Kamis, 29 Oktober 2020

Puksir (Kerupuk Pasir) Karya Mahasiswa STMIK CIC Cirebon

Populer

39 Nakes Positif Covid-19, Layanan di RSD Gunung Jati Tutup Selama 6 Hari

Cirebon,- Rumah Sakis Daerah (RSD) Gunung Jati Cirebon kembali menutup sementara pelayanan mulai tanggal 22 sampai 27 Oktober 2020. Sebelumnya,...

Warga Cirebon Budidaya Ikan Cupang Hingga Dijual ke Luar Negeri

Cirebon,- Budidaya ikan cupang kini semakin diminati di Indonesia. Pasalnya, bisnis ikan cupang ini sangat menjanjikan omset hingga ratusan...

Momen Mengharukan Saat Wisuda, Seorang Ayah Gantikan Wisuda Anaknya yang Meninggal

Cirebon,- Sebanyak 803 wisudawan/ wisudawati program Sarjana dan Magister Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Kota Cirebon mengikuti acara wisuda...

Mulai Besok Pembatasan Aktivitas Masyarakat di Kota Cirebon Dicabut

Cirebon,- Pembatasan aktivitas masyarakat di Kota Cirebon rencananya akan berlangsung sampai 31 Oktober 2020. Namun, Walikota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis...

Bupati Cirebon Bolehkan Belajar Tatap Muka Bagi Kecamatan Zona Hijau

Cirebon,- Beberapa sekolah di Kabupaten Cirebon mulai memberlakukan belajar tatap muka. Bupati Cirebon, Drs. H. Imron meminta tetap menjaga...

Cirebon, 10 Maret 2017,- Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) CIC menggelar pameran karya tugas akhir mahasiswa jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), yang digelar di halaman STMIK CIC, Jalan Kesambi, Kota Cirebon, Jumat (10/03/2017).

Pameran akan berlangsung selama dua hari 10 – 11 Maret 2017, yang berlangsung di halaman Kampus STMIK CIC, Jalan Kesambi, Kota Cirebon. Dalam pameran tersebut mahasiswa semester ganjil memarmerkan tugas akhir semster merak untuk menujang nilai.

BACA YUK:  10 Personel Satreskrim Polresta Cirebon Terima Penghargaan

Lebih dari ribuan karya yang dipamerkan, ada salah satu karya yang menarik dipersembahkan dari mahasiswa STMIK CIC jurusan DKV semester lima yang mengangkat tema branding & identitas. Ada 13 produk yang dipamerkan mulai dari makanan ringan hingga minuman, salah satunya produk Puksir.

Loading...

Steven, mahasiswa STMIK CIC semester 5 yang membuat produk Puksir menjelaskan, nama brand Puksir tersebut artinya Kerupuk Pasir atau yang lebih dikenal dengan kerupuk melarat, yang kita ketahui pembuatan kerupuk melarat tersebut menggunakan pasir.

Ia menambahkan, tercetusnya ide membuat Puksir karena melihat permasalahan dari pengemasan kerupuk di tempat oleh-oleh khas Cirebon yang hanya membukusnya dengan plastik yang digantung hingga sampai rumah.

“Dari permasalahan itulah, saya mencetus bagaimana pengemasan kerupuk melarat ini agar tingkatannya lebih naik di tempat oleh-oleh dengan pengemasan yang lebih modern,” ujarnya kepada About Cirebon, Jumat (10/03/2017).

Untuk harganya pun bisa bersaing ditempat oleh-oleh khas Cirebon. Pasalnya, Steven hanya membandrol Puksir mulai dari harga Rp. 4 ribu sampai Rp. 5 ribu saja. Kedepan, Steven akan memasarkan produk Puksi ke sejumlah tempat oleh-oleh di wilayah Cirebon.

“Untuk sementara, kita baru memasarkan lewar pameran saja. Selain itu, kita memberikan promo untuk menarik konsumen dengan mengumpulkan poin yang dapat ditukar dengan hadiah-hadiah menarik. Program promo tersebut akan berlangsung hingga tanggal 1 April 2017,” pungkasnya. (AC212)

BACA YUK:  Tingkat Kesadaran dan Pemahaman Konsumen Rendah, BPKN Lakukan Sosialisasi dan Edukasi
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Maknai Sumpah Pemuda, Telkomsel Gelar Digital Creative Millennials 2020

Jakarta,- Telkomsel kembali menghadirkan program berbasis digital sebagai wadah untuk memacu kewirausahaan di segmen youth atau millennial. Program yang diberi...

Lonjakan Volume Kendaraan Mulai Terjadi di Gerbang Tol Palimanan

Cirebon,- Volume kendaraan di gerbang tol Palimanan pada libur cuti bersama dan Maulid Nabi Muhammad SAW sudah terjadi peningkatan kendaraan, Rabu (28/10/2020) siang. Kendaraan yang...

Lapas Kesambi Cirebon Bagikan Masker Hasil Karya Warga Binaan

Cirebon,- Dalam rangka Hari Dharma Karyadhika tahun 2020, Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas I Kesambi Kota Cirebon membagikan masker, hand sanitizer, dan juga vitamin kepada...

Momen Mengharukan Saat Wisuda, Seorang Ayah Gantikan Wisuda Anaknya yang Meninggal

Cirebon,- Sebanyak 803 wisudawan/ wisudawati program Sarjana dan Magister Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Kota Cirebon mengikuti acara wisuda ke-57 Tahun Akademik 2020/2021. Acara wisuda...

More Articles Like This