Rabu, 1 Desember 2021

Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, KAI Batasi Kapasitas Penumpang 50 Persen

Populer

Barisa Cafe Usung Konsep Pantai Lengkap dengan Pasirnya

Cirebon,- Jika kamu rindu dengan suasana pantai di Bali, kafe ini menghadirkan konsep dengan suasana pantai. Namanya Barisa Cafe,...

UMK Kota Cirebon Tahun 2022 Naik Sebesar Rp. 33 Ribu

Cirebon,- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon dan Dewan Pengupahan Kota (Depeko) telah menggelar rapat penetapan Upah Minimum Kota...

Pengurus Ikatan Alumni UGJ Cirebon Periode 2021 – 2025 Resmi Dilantik

Cirebon,- Pengurus Ikatan Alumni (IKA) Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) periode 2021-2025 resmi dilantik. Pelantikan tersebut berlangsung di Ruang...

Catat Tanggalnya, TDA Cirebon Gandeng Lintas Institusi Gelar Pesta Wirausaha dan Vaksinasi

Cirebon,- Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Cirebon bersama Polres Cirebon Kota, Pemerintah Daerah Kota Cirebon dan komunitas lainnya akan...

Pondok Yatama Mendunia Gandeng Komunitas Mobil Berdayakan Santri Yatim

Cirebon,- Pondok Yatama Mendunia membuka kesempatan selebar-lebarnya kepada seluruh pihak yang hendak berkontribusi pada pemberdayaan potensi sumber daya manusia...

Cirebon,- Terus meningkatnya penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia dan berdampak pada menurunnya okupansi penumpang KA, PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali mengambil kebijakan sebagai upaya dalam memutus rantai penyebaran Covid-19.

Manager Humas PT. KAI Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon, Luqman Arif mengatakan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus Corona, PT KAI menerapkan pembatasan kapasitas penumpang.

“Mulai hari ini Kamis (2/4) PT KAI akan menerapkan pembatasan kapasitas penumpang untuk KA menengah dan jarak jauh menjadi hanya 50 persen dari kapasitas tempat duduk,” ujarnya kepada About Cirebon, Kamis (2/4/2020).

Loading...

Baca yuk: Mulai 1 April 2020, KA Ranggajati Cirebon-Jember, Alami Perubahan Jadwal Keberangkatan

Luqman menjelaskan, sebagai contoh untuk KA Argo Cheribon, kapasitas angkut penumpang dalam satu rangkaian KA sebanyak 570 tempat duduk, mulai hari ini kapasitas angkut menjadi hanya 285 tempat duduk per rangkaian KA.

BACA YUK:  Sobat Cuci Laundry Buka Cabang di Wilayah Kesambi, Hadirkan Diskon 20% Selama November

“Dengan diberlakukannya kebijakan ini, kapasitas angkut penumpang KA di wilayah Daop 3 Cirebon menjadi hanya 1.183 tempat duduk per harinya,” terang Luqman.

Di masa pandemik Covid-19 ini, lanjut Luqman, para penumpang KA yang telah membeli tiket KA juga bisa membatalkan perjalanannya. Saat pembatalan tersebut, KAI akan mengembalikan bea tiket 100 persen diluar bea pesan.

“Pengembalian bea tersebut bisa dilakukan secara tunai ataupun dengan transfer rekening. Dalam hal pembatalan tiket, ada 2 jenis pembatalan,” bebernya.

Dua jenis pembatalan diantaranya:

1. Pembatalan tiket karena KA tidak jalan / dibatalkan. Calon Penumpang diberi kesempatan untuk pengembalian bea 100 persen, mulai hari H jadwal keberangkatan di tiketnya, hingga H+30 ke depan. Baik melalui KAI Access paling lambat 3 jam sebelum jadwal KA, ataupun di seluruh stasiun on-line, hingga H+30.

BACA YUK:  Kasus Stunting Masih Tinggi, DPPKBP3A Kabupaten Cirebon Bentuk Tim Pendamping Keluarga

2. Pembatalan tiket atas keinginan calon penumpang, untuk KA yang masih jalan. Calon penumpang bisa membatalkan tiketnya 100 persen melalui KAI Access paling lambat 3 jam sebelum jadwal KA, atau di stasiun pembatalan, paling lambat 30 menit sebelum jadwal yang tertera di tiketnya. Bea akan dikembalikan 30 hari setelah proses Pembatalan.

Menurut Luqman, Ada 13 stasiun online di wilayah Daop 3 Cirebon yang bisa melayani pembatalan tiket KA, diantaranya : Stasiun Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Arjawinangun, Haurgeulis, Terisi, Pegaden Baru, Babakan, Losari, Tanjung, Brebes, Ciledug, dan Stasiun Ketanggungan.

“Sedangkan pembatalan tiket atas keinginan calon penumpang, hanya bisa dilayani di 4 stasiun pembatalan wilayah Daop 3 Cirebon, diantaranya : Stasiun Cirebon, Cirebon Prujakan, Brebes, dan Stasiun Jatibarang,” katanya.

Pihaknya menghimbau, agar masyarakat dalam melakukan pembatalan tiket KA dapat melakukan secara online menggunakan aplikasi KAI Access yang ada pada smartphone. Hal ini Guna mempermudah pembatalan tiket KA.

“Kami sarankan masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas yang ada pada aplikasi KAI Access. Karena lebih mudah dan tidak perlu datang ke loket stasiun. Beli tiket dimanapun, misalkan pembelian melalui stasiun atau channel penjualan resmi lainnya, calon penumpang tetap bisa melakukan pembatalan di aplikasi KAI Access,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

CRV Club Indonesia Gelar Jambore Nasional 18-19 Desember 2021 di Bandung

Cirebon - Menjelang akhir tahun CRV Club Indonesia (CCI) akan menggelar Jambore Nasional tahun 2021 di Hotel Sutan Raja...

Sah! Gubernur Jabar Tetapkan UMK 2022

Cirebon,- Penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Jawa Barat tahun 2022 sudah ditandatangani oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Selasa (30/11/2021) kemarin. Keputusan tersebut tertuang...

Percepat Capaian Vaksin, Kapolresta Cirebon Tinjau Vaksinasi Massal di Puskesmas Nanggela

Cirebon,- Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman memonitor pelaksanaan vaksinasi massal di Puskesmas Nanggela, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, Sabtu (27/11/2021). Sasaran vaksinasi massal kali...

Little Black Coffee and Tea Buka Cabang Baru, Hadirkan Konsep Collab Space

Cirebon,- Little Black Coffee and Tea kini melebarkan sayapnya dengan membuka cabang yang kedua untuk para pecinta kopi di wilayah Cirebon. Cabang keduanya berlokasi...

More Articles Like This