Sabtu, 30 Mei 2020

Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, KAI Batasi Kapasitas Penumpang 50 Persen

Populer

Ada Pedagang Positif Covid-19, Pasar Sumber Ditutup Sementara Selama 14 Hari

Cirebon,- Dua Pedagang Pasar Sumber Kabupaten Cirebon terkonfirmasi Positif Covid-19 setelah dilakukan tes massal swab pada tanggal 18 Mei...

Masuk Zona Biru, Kabupaten Cirebon Tidak Perpanjang PSBB

Cirebon,- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Cirebon berakhir pada hari ini, Jumat 29 Mei 2020.Pemerintah Daerah Kabupaten...

Mulai Besok Grage Mall dan Grage City Mall Siap Beroperasi Kembali

Cirebon,- Setelah menutup sementara operasional mall, Grage Group memutuskan Grage Mall dan Grage City Mall akan dibuka kembali besok,...

Tanpa Gejala Klinis, Dua Pedagang Pasar Sumber Terkonfirmasi Positif Covid-19

Cirebon,- Dua pedagang Pasar Sumber terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil test swab massal menggunakan metode PCR (Polymerase Chain Reaction)...

Kondisi Rumah Sangat Memprihatikan, Baznas Kota Cirebon Turun Tangan⁣ ⁣

Cirebon,- Sungguh mengejutkan saat memasuki rumah warga di RT 005 RW 001 No. 196 Gg. Rebon Pesisir Selatan Kelurahan...

Cirebon,- Terus meningkatnya penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia dan berdampak pada menurunnya okupansi penumpang KA, PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali mengambil kebijakan sebagai upaya dalam memutus rantai penyebaran Covid-19.

Manager Humas PT. KAI Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon, Luqman Arif mengatakan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus Corona, PT KAI menerapkan pembatasan kapasitas penumpang.

“Mulai hari ini Kamis (2/4) PT KAI akan menerapkan pembatasan kapasitas penumpang untuk KA menengah dan jarak jauh menjadi hanya 50 persen dari kapasitas tempat duduk,” ujarnya kepada About Cirebon, Kamis (2/4/2020).

Baca yuk: Mulai 1 April 2020, KA Ranggajati Cirebon-Jember, Alami Perubahan Jadwal Keberangkatan

Loading...

Luqman menjelaskan, sebagai contoh untuk KA Argo Cheribon, kapasitas angkut penumpang dalam satu rangkaian KA sebanyak 570 tempat duduk, mulai hari ini kapasitas angkut menjadi hanya 285 tempat duduk per rangkaian KA.

“Dengan diberlakukannya kebijakan ini, kapasitas angkut penumpang KA di wilayah Daop 3 Cirebon menjadi hanya 1.183 tempat duduk per harinya,” terang Luqman.

Di masa pandemik Covid-19 ini, lanjut Luqman, para penumpang KA yang telah membeli tiket KA juga bisa membatalkan perjalanannya. Saat pembatalan tersebut, KAI akan mengembalikan bea tiket 100 persen diluar bea pesan.

“Pengembalian bea tersebut bisa dilakukan secara tunai ataupun dengan transfer rekening. Dalam hal pembatalan tiket, ada 2 jenis pembatalan,” bebernya.

Dua jenis pembatalan diantaranya:

1. Pembatalan tiket karena KA tidak jalan / dibatalkan. Calon Penumpang diberi kesempatan untuk pengembalian bea 100 persen, mulai hari H jadwal keberangkatan di tiketnya, hingga H+30 ke depan. Baik melalui KAI Access paling lambat 3 jam sebelum jadwal KA, ataupun di seluruh stasiun on-line, hingga H+30.

2. Pembatalan tiket atas keinginan calon penumpang, untuk KA yang masih jalan. Calon penumpang bisa membatalkan tiketnya 100 persen melalui KAI Access paling lambat 3 jam sebelum jadwal KA, atau di stasiun pembatalan, paling lambat 30 menit sebelum jadwal yang tertera di tiketnya. Bea akan dikembalikan 30 hari setelah proses Pembatalan.

Menurut Luqman, Ada 13 stasiun online di wilayah Daop 3 Cirebon yang bisa melayani pembatalan tiket KA, diantaranya : Stasiun Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Arjawinangun, Haurgeulis, Terisi, Pegaden Baru, Babakan, Losari, Tanjung, Brebes, Ciledug, dan Stasiun Ketanggungan.

“Sedangkan pembatalan tiket atas keinginan calon penumpang, hanya bisa dilayani di 4 stasiun pembatalan wilayah Daop 3 Cirebon, diantaranya : Stasiun Cirebon, Cirebon Prujakan, Brebes, dan Stasiun Jatibarang,” katanya.

Pihaknya menghimbau, agar masyarakat dalam melakukan pembatalan tiket KA dapat melakukan secara online menggunakan aplikasi KAI Access yang ada pada smartphone. Hal ini Guna mempermudah pembatalan tiket KA.

“Kami sarankan masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas yang ada pada aplikasi KAI Access. Karena lebih mudah dan tidak perlu datang ke loket stasiun. Beli tiket dimanapun, misalkan pembelian melalui stasiun atau channel penjualan resmi lainnya, calon penumpang tetap bisa melakukan pembatalan di aplikasi KAI Access,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kepala Daerah di Ciayumajakuning Sepakat Perniagaan Antar Wilayah Ada Kelonggaran⁣

⁣Cirebon,- Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau...

Tren Kopi Susu Literan, Lebih Hemat dan Bisa Untuk Hampers

Cirebon,- Belum selesai dengan tren kopi susu, akhir-akhir ini berbagai Coffee Shop mulai mengembangkan produksi kopi susu dengan kemasan literan.Apalagi, di tengah situasi Pandemi...

Mulai Hari ini Objek Wisata Keraton Kasepuhan, Goa Sunyaragi, dan Makam Sunan Gunung Jati Dibuka Kembali

Cirebon,- Setelah pusat perbelanjaan dan masjid diperbolehkan untuk ibadah Salat Jumat di Kota Cirebon, kini tempat wisata di Cirebon juga mulai buka.Sudah hampir 3...

Moment RAFI 2020, Layanan Data Telkomsel Alami Peningkatan

Jakarta,- Momen Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) yang baru saja berlalu, pemanfaatan layanan berbasis data Telkomsel mengalami peningkatan.Seperti layanan data mengalami peningkatan yang tertinggi...

Setiap Pekan, PT Soca Samudera Nusantara Rutin Berbagi Nasi dan Masker

Cirebon,- PT Soca Samudera Nusantara membagikan nasi kotak dan masker kepada para pengendara yang melintas di Jalan Pangeran Cakrabuana, Kelurahan Sendang, Kabupaten Cirebon, Jumat...

More Articles Like This