Program Wisata Berbasis Edu Heritage Cirebon – Jakarta Dapat Meningkatkan Perekonomian Daerah

Cirebon,- Program wisata berbasis Edu Heritage Cirebon – Jakarta resmi diluncurkan, Minggu (23/6/2024). Acara yang dibarengi dengan Haul Sunan Gunung Jati itu, berlangsung di Alun-alun Sangkala Buana Keraton Kasepuhan Cirebon.

Grand Launching Edu Heritage Cirebon – Jakarta dimeriahkan dengan Bazar UMKM dan Ekraf, hingga penampilan flash mob 500 penari sintren.

Ketua Yayasan Badan Wakaf Keraton Kasepuhan Cirebon, Ahmad Jazuli mengatakan grand launching Edu Heritage ini merupakan rangkaian puncak dari seluruh rangkaian acara yang di mulai dari tanggal 20 Juni 2024, di Museum Bahari yang dilaksanakan Festival Haul Sunan Gunung Jati.

BACA YUK:  Cinta Damai Group Berangkatkan 16 Konsumen di Program Surprise Gift Jalan-jalan ke Luar Negri

Selain itu, kata Jazuli, sudah ditandatangani kerja sama nota kesepahaman antara Pemerintah Kota Cirebon dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Ini adalah satu langka keseriusan untuk bagaimana menuju pengembangan wisata berbasis Edu Heritage,” ujar Jazuli dalam sambutannya.

Penampilan flash mob 500 penari sintren, kata Jazuli, merupakan wujud nyata masyarakat Cirebon dan siap untuk mensukseskan program wisata berbasis Edu Heritage.

“Kami berharap, semangat ini tidak hanya berhenti sampai setelah dilaksanakannya seremonial grand launching. Jadi semangat ini tidak hanya berhenti di seremonial saja, tetapi harus ada action plan yang jelas untuk memwujudkan eksensi dari program edu heritage,” katanya.

BACA YUK:  Sensasi Adventure, Metland Hotel Cirebon Tawarkan Paket City Tour Offroad yang Asyik

“Program edu heritage ini dapat meningkatkan perekonomian daerah dan masyarakat, serta dapat menjaga pesan-pesan leluhur kita lewat edukasi edu heritage,” sambungnya.

Pihaknya berharap melalui program Edu Heritage tersebut dapat meningkatkan kepedulian untuk mengatakan semua destinasi wisata yang terkait dengan edu heritage dan wisata pendukung lainnya.

“Sudah saatnya kita adanya program pembenahan desa-desa wisata di wilayah Cirebon Raya, serta program-program lain yang bisa dilaksanakan,” pungkasnya.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Hariyanto mengatakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sangat mengapresiasi dan penghargaan setinggi-tingginga atas dilaunching program wisata berbasis edu heritage.

BACA YUK:  Banjir dan Rob Dominasi Bencana di Kawasan Pantura

“Kemenparekraf siap dengan sepenuhi hati mendukung program ini. Namun yang penting adalah tindak lanjut dan berkesinambungan program yang sudah dibangun bersama ini,” ujar Hariyanto.

Kemenparekraf, kata Hariyanto, akan terus mengembangkan destinasi Pariwisata. Karena hal itu menjadi bagian penting dan kontribusi kemajuan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, khususnya di wilayah Cirebon melalui Edu Heritage.

“Desa-desa di wilayah Cirebon, yang sejatinya memiliki potensi yang luar biasa tentu menjadi bagian penting dari seluruh desa wisata yang berjejerangi dalam jaringan desa wisata yang dikembangkan oleh Kemenparekraf,” tandasnya. (HSY)

Bagikan:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *