Sabtu, 23 Oktober 2021

Program Smart City di Kota Cirebon Akan Dipayungi Perda

Populer

Talaga Langit Milik Ustad Ujang Busthomi Hadirkan Museum Dukun Santet

Cirebon,- Setelah sukses membuka wisata Bukit Cinta Anti Galau, kini Ustad Ujang Busthomi kembali membuka objek wisata Talaga Langit....

Jalan Tol Akses Bandara Kertajati Rampung 100%, Siap Dioperasikan

Majalengka,- Pembangunan jalan tol akses menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sudah rampung. Akses ini terhubung langsung dengan jalan...

Wagub Jabar Resmikan Wisata Talaga Langit Anti Galau

Cirebon,- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meresmikan Talaga Langit Wisata Anti Galau di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu,...

Yayasan Wani Amal Cirebon Gelar Khitan Massal

Cirebon,- Sebanyak 30 anak mengikuti Khitan Massal 2021 yang digelar oleh Yayasan Wani Amal (YWA) Cirebon, Selasa (19/10/2021). Kegiatan...

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Cirebon,- Kota Cirebon segera memiliki Peraturan Daerah (Perda) mengenai smart city. Keberadaan perda diharapkan bisa menjadi payung hukum pelaksanaan program smart city di Kota Cirebon.

“Alhamdulillah kami didukung oleh teman-teman di DPRD Kota Cirebon sehingga untuk program smart city ini akan dipayungi oleh Perda,” ujar Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon, Ma’ruf Nuryasa, usai pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Aspirasi Daerah, Tingkat Pengetahuan Mengenai Smart City, Selasa (3/11/2020)

Bahkan, menurut Ma’ruf, naskah akademiknya juga sudah ada dan Sekretaris Daerah (Sekda) kota Cirebon, Drs. Agus Mulyadi juga telah menyampaikan akan mendorong agar perda tersebut segera ditetapkan.

Loading...

Selain kabar baik mengenai Perda yang menaungi program smart city di Kota Cirebon, kata Ma’ruf, tahun ini Kota Cirebon juga menjadi obyek penelitian dan evaluasi program smart city.

BACA YUK:  Peduli Masyarakat Sekitar, Obim Village & Cafe Resto Bagikan 500 Paket Sembako

“Sejak 2019 lalu kami sudah mengajukan ke Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kominfo agar Kota Cirebon dijadikan penelitian terkait dengan tingkat pengetahuan tentang smart city,” ungkap Ma’ruf.

“Khususnya untuk aparatur dan masyarakat. Penelitian dan evaluasi ini nantinya akan menjadi dasar bagi mereka untuk melanjutkan program smart city ke depan,” tambahnya.

Seperti diketahui, pada 2017 lalu Kota Cirebon masuk kelompok pertama yang terdiri dari 25 kota dan kabupaten se-Indonesia menuju smart city. Dengan komitmen smart city merupakan program bersama, akhirnya dibentuk dua tim yang terdiri dari tim dewan pembina smart city dan tim pelaksana smart city.

Tim dewan pembina smart city diketuai oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon dengan anggota akademisi, swasta, pelaku bisnis, komunitas dan media massa. Sedangkan tim pelaksana smart city diketuai oleh Kepala DKIS dan Kepala BP4D Kota Cirebon.

BACA YUK:  Spektra Fair Lebarkan Sayap di 65 Kota Besar Indonesia

“Kolaborasi tersebut menghasilkan masterplan smart city hingga 2028. Kita juga sudah menyelaraskan masterplan smart city dengan RPJMD 2018-2023,” jelasnya.

Setiap tahunnya, tambah Ma’ruf, ada quick win yang harus dicapai. Untuk tahun ini, seiring dengan pandemi Covid-19 yang tengah terjadi, mereka sudah menjalankan dua program.

Yaitu pembayaran parkir non tunai di satu titik yang selanjutnya segera dikembangkan di 8 titik lainnya serta penggunaan aplikasi “ngelmu” atau kepanjangan dari neng endi bae luru ilmu.

“Aplikasi ini mirip ruang guru dan sudah diterapkan di SMP Negeri 18 Kota Cirebon,” tandasnya.

Sementara itu Dra. Betty Djuliati, Kepala BPSDMP Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menjelaskan bahwa di Kota Cirebon mereka akan melakukan penelitian mengenai tingkat pengetahuan smart city.

“Tujuannya untuk mendapatkan informasi dan gambaran tingkat pengetahuan dan partisipasi serta manfaat smart city di Kota Cirebon. Baik dari sisi pemerintah maupun masyarakat,” ujar Betty.

Sebelumnya, penelitian ini direncanakan dilakukan secara offline selama 6 bulan. Namun karena pandemi Covid-19 masih mewabah, maka pengumpulan data akan dilakukan secara online.

BACA YUK:  Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman di Wilayah Jawa Bagian Barat

“Dengan tidak mengurangi akurasi data yang akan diperoleh. Sehingga nantinya hasil penelitian ini bisa berkualitas dan bermanfaat serta dijadikan rekomendasi untuk pengambil kebijakan di Kota Cirebon,” singkatnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bertabur Promo di Mataram, Untung Wujudkan Impian di FIFGROUP FEST

Mataram – PT Federal International Finance (FIFGROUP) kembali hadirkan salah satu kegiatan promo, yaitu FIFGROUP FEST untuk warga Mataram...

Puncak Peringatan HSN 2021 PCNU Kabupaten Cirebon Digelar di Panembahan

Cirebon,- Puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2021 dan Maulid Nabi Muhammad SAW, PCNU Kabupaten Cirebon bakal digelar di Masjid Besar Nurussa'adah Desa...

Sekda Kota Cirebon Pimpin Upacara Peringatan Hari Santri 2021

Cirebon,- Santri memiliki peran strategis menjaga keutuhan negara. Para santri juga telah berperan untuk mewujudkan perdamaian dunia. Peringatan hari Santri 2021 digelar melalui upacara di...

Launching WOR Grill Berikan Diskon 20% All Varian Menu

Cirebon,- Dalam rangka launching, WOR Grill yang terletak di Jalan Pemuda No. 36 Kota Cirebon (seberang JNE Pemuda) memberikan diskon 20% untuk varian all...

More Articles Like This