Raden Rachmat Roebidin, Seorang Dosen yang Berhasil Kembangkan Bisnis 115 Catering

Cirebon,- Sebagai dosen kesehatan di salah satu perguruan tinggi swasta di Cirebon, Raden Rachmat Roebidin memiliki usaha catering. Usaha catering yang digeluti sejak tahun 2014 ini tidak hanya menawarkan beragam jenis menu, namun juga melibatkan ahli gizi untuk menu-menu yang dibuatnya.

Dengan nama 115 Catering, usaha catering nya bisa memproduksi ratusan box setiap hari untuk memenuhi kebutuhan makan di pabrik-pabrik. Tak hanya itu, 115 Catering yang berlokasi Griya Panyawangan 1 No. 15 Tukmudal, Sumber, Kabupaten Cirebon ini juga menerima pesanan untuk acara hajatan dan lain sebagainya.

Raden Rachmat Roebidin mengenyam pendidikan S1 di Universitas Muhammadiyah Semarang mengambil program studi (Prodi) Kesehatan Masyarakat. Kemudian dirinya melanjutkan S2 di STIKes Kuningan Prodi Kesehatan Masyarakat.

Saat ini, selain menjalani usaha catering, dirinya mengajar di STIKes Kuningan sejak tahun 2021 prodi Kesehatan Masyarakat bidang K3 (Kesehatan Keselamatan Kerja) dan Kepemimpinan, STIKes Cirebon mengajar di Prodi Fisioterapi, dan tenaga honor di Puskesmas Kedawung sebagai programer Upaya Kesehatan Kerja (UKK) sejak tahun 2007 sampai saat ini, serta konsultan manajemen kesehatan di Ikatan Konsultan Kesehatan Indonesia.

BACA YUK:  Jadwal Samsat Keliling Kabupaten Cirebon, 4 Juli - 9 Juli 2022

“Selain sebagai dosen dan tenaga honorer di Puskesmas, saya menggeluti dunia usaha kuliner dan usaha isi ulang air. Usaha 115 Catering ini sudah berjalan sejak tahun 2014 lalu dan kami juga melayani jasa boga, mulai dari nasi kotak, snack box, prasmanan wedding, dan juga menyediakan makan karyawan pabrik,” ujar Rachmat kepada About Cirebon, Senin (14/3/2022).

Menurut Rachmat, setiap harinya 115 Catering melayani sebanyak 700 pax untuk kebutuhan makan para karyawan di pabrik-pabrik. Atau dalam seminggu bisa melayani sebanyak 4.900 pax.

Dipilihnya usaha catering, tambah Rachmat, karena memang usaha bidang kuliner ini sangat menjanjikan. Kemudian, karena hobi makan dan hobi pesan makan ke catering yang lain, sehingga tidak ada salahnya membuka usaha catering sendiri.

BACA YUK:  Majukan Ekonomi Wilayah Ciayumajakuning, BI Jabar Gelar Sarasehan

“Dari situ, kita berpikir kenapa tidak menawarkan catering yang rutin. Karena di Cirebon ini banyak sekali industri, dari situ keluar ide melayani catering untuk pabrik-pabrik. Dari situlah otomatis menaikan omset kita dan kita menyerap banyak tenaga kerja. Sampai ijin usaha saya juga lengkap,” ungkapnya.

Mengenai tenaga kerja yang diserap oleh 115 Catering, Rachmat mengungkapan bahwa pernah menyerap hingga 20 sampai 30 karyawan. Namun, karena pandemi COVID-19 usaha cateringnya berdampak dan mulai mengurangi karyawannya dan saat ini mulai naik kembali.

“Karena saya basicnya di bidang kesehatan keselamatan kerja, otomatis seluruh karyawan kami sudah dicover oleh BPJS. Baik itu BPJS tenaga kerja maupun BPJS kesehatan,” katanya.

BACA YUK:  Kedai Raja Es Buah dan Ratu Mie Ramen Hadir di Kota Cirebon, Ada Promo Buy One Get One

Rachmat menjelaskan 115 Catering selalu memberikan promo untuk pemesanan acara wedding setiap bulannya. Seperti promo sesuai tanggal kelahiran pelanggan, atau sesuai dengan tanggal cantik. Untuk pemesanan, kata Rachmat bisa langsung menghubungi di nomor 081220564800.

“Bahkan saya selalu mendapat orderan yang tidak pernah bertemu dengan yang ordernya. Karena kan kita juga membuat website untuk pemesanan. Seperti contoh waktu itu ada yang pesan tumpeng dan minta diantar ke stasiun untuk dibawa ke luar kota,” terangnya.

Pihaknya berharap ke depan 115 Catering bisa semakin maju dan Pelanggan jasa boga bisa semakin bertambah. Kemudian, Rachmat menyarankan untuk pabrik-pabrik yang belum menggunakan jasa boga, sebaiknya menggunakan makan karyawan.

“Kami 115 Catering mengedepankan kualitas, karena kami melibatkan ahli gizi untuk setiap menu yang kami buat,” pungkasnya. (AC212/adv)

(Dilihat: 174 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.