PT EWF Cirebon Jadi Peringkat Ketiga Perusahaan dengan Volume Bilateral Terbesar

Cirebon,- PT Equityworld Futures (EWF) Cirebon, perusahaan yang bergerak di bidang pialang berjangka berhasil menduduki peringkat ketiga dengan volume bilateral terbesar atau teraktif selama tahun 2022. Hal tersebut berdasarkan rilis yang diumumkan oleh PT Bursa Berjangka Jakarta atau Jakarta Futures Exchange (JFX) dan Kliring Berjangka Indonesia (KBI).

Pimpinan Cabang PT EWF Cirebon, Ernest Firman mengatakan selama tahun 2022, PT EWF Cirebon berhasil membukukan transaksi bilateral sebesar 23.020 lot dengan capaian margin atau total investasi nasabah EWF Cirebon sebesar $ 2.533.962,83 atau di rupiahkan kurang lebih sebesar Rp 25 miliar dengan 150 nasabah aktif. Pihaknya menargetkan untuk tahun 2023 bisa lebih dari tahun 2022.

BACA YUK:  Info Loker! Lowongan Kerja Baru untuk Speaking Tutor di Kuningan

“Target kami di tahun 2023 ini sebesar $ 20 juta atau setara Rp 200 Miliar dengan total volume transaksi sebanyak 100 ribu lot. Untuk nasabah, di tahun 2023 ini bisa menggaet sebanyak 500 nasabah baru,” ujar Ernest, Rabu (18/1/2023).

Pihaknya berharap di tahun 2023, target nilai transaksi atau investasi di PT EWF Cirebon bisa lebih meningkat lagi dibandingkan dengan tahun 2022. Sehingga, target yang pada tahun ditentukan bisa tercapai.

“Untuk bisa mencapai target di tahun 2023 ini, kami akan lebih masih memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Kami juga tentunya akan merambah tidak hanya di wilayah Ciayumajakuning saja, tapi bisa melebar ke wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur,” katanya.

BACA YUK:  Program Pembiayaan BTPN Syariah Bantu Tingkatkan Usaha Para Perempuan Prasejahtera di Cirebon

Ernest menjelaskan, secara nasional pada tahun 2022 lalu, total volume transaksi bilateral dari seluruh perusahaan pialang berjangka yang resmi terdaftar oleh pemerintah mencapai 7.157.888 lot. Transaksi bilateral perdagangan Locogold atau emas, kata Ernest, tertinggi dibandingkan Forex dan Index.

“Dari total transaksi bilateral sebesar 7.157.888 lot, sebanyak 5.381.214 lot merupakan perdagangan Locogold atau sekitar 80 persen. Sedangkan untuk perdagangan forex sebesar 743.007 lot dan perdagangan Index sebesar 640.77 lot,” bebernya.

“Locogold atau emas ini mampu bertahan dari gempuran resesi atau inflasi. Jadi kalau saya bisa bilang, tahun ini merupakan masa yang gemilang bagi emas berjangka,” pungkasnya. (HSY)

BACA YUK:  Smartphone Sejutaan realme C33 Kini Dilengkapi Fitur Dynamic RAM, Semakin Nyaman Multitasking dan Berkreasi Melalui Kamera AI 50MP

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *