Ramaikan Wisata Kuliner, Kedai 1818 Buka Cabang Baru di Sinapeul Majalengka

Cirebon,- Setelah sukses membuka cabang di berbagai daerah, Crab 1818 kini membuka kembali di Majalengka, Sabtu (22/1/2022). Lokasinya berada di Jalan Raya Sinapeul Jerukleueut, Desa Jerukleueut, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka.

Berbeda dari cabang-cabang lainnya, Crab 1818 di Majalengka ini memiliki konsep yang unik. Satu lokasi tersebut dinamakan Kedai 1818, karena terdapat berbagai pilihan brand mulai dari Crab 1818, Bebek Goreng Pak Wahab, Mie 1818, dan brand terbaru Ree Sha ; Suki, BBQ, Dimsum.

Resha, Pemilik Kedai 1818 mengatakan Crab 1818 cabang Sindangwangi merupakan cabang ke-9, sebelumnya sudah ada di Cirebon 3 outlet, Yogyakarta, Bali, Jakarta, Bandung, dan Rajagaluh. Untuk cabang yang ada di luar kota, menurut Resha, sejak pandemi ditutup sementara.

Untuk cabang Crab 1818, lanjut Resha, yang masih buka ada di sekitar Majalengka dan Cirebon. Untuk cabang Sindangwangi memiliki konsep yang berbeda dari cabang-cabang yang lain.

BACA YUK:  Wilayah PPKM Level 1 Boleh Gelar Resepsi dengan Kapasitas 100 Persen

“Kebetulan cabang di Sindangwangi ini memanfaatkan lokasi yang luas dan disini belum ada sentral kuliner. Sedangkan Sindangwangi ini pusatnya ikon durian Sinapeul dan akhirnya kita gandeng petani durian untuk membuka di Kedai 1818,” ujar Resha kepada About Cirebon.

“Jadi di Kedai 1818 bukan hanya menawarkan seafood saja, tapi ada Bebek Goreng, dan Mie Rica. Sekarang disini kita buka brand baru lagi, namanya Ree Sha yakni Suki, BBQ dan Dimsum,” tambahnya.

Kebanyakan tempat yang menawarkan Suki, BBQ dan Dimsum berkonsep street food. Namun, menurut Resha, brand Ree Sha menyuguhkan konsep yang berbeda dari yang lainnya.

“Kita hadirkan konsep yang lebih cozy, lebih menarik dan pastinya instagrammble, serta bisa buat healing. Karena pemandangan yang disuguhkan ada gunung dan sawah,” ungkapnya.

BACA YUK:  Antisipasi Kenaikan Harga Jelang Ramadan, Ini yang Akan Dilakukan DKUKMPP

Pemilihan lokasi di Majalengka ini, kata Resha, karena di Cirebon sudah semakin menjamur. Namun di wilayah Kabupaten Majalengka, kulinernya belum sepada di Kota Cirebon.

“Kalau saya lihat di wilayah Majalengka ini masih kurang kulinernya, sehingga saya berani membuka disini. Ke depan, saya juga akan membuka beberapa cabang lagi di pusat Majalengka,” katanya.

Soal harga, di Kedai 1818 berbeda dengan cabang-cabang yang lain. Hal ini, menurut Resha, berbeda dari harga sewa tempat di setiap daerah. Sehingga, faktor inilah yang membuat harga di Kedai 1818 lebih terjangkau.

“Itu yang mempengaruhi harga jual bisa lebih murah dibanding dengan cabang-cabang lainnya. Sehingga bisa terjangkau oleh masyarakat sekitar. Seperti bebek goreng di harga Rp. 22 ribu, Mie Rica harga tetap Rp. 16.500,- tidak berubah,” terangnya.

BACA YUK:  Lebih Indah dan Nyaman, Destinasi Wisata Mangrove Caplok Barong Terus Berbenah

“Kalau untuk harga paket Suki dan BBQ kita bandrol dengan harga mulai Rp. 40 ribu untuk dua orang sudah dapat daging sapi dan daging ayam. Paket Suki hanya dibandrol Rp. 40 ribu untuk 5 orang. Dimsum ada lima macam, harganya Rp. 15 ribu full daging,” sambungnya.

Pihaknya berharap dengan dibukanya Kedai 1818, kuliner di daerah bisa lebih hidup. Ke depannya, Resha berharap bisa menghidupkan kuliner-kuliner di wilayah Majalengka dan sekitarnya.

Selama soft opening, Kedai 1818 yang buka setiap hari dari pukul 11.00 sampai 21.00 WIB ini memberikan promo menarik yakni diskon 20 persen untuk semua menu. Promo tersebut berlaku hanya dua hari, yakni 23-24 Januari 2022. (AC212)

(Dilihat: 531 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.