Minggu, 23 Januari 2022

Program Matching Fund 2021, Kemenparekraf Fasilitasi Pendirian Badan Hukum untuk Ekonomi Kreatif

Populer

Bakso Rusuk Joss Sajikan Menu Fenomenal dan Tempat yang Nyaman

Cirebon,- Kamu pecinta bakso? Jangan ngaku pecinta bakso kalau kamu belum coba bakso yang unik, viral dan fenomenal ini,...

Deteksi Dini Semakin Krusial Cegah Progresivitas Glaukoma, Faktor Anatomis Turut Berpengaruh Memicu Glaukoma Primer Sudut Tertutup Kronis

Jakarta,– Nyaris tak memiliki gejala pada tahap awal, glaukoma berpotensi memberi impak yang lebih fatal: kebutaan permanen. Peningkatan tekanan...

Tiga Prodi Memulai Kegiatan Perkuliahan di Kampus ITB Cirebon

Cirebon,-:Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH), telah memulai program multikampus sebagai wujud pengembangan institusi...

Wah, Penyerahan Perdana All New BR-V di Honda Mulya Putra Cirebon

Cirebon, - Honda Mulya Putra Cirebon yang berlokasi di Jalan Brigjen Darsono, Bypass Cirebon untuk pertama kalinya menyerahkan secara...

Kendalikan Harga, Mulai Hari ini Operasi Pasar Murah di Kota Cirebon Berlangsung Selama Tiga Hari

Cirebon,- Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon menggelar operasi pasar murah selama tiga hari 18 - 20 Januari...

Cirebon,- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama dengan Kemendikbud Ristek dan Universitas Sebelas Maret Surakarta menggelar Sosialisasi dan Fasilitasi Pendirian Badan Hukum Tahun 2021, Senin (1/11/2021).

Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Jalan Dr. Wahidin, Kota Cirebon, merupakan program Matching Fund Kedaireka 2021. Peserta program tersebut merupakan pelaku usaha yang bergerak di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif seperti aplikasi, film, arsitektur, kuliner, fesyen dan subsektor ekraf lainnya.

Ketua Pelaksana, Dr. Muhammad Hendri Nuryadi, M.Sc mengatakan kegiatan seperti ini diselenggarakan di lima kota/kabupaten di Indonesia. Lima kota tersebut diantaranya Semarang, Cirebon, Banyuwangi, Surabaya, dan Bandung.

Loading...
BACA YUK:  Satnarkoba Polres Cirebon Kota Berhasil Ungkap Dua Kasus Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu

Latar belakang dari kegiatan ini, menurut Hendri, karena masih minimnya persentase usaha pariwisata dan ekonomi kreatif yang telah berbadan hukum.

“Pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif akan mengalami kesulitan dalam mengembangkan usahanya, jika usahanya tersebut tidak berbadan hukum. Sehingga tujuan dan manfaat dari kegiatan ini adalah memfasilitasi pendirian badan usaha yang
berbadan hukum seperti Perseroan Terbatas (PT),” ujar Hendri.

Dengan membentuk badan hukum, kata Hendri, ada beberapa keuntungan atau kemudahan yang didapatkan. Seperti memiliki legalitas usaha, mempermudah akses sumber permodalan, keberlangsungan usaha lebih terjaga, mitigasi resiko dan bisa juga mendapatkan insentif bahkan bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah. Selain itu juga mempermudah untuk kegiatan ekspor.

Sehingga, tambah Hendri, bentuk dari kegiatan ini adalah membantu para pelaku usaha pariwisata dan pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk mendirikan Badan Hukum melalui bantuan teknis dan finansial hingga terbitnya SK pendirian badan hukum dari Kementerian Hukum dan HAM RI.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Kekayaan Intelektual Industri Kreatif
kemenparekraf, Dr.Robinson H. Sinaga menjelaskan kegiatan ini pada intinya memfasilitasi berdirinya badan hukum berupa perseoran terbatas (PT) untuk pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif.

BACA YUK:  Mengenali dan Memahami Al-Qur'an dalam Kehidupan Kita

“Fasilitasi nantinya adalah, seluruh biaya yang terkait dengan Kementerian Hukum dan HAM RI, serta biaya notaris akan dibiayai oleh Kemenparekraf dan Kemendikbud ristek, melalui program Kedaireka,” ujar Robinson.

Penerima fasilitas ini, kata Robinson, akan dilakukan kurasi terlebih dahulu. Setelah terpilih, mereka selanjutnya akan ditangani oleh notaris. Robinson memastikan, semua biaya yang terkait pendirian PT tidak dikenakan kepada penerima fasilitas, tapi dibiayai oleh negara.

“Untuk Cirebon, target peserta yang diharapkan dapat difasilitasi dari kegiatan sosialisasi ini sejumlah 25 Akta Pendirian Badan Hukum. Kami berharap target 25 ini terpenuhi, karena tahun lalu tidak pernah terpenuhi,” pungkas Robinson. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Ramaikan Wisata Kuliner, Kedai 1818 Buka Cabang Baru di Sinapeul Majalengka

Cirebon,- Setelah sukses membuka cabang di berbagai daerah, Crab 1818 kini membuka kembali di Majalengka, Sabtu (22/1/2022). Lokasinya berada...

Kerja Sama dengan Kodim 0620/Cirebon, Aston Cirebon Jalani Vaksin Booster COVID-19

Cirebon,- Aston Cirebon Hotel & Convention Center menggelar vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau booster untuk seluruh karyawan, Sabtu (22/1/2022). Kegiatan yang bekerja sama dengan...

Mulai Tahun 2023 Tenaga Honorer Dihapus, ini Kata Sekda Kota Cirebon

Cirebon,- Pemerintah pusat melalui Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menghapus tenaga honorer pada tahun 2023 mendatang. Dengan begitu, di instansi pemerintahan...

Kolaborasi PWI, PMI dan At-Taqwa Center dalam Kegiatan Donor Darah

Cirebon, - Dalam rangka kolaborasi menyambut Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2022, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cirebon bekerja sama dengan Attaqwa Centre Cirebon dan...

More Articles Like This