Selasa, 29 September 2020

Pusat Perbelanjaan di Kota Cirebon Mulai Persiapkan Untuk PSBB Tahap Kedua

Populer

46 Santri Pondok Pesantren di Kuningan Terpapar Covid-19

Kuningan,- Sebanyak 46 santri di Pondok Pesantren Husnul Khotimah di Kuningan Jawa Barat terkonfirmasi positif Covid-19.Aktivitas di pondok pesantren...

Tilik Kana Cirebon Hadir untuk Angkat Potensi UKM Khusus Kuliner

Cirebon,- Untuk menjadikan UKM (Usaha Kecil Menengah) naik kelas, Food Court Tilik Kana yang berlokasi di Jalan Pancuran Barat...

Wali Kota Cirebon: Mulai 1 Oktober 2020 yang Tidak Patuh Protokol Kesehatan akan Ditindak Tegas

Cirebon,- Untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon, Walikota Cirebon Drs. Nashrudin Azis tak henti-hentinya melakukan edukasi dan sosialisasi...

Pemerintah dan Keraton Kasepuhan Cirebon Sepakat Meniadakan Pasar Muludan

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon bersama dengan Keraton Kasepuhan bersepakat meniadakan pasar malam atau Muludan di area Keraton Kasepuhan...

Wakil Wali Kota Cirebon Kunjungi Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19

Cirebon,- Wakil Wali Kota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati kembali mengunjungi warga terkonfirmasi positif Covid-19 yang isolasi mandiri, Jumat...

Cirebon,- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cirebon mengecek persiapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap kedua di sejumlah pusat perbelanjaan, Selasa (19/5/2020).

PSBB tahap kedua di Kota Cirebon akan dimulai pada tanggal 20 Mei sampai 14 hari ke depan atau sampai tanggal 2 Juni 2020.

Dalam PSBB tahap kedua ini, Pemerintah Daerah Kota Cirebon memperkenankan tempat usaha non bahan pangan untuk buka, namun mengikuti prosedur pencegahan Covid-19 dengan perjanjian yang wajib disepakati.

Loading...
BACA YUK:  KKN Mahasiswa UMY Berdayakan UMKM di Cirebon⁣

Kepala Bidang Ketertiban Umum dan ketentraman masyarakat (Tibumtranmas) Satpol PP Kota Cirebon, Suweka mengatakan hari ini kita melakukan dua kegiatan, yaitu evaluasi PSBB pertama dan mengecek persiapan PSBB tahap kedua.

“Pertama kita evaluasi PSBB pertama, sejauh mana pengusaha disiplin. Ternyata pengusaha non bahan pangan masih pada tutup sampai hari ini,” ujarnya saat ditemui About Cirebon, Selasa (19/5/2020).

Lanjut Suweka, dari hasil monitoring yang dilakukan untuk persiapan PSBB tahap kedua, para pelaku usaha sudah mempersiapkan sesuai dengan arahan Wali Kota Cirebon untuk menerapkan social distancing.

“Seperti salah satu pusat perbelanjaan Yogya Grand sudah mempersiapkan ID card, manakala ada antrian mereka sudah mempersiapkan sesuai dengan lantai yang ingin dikunjungi,” ungkapnya.

“Seperti di lantai 1 pengunjung menggunakan ID card berbeda dengan di lantai 2, serta petugas setiap lantai bertanggung jawab untuk mengawasi jumlah pengunjung,” tambahnya.

Pantauan About Cirebon, sejumlah pusat perbelanjaan sudah mulai mempersiapkan ruang tunggu untuk pengunjung apabila terjadi lonjakan pengunjung.

Bahkan, tempat pembayaran di kasir pun tetap mengikuti aturan kesehatan dengan menjaga jarak dan menyediakan tempat duduk.

“Sejauh ini persiapan untuk PSBB tahap kedua ini, pengelola pusat perbelanjaan sudah mulai mempersiapkan sesuai dengan anjuran pemerintah,” tandasnya. (AC212)

BACA YUK:  Lukisan Mural Mempercantik Wajah Baru Taman Krucuk Cirebon
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

RM Abah Wardja Wedangan 90an Hadir dengan Konsep Djadul

Cirebon,- Dengan konsep kayu dan interior lawas, rumah makan dengan menu tradisional hadir untuk para pecinta kuliner Cirebon.Bertempat di...

Peringati HUT KAI ke-75, Daop 3 Cirebon Berikan Bantuan Mobil untuk Penyandang Disabilitas

Cirebon,- Dalam rangka memperingati HUT Kereta Api Indonesia (KAI) ke-75 yang jatuh pada Senin 28 September, melalui program CSR, KAI Daerah Operasional (Daop) 3...

Tambah Bangunan Pendopo, Warung Kopi Manis Kini Hadir Lebih Luas

Cirebon,- Warung Kopi Manis (WKM) yang berlokasi di Jalan Ir. Soekarno, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon hadir dengan tempat yang lebih luas.Saat ini,...

Pelanggar Operasi Yustisi Protokol Kesehatan Didominasi Tidak Memakai Masker

Cirebon,- Selama dua pekan sejak tanggal 14 sampai 27 September 2020, sebanyak 21 ribuan pelanggar terjaring operasi yustisi protokol kesehatan di Kabupaten Cirebon.Kegiatan yang...

More Articles Like This