Minggu, 11 April 2021

QRIS Terus Kembangkan Inovasi Use – Case Tanpa Tatap Muka

Populer

Di Depan Toko Karomah Anak, Para Pedagang Kecil itu Berjuang Melawan Pandemi⁣⁣

⁣Cirebon,- Jam hampir menunjukkan pukul 10.00 pagi, laki-laki separuh baya itu tampak bergegas mendorong gerobak Es Cendol Bandung menuju...

Diundur, Pembukaan Alun-Alun Kejaksan Jadi 12 April 2021

Cirebon,- Operasional Bus Rapid Transit (BRT) dan Alun-alun Kejaksan rencananya akan dilaunching Rabu (7/4/2021). Namun, karena ada beberapa hal...

Berawal dari Marketing Hotel, Rintis Usaha Baru di Bidang Kuliner⁣

Cirebon,- Mengawali usaha dari nol merupakan suatu tantangan tersendiri bagi Siti Mutmainah . Setelah bertahun-tahun lamanya berkarir di dunia...

Aston Cirebon Hotel Kembali Hadirkan Kampoeng Ramadhan

Cirebon,- Setelah tahun lalu tidak menghadirkan Kampoeng Ramadhan, tahun ini Aston Cirebon Hotel & Convention Center kembali menghadirkan Kampoeng...

Wakili Cirebon, Carissa Dinobatkan Jadi Puteri Cilik Jawa Barat Budaya 2021⁣

⁣Cirebon,- Carissa Aretha Zara yang merupakan perwakilan Cirebon untuk mengikuti ajang Puteri Cilik Jawa Barat, mendapatkan Juara 3rd Runner...

Cirebon,- Dalam rangka peningkatan kualitas dan untuk menambah wawasan kepada wartawan ekonomi wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan), Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon menggelar Capacity Building selama tiga hari, 7-9 Oktober 2020.

Kegiatan yang berlangsung di Desa Alamanis Resort, Jalan Raya Cirebon – Kuningan, Kabupaten Cirebon ini memberikan materi terkait perkembangan QRIS di wilayah Ciayumajakuning hingga materi keprotokolan dan komunikasi.

Dalam kegiatan tersebut, Staf unit implementasi kebijakan sistem pembayaran (SP) Bank Indonesia Cirebon, Arie Andira Ferdiana menjelaskan bahwa Quick Response Code Indonesian Standard atau biasa disingkat QRIS (dibaca KRIS) adalah penyatuan berbagai macam QR dari berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) menggunakan QR Code.

Loading...
BACA YUK:  Produk UMKM Lokal Kini Mejeng di Aston Cirebon Hotel

QRIS dikembangkan oleh industri sistem pembayaran bersama dengan Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code dapat lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.

Saat ini, lanjut Arie, dengan QRIS seluruh aplikasi pembayaran dari Penyelenggara manapun baik bank dan nonbank yang digunakan masyarakat, dapat digunakan di seluruh toko, pedagang, warung, parkir, tiket wisata, donasi (merchant) berlogo QRIS, meskipun penyedia QRIS di merchant berbeda dengan penyedia aplikasi yang digunakan masyarakat.

“Dorongan terhadap penggunaan QRIS saat ini terus ditingkatkan, mengingat mulai ada indikasi pergeseran perilaku masyarakat dalam bertransaksi di masa Pandemi dari model EDC ke QRIS, terutama untuk transaksi retail,” ujar Arie dalam pemaparannya, Kamis (8/10/2020)

Arie menjelaskan bahwa perkembangan penggunaan QRIS sampai saat ini, sudah memiliki inovasi use-case tanpa tatap muka.

“Yang biasanya datang ke toko untuk bayar langsung, tapi sekarang sudah bisa bayar dari rumah, hanya toko mengirimkan QR kepada pembeli dan save di galery saja,” ungkapnya.

Inovasi Use-Case tanpa tatap muka ini diperuntukan mendukung sektor tematik seperti ritel kebutuhan pokok, kesehatan, dan donasi.

BACA YUK:  2.185 Pekerja KAI Daop 3 Cirebon Jalani Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua

“Caranya mudah, pedagang tinggal mengirimkan foto QRIS, scan, pilih icon gallery, ambil foto QRIS, masukan nominal, masukan PIN, klik bayar, simpan dan kirim bukti penjual,” jelasnya.

Menurut Arie, inovasi tersebut saat ini baru 6 PJSP (Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran) seperti LinkAja, GoPay, Dana, UOB, BCA, dan Bank NTT sudah mengembangkan model ini dan akan diperluas ke PJSP yang lain.

Selain itu, Arie manambahkan, sampai tanggal 2 Oktober 2020, Merchant di Indonesia yang sudah menggunakan QRIS mencapai 4.858.717 Merchant. Sedangkan di Provinsi Jawa Barat sudah ada 1.028.734 Merchant.

Untuk di wilayah III Cirebon, data Merchant QRIS seperti Kabupaten Kuningan sudah mecapai 9.970 Merchant, Kabupaten Majalengka, 11.091 Merchant, dan Kabupaten Indramayu 17.309 Merchant.

“Sedangkan Kabupaten dan Kota Cirebon terbanyak, sudah mencapai 42.764 Merchant QRIS,” tandasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kolega Barbershop Dengan Service dan Barberman No. 1 Kini Hadir di Cirebon ⁣⁣

⁣Cirebon,- Kolega Barbershop kembali melebarkan sayap bisnisnya dengan membuka cabang di berbagai daerah. Kali ini, Kolega Barbershop yang berpusat...

Di Depan Toko Karomah Anak, Para Pedagang Kecil itu Berjuang Melawan Pandemi⁣⁣

⁣Cirebon,- Jam hampir menunjukkan pukul 10.00 pagi, laki-laki separuh baya itu tampak bergegas mendorong gerobak Es Cendol Bandung menuju area depan Toko Karomah Anak,...

Rayakan Ulang Tahun dengan Sharing MPASI Seru Bersama Ibu-ibu Hebat⁣

Cirebon,- Memperingati hari ulang tahun anak keduanya bernama Keiichi yang ke-1 tahun, pasangan Alvino Tedjasentosa dan drg. Yonora Muljadi mengadakan perayaan sederhana. Dalam kegiatan...

Saung Kopi Gowes Akan Kembangkan Wisata Sawah⁣

Cirebon,- Saung Kopi Gowes (Sakowes) yang beralamat di Jalan Raya Cirebon Girang - Desa Sarwadadi No. 5 Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon resmi melakukan Grand...

More Articles Like This