Rabu, 27 Oktober 2021

PSBB Tahap Kedua, Pusat Perbelanjaan Boleh Buka Normal

Populer

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun...

BI Fast Payment Siap Diluncurkan, Biaya Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500

Jakarta,- Pakai BI Fast Payment, transaksi antarbank untuk Rp 250 juta hanya dengan biaya Rp 2.500 per transaksi. Implementasi...

Inilah Tradisi Muludan Tiap Tahun Masyarakat Argasunya Kota Cirebon

Cirebon, — Ribuan santri dan warga ikut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Piderma, Sumur Loa, Kelurahan...

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon telah memutuskan untuk memperpanjang masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Cirebon mulai tanggal 20 Mei sampai 2 Juni 2020.

Dalam PSBB tahap kedua ini, Pemerintah Daerah Kota Cirebon memperkenankan tempat usaha non bahan pangan untuk buka, namun mengikuti prosedur pencegahan Covid-19 dengan perjanjian yang wajib disepakati.

Baca Yuk : PSBB Kota Cirebon Diperpanjang 14 Hari, ini Pertimbangannya

Loading...

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cirebon, Andi Armawan mengatakan keputusan PSBB tahap kedua ada penekanan protokol kesehatan dan pusat perbelanjaan, serta sebagainya sudah mulai dibuka.

“Tapi ingat, pembukaan ini akan di mulai tanggal 20 Mei, bukan besok,” ujar Andi saat ditemui About Cirebon usai bertemu dengan pengelola pusat perbelanjaan di Balai Kota Cirebon, Senin (18/5/2020).

BACA YUK:  Sabut Kelapa, Sumber Energi Terbarukan Pengganti Batu Bara

Lanjut Andi, PSBB tahap kedua akan dimulai tanggal 20 Mei 2020 dan tim Gugus tugas penanganan Covid-19 Kota Cirebon divisi perundang-undangan akan membuat peraturan Wali Kota (Perwal) PSBB tahap kedua.

“Perwali tahap kedua jelas beda, karena mall dan sebagainya boleh beroperasi, dan jamnya pun normal seperti biasa dari jam 09.00 sampai 22.00 WIB,” katanya.

Baca Yuk : Kota Cirebon Mengalami Tren Penurunan Covid-19 Selama PSBB

“Begitu juga untuk minimarket normal kembali, namun dengan catatan yang 24 jam tidak diperkenankan,” imbuhnya.

Kemudian hiburan, kata Andi, seperti bioskop, hiburan anak, hiburan malam, dan sebagainya untuk sementara tidak diperbolehkan dibuka.

“Kuliner diperbolehkan buka, tapi tetap mengikuti protokol kesehatan dengan tidak menerima makan di tempat, hanya boleh take away,” terangnya.

Mengenai sanksi, tambah Andi, pak Wali Kota sampaikan tegas, karena permasalaha nya adalah anjuran pemerintah.

BACA YUK:  Ratusan Warga di 15 Desa di Cirebon, Serentak Dilatih Literasi Digital

“Yang melanggar sanksinya tegas, di tutup hari itu juga,” tegasnya.

Sementara, Ratu Sukmayani, selaku Corporate Secretary Grage Group salah satu pengelola mall Grage Mall dan Grage City Mall mengatakan PSBB tahap kedua di Kota Cirebon, Wali Kota Cirebon memberikan relaksasi untuk pusat perbelanjaan bisa beroperasional.

“Ada tujuh point yang ditetapkan oleh Pemerintah, agar kita tetap bisa beroperasional dengan upaya melakukan pencegahan penyebaran Covid-19,” ujar Yani kepada About Cirebon.

Menurut Yani, poin-poin yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah sangat bagus, karena kita sama-sama mempunyai rasa tanggung jawab untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Jadi apa yang ditetapkan oleh Pemerintah untuk menjaga hal tersebut, kita dukung,” ungkapnya.

Pengelola mall, kata Yani, akan ada pengendalian jumlah pengunjung yang masuk ke mall, seperti contoh kapasitas hanya 100 orang maka tidak masukan dulu pengunjung.

“Contoh yah, bila kapasitas 100 pengunjung maka kita akan stop dulu, dan bila ada yang keluar 25 orang baru akan dimasukan lagi 25 orang,” tandasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

UGJ Gelar Wisuda Sarjana dan Magister ke-60 dan 61 Tahun 2021

Cirebon,- Wisuda sarjana dan magister ke-60 dan 61 tahun 2021 Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon diselenggarakan di Hotel...

Kawasan Industri di Kota Cirebon Hanya 49,09 Hektar, Perlu Rencana Induk Pembangunan Industri Kota

Cirebon,- Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait rencana pembangunan industri di Kota Cirebon....

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban lainnya mengalami luka-luka. Kapolresta Cirebon, Kombes...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun 1999 sampai dengan saat ini....

More Articles Like This