Program Matching Fund 2021, Kemenparekraf Fasilitasi Pendirian Badan Hukum untuk Ekonomi Kreatif

Cirebon,- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama dengan Kemendikbud Ristek dan Universitas Sebelas Maret Surakarta menggelar Sosialisasi dan Fasilitasi Pendirian Badan Hukum Tahun 2021, Senin (1/11/2021).

Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Jalan Dr. Wahidin, Kota Cirebon, merupakan program Matching Fund Kedaireka 2021. Peserta program tersebut merupakan pelaku usaha yang bergerak di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif seperti aplikasi, film, arsitektur, kuliner, fesyen dan subsektor ekraf lainnya.

Ketua Pelaksana, Dr. Muhammad Hendri Nuryadi, M.Sc mengatakan kegiatan seperti ini diselenggarakan di lima kota/kabupaten di Indonesia. Lima kota tersebut diantaranya Semarang, Cirebon, Banyuwangi, Surabaya, dan Bandung.

BACA YUK:  Polresta Cirebon Berikan Santunan untuk Anak-anak yang Ikut Khitanan Massal

Latar belakang dari kegiatan ini, menurut Hendri, karena masih minimnya persentase usaha pariwisata dan ekonomi kreatif yang telah berbadan hukum.

“Pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif akan mengalami kesulitan dalam mengembangkan usahanya, jika usahanya tersebut tidak berbadan hukum. Sehingga tujuan dan manfaat dari kegiatan ini adalah memfasilitasi pendirian badan usaha yang
berbadan hukum seperti Perseroan Terbatas (PT),” ujar Hendri.

Dengan membentuk badan hukum, kata Hendri, ada beberapa keuntungan atau kemudahan yang didapatkan. Seperti memiliki legalitas usaha, mempermudah akses sumber permodalan, keberlangsungan usaha lebih terjaga, mitigasi resiko dan bisa juga mendapatkan insentif bahkan bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah. Selain itu juga mempermudah untuk kegiatan ekspor.

BACA YUK:  Peringatan Hari Jadi ke-653 Cirebon, Wali Kota Cirebon Ajak Masyarakat Bahu Membahu Bangkitkan Ekonomi

Sehingga, tambah Hendri, bentuk dari kegiatan ini adalah membantu para pelaku usaha pariwisata dan pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk mendirikan Badan Hukum melalui bantuan teknis dan finansial hingga terbitnya SK pendirian badan hukum dari Kementerian Hukum dan HAM RI.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Kekayaan Intelektual Industri Kreatif
kemenparekraf, Dr.Robinson H. Sinaga menjelaskan kegiatan ini pada intinya memfasilitasi berdirinya badan hukum berupa perseoran terbatas (PT) untuk pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Fasilitasi nantinya adalah, seluruh biaya yang terkait dengan Kementerian Hukum dan HAM RI, serta biaya notaris akan dibiayai oleh Kemenparekraf dan Kemendikbud ristek, melalui program Kedaireka,” ujar Robinson.

BACA YUK:  Info Loker : RS. Sumber Kasih

Penerima fasilitas ini, kata Robinson, akan dilakukan kurasi terlebih dahulu. Setelah terpilih, mereka selanjutnya akan ditangani oleh notaris. Robinson memastikan, semua biaya yang terkait pendirian PT tidak dikenakan kepada penerima fasilitas, tapi dibiayai oleh negara.

“Untuk Cirebon, target peserta yang diharapkan dapat difasilitasi dari kegiatan sosialisasi ini sejumlah 25 Akta Pendirian Badan Hukum. Kami berharap target 25 ini terpenuhi, karena tahun lalu tidak pernah terpenuhi,” pungkas Robinson. (AC212)

(Dilihat: 46 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.