun luka-lukanya karena aktivitas di rumah, tetap bisa mendapatkan asuransi,” ungkapnya.

Selain itu, Community Development Manager Cirebon Power, Hafid Saptandito mengatakan bahwa kegiatan asuransi nelayan ini berawal dari keprihatinan setelah mengamati kondisi keselamatan nelayan yang kurang mendapat perhatian pemerintah.

Saat pertama kali menggagas program ini pada tahun 2011, asuransi diberikan pada 80 orang nelayan. Namun seiring waktu, bergulirnya program ini semakin mendapat apresiasi dan peminat, hingga akhirnya kini Cirebon Power dapat memfasilitasi 3.000 asuransi nelayan setiap tahunnya.

“Sejak tahun 2015, kita mendaftarkan 3.000 nelayan setiap tahunnya,” kata Hafid.

Hafid pun berharap, agar masyarakat tidak melihat jumlah nominal dari santunan polis asuransi ini, namun menerimanya sebagai bentuk apresiasi dan bantuan bagi para nelayan dan keluarganya.

BACA YUK:  Seniman Tergerak, Bantu Desa Slangit dengan Kesenian Cirebon⁣

“Kami berharap, asuransi ini bisa membantu dan bermanfaat untuk para nelayan dan keluarganya” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Dapur Kampung Kuliner Tawarkan Menu Enak Tapi Murah, Spesial Lele Bakar Kacang

Cirebon,- Berbicara tentang kuliner memang tidak ada habisnya. Apalagi Cirebon menjadi salah satu Kota dengan beraneka ragam kuliner. Banyak rumah...

Begini Cara Polwan Polresta Cirebon Sosialisasikan PPKM⁣

Cirebon,- Polwan Polresta Cirebon memberikan sosialisasi Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kepada pengguna jalan yang melintas di simpang empat Pasar Sumber dan Pos Penyekatan...

Kota Baru Keandra Tawarkan Cicilan Ringan⁣

Cirebon - Rumah merupakan kebutuhan primer bagi setiap orang. Apalagi untuk pasangan yang akan atau sudah berkeluarga, Kota Baru Keandra Sumber bisa jadi solusi...

Bupati Cirebon Minta Semua Pihak Ikuti Aturan Selama PPKM

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kabupaten Cirebon melaksanakan monitoring dan evaluasi dalam rangka penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Jumat...

More Articles Like This