PT KAI Wajibkan Penumpang Gunakan Masker, Bila Tidak Tiket Akan Dikembalikan

Cirebon,- Sejak pertanggal 5 April 2020, pemerintah memberlakukan kepada masyarakat yang keluar rumah wajib menggunakan masker sesuai anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Dalam himbauan tersebut, pemerintah meminta kepada masyarakat untuk menggunakan masker kain saat berada di luar rumah. Sedangkan untuk masker bedah dan masker N95 hanya untuk petugas kesehatan.

Atas hal tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mewajibkan penumpang untuk memakai masker di stasiun dan kereta api mulai 12 April 2020.

“Bagi penumpang yang tidak mengenakan masker atau kain penutup mulut dan hidung dilarang naik kereta api dan tiket akan dikembalikan penuh,” ujar Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Luqman Arif kepada About Cirebon, Rabu (8/4/2020).

BACA YUK:  Selama Libur Lebaran 2024, Kunjungan Wisatawan ke Kota Cirebon Meningkat

Luqman menambahkan, aturan penumpang wajib pakai masker ini sejalan dengan kebijakan pemerintah sesuai rekomendasi WHO, yang mengharuskan masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Menjelang 12 April, KAI mulai mensosialisasikan kebijakan tersebut kepada masyarakat melalui pengumuman di stasiun, di kereta, media sosial, dan berbagai media lainnya.

Luqman mengimbau kepada para penumpang untuk menjaga jarak baik saat di stasiun ataupun di atas kereta, sering mencuci tangan menggunakan sabun dengan air yang mengalir atau hand sanitizer, serta tunda perjalanan yang kurang penting dan tidak mendesak.

BACA YUK:  Seeds Kids Academy Pertama di Cirebon, Maksimalkan Potensi dan Tumbuh Kembang Anak

“Kami harap penumpang dapat mematuhi aturan tersebut agar dapat mencegah penyebaran Covid-19 melalui moda transportasi kereta api,” tutup Luqman. (AC212)

Bagikan:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *