Program Angkutan Balik Gratis dari Kemenhub, 8 Bus Diberangkatkan Dari Terminal Harjamukti Cirebon

Cirebon,- Sebanyak 8 bus dengan ada 240 orang mengikuti program angkutan balik mudik tahun 2023 dari Kementerian Perhubungan. Mereka akan kembali ke tempat asalnya yang diberangkatkan dari Terminal Penumpang Tipe A Harjamukti Kota Cirebon, Jumat (28/4/2023).

Secara nasional masyarakat yang mengikuti program arus mudik dan arus balik tersebut berjumlah 24.072 orang. Terdapat 6 provinsi untuk tujuan mudik lebaran tahun 2023 ini, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Lampung, dan Sumatra Selatan. Dari 6 Provinsi tersebut terdapat 28 kota tujuan mudik.

Sedangkan tujuan untuk arus balik tersebut diberangkatkan dari 8 kota yakni Surabaya, Madiun, Surakarta, Yogyakarta, Purwokerto, Mangkang, Semarang dan Cirebon. Mereka yang mengikuti program angkutan mudik dan balik akan kembali ke ibu kota.

BACA YUK:  Libur Panjang Nyepi, Penumpang KA di Daop 3 Cirebon Meningkat

Kepala Balai Transportasi Darat (BPTD) Wilayah IX Provinsi Jawa Barat, Muhammad Fahmi mengatakan program angkutan mudik dan balik tahun 2023 ini merupakan program dari Kementerian Perhubungan. Program mudik gratis ini, lanjut Fahmi, salah satu upaya untuk mengurangi angka kecelakaan.

“Karena potensi terjadinya kecelakaan itu adalah sepeda motor, makanya pemudik dengan segmentasi pengguna sepeda motor kita pindahkan ke angkutan mudik gratis ini. Ini adalah bentuk kehadiran negara kepada masyarakat,” ujar Fahmi.

Untuk arus mudik gratis kemarin, kata Fahmi, terdapat 28 kota dengan mengerahkan armada sebanyak 459 bus. Sedangkan untuk arus balik terdapat 8 kota tujuan dengan mengerahkan 126 mobil bus.

BACA YUK:  Habis Masa Jabatan, Pj Gubenur Jabar Lantik Wahyu Mijaya Jabat Pj Bupati Cirebon

“Untuk di Cirebon, kuota yang disediakan sebanyak 8 unit mobil bus dengan masing-masing bus terdapat 30 orang pemudik,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Cirebon Kota, AKBP Ariek Indra Sentanu mengapresiasi dengan adanya program mudik dan balik gratis ini. Program mudik gratis ini sangat membantu Polri dalam menekan beban volume jalan.

“Seyogyanya banyak yang menggunakan R2, ini bisa ditekan dengan program mudik gratis. Sehingga bila melewati jalur arteri, itu bisa berkurang dan bisa memanfaatkan one Way yang sudah dicanangkan dari pemerintah,” ujarnya.

Selain itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon, Andi Armawan mengatakan program angkutan mudik ini merupakan program Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan untuk menekan angka kemacetan di jalan. Menurut Andi, program ini sudah berjalan tiga tahun.

BACA YUK:  Pj Gubernur Jabar Lepas Bandung bjb Tandamata Berkompetisi di Proliga 2024

“Artinya bukan hanya orangnya saja, tetapi kendaraan-kendaraan roda dua juga diangkut juga dengan mobil truk,” ujar Andi.

Pemerintah Kota Cirebon, kata Andi, menyambut baik dan mengapresiasi atas program angkutan mudik gratis ini. Tentunya, menurut Andi, ini akan terus ditingkatkan.

“Banyak masyarakat yang komplain terkait pendaftaran, padahal pendaftaran angkutan mudik gratis ini dibuka melalui online, tapi belum sehari sudah habis kuotanya,” katanya.

Mudah-mudahan, Andi berharap, kuota angkutan mudik dan balik lebaran di tahun-tahun berikutnya bisa ditambah lebih banyak,” pungkasnya. (HSY)

Bagikan:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *