Senin, 25 Mei 2020

Profesional dan Disiplin, Sosok Kartini Masa Kini

Populer

H-3 Lebaran Idulfitri Kendaraan Roda Dua Padati Jalur Pantura Cirebon

Cirebon,- H-3 menjelang Hari Raya Idulfitri, Jalur Pantura Cirebon dipadati kendaraan roda dua dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah,...

Tetap Dukung PSBB, Grage Mall dan Grage City Mall Memilih Buka Sehabis Lebaran

Cirebon,- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Cirebon di perpanjang mulai hari ini tanggal 20 Mei - 2...

Bila Masih Ditemukan Warga Mudik, Polresta Cirebon Akan Putar Balik Kendaraan

Cirebon,- Pemerintah telah mengeluarkan larangan mudik lebaran pada Hari Raya Idul Fitri tahun 2020 ini guna mencegah penyebaran virus...

PSBB Tahap Kedua, Pusat Perbelanjaan Boleh Buka Normal

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon telah memutuskan untuk memperpanjang masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Cirebon mulai...

Masjid Raya At-Taqwa dan Masjid Sang Cipta Rasa Tidak Menggelar Salat Id

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon telah memperpanjang masa PSBB tahap kedua selama 14 hari kedepan.PSBB tahap kedua sudah dimulai...

Cirebon,- Siapa yang tak kenal sosok Raden Ajeng Kartini? Tokoh perempuan yang namanya akan selalu dikenang dan diperingati setiap tahunnya di Indonesia. Dialah pejuang perempuan yang mampu menginspirasi.

Mengerti akan perjuangan tersebut, Vice President PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon, Yosita Dachtar, S.E., M.T. mengatakan sosok Kartini masa kini harus memiliki jiwa profesional dan disiplin diri.

“Seperti yang kita ketahui bahwa perempuan sudah ada yang menjadi presiden, pilot, dan jabatan lainnya yang biasanya identik dengan laki-laki. Berkat perjuangan ibu Kartini inilah perempuan mampu berkarier secara terbuka,” ungkapnya.

Baginya, sikap yang dapat di teladani dari sosok R. A. Kartini adalah perempuan harus memiliki pendidikan yang tinggi agar memiliki pengetahuan keilmuan yang mumpuni. Tidak hanya itu saja, pembentukan karakter juga penting, yaitu dengan menanamkan jiwa profesional dan disiplin dalam diri.

Loading...

“Saya ini dibesarkan dengan didikan orang tua yang disiplin, terutama ibu saya untuk menjadikan saya mandiri dan dari situlah saya belajar menjalani hidup dengan profesional dan disiplin,” ujar wanita kelahiran Payakumbuh, 3 Juni 1963.

Berkarier menjadi suatu pilihan baginya. Dia juga menerapkan dua hal itu dalam hal bekerja. Tidak serta merta jabatan yang diraihnya saat ini. Yosita pun memulai dengan perjalanan yang cukup panjang.

“Bergabung pertama kalinya di PT KAI itu sejak 1997, waktu itu saya dapat panggilan untuk mengikuti S2 dari PT KAI. Saya lolos masuk 30 besar, kemudian dikuliahkan di ITB Jurusan Manajemen Perkeretaapian, dan bergabung di KAI,” terangnya.

Yosita pernah bekerja di beberapa bidang di PT KAI. Dia mengaku pernah ditempatkan di bagian angkutan penumpang setingkat asisten manajer waktu itu, pernah pula di bagian penarifan, hingga tahun 2010 mulailah menjabat sebagai Vice President (VP) dan ditempatkan di beberapa kota, seperti di Daop 2 Bandung, Daop 9 Jember, Daop 7 Madiun, Daop 5 Purwokerto, dan saat ini di Daop 3 Cirebon.

“Saya terus mencoba profesional dalam bekerja secara sungguh-sungguh. Saya cukup keras pada diri saya sendiri dan disiplin pula pada diri sendiri. Tujuan saya satu yaitu untuk bekerja di KAI sesuai dengan amanat yang diberikan, karena saya digaji sesuai dengan kinerja. Itulah profesional bagi saya,” paparnya.

Yosita yang baru mulai bekerja di PT. KAI Daop 3 Cirebon ini memiliki kegemaran traveling. Dia mengaku dengan traveling dapat menyegarkan diri dan memberikan semangat baru untuk menjalani rutinitas. (AC560)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Satu Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Sembuh

Cirebon,- Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon mengumumkan satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon sembuh.Berdasarkan hasil...

Slamet Anak Sebatang Kara yang Tinggal di Rumah Hampir Ambruk

Cirebon,- Slamet (15) asal Blok Singkil 2 RT 02 RW 07, Desa Astanajapuran Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, kondisinya terlihat memperihatinkan.Pasalnya, Slamet merupakan anak yatim...

Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah Satu Lagi

Cirebon,- Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon mengumumkan adanya penambahan satu pasien baru terkonfirmasi positif Covid-19, Sabtu (23/5/2020).Sehingga, total pasien terkonfirmasi positif Covid-19...

H-2 Jelang Lebaran Idulfitri, Polresta Cirebon Terus Lakukan Penyekatan Selama 24 Jam

Cirebon,- H-2 jelang Hari Raya Idulfitri tahun 2020, jajaran Polresta Cirebon bersama dengan unsur lainnya terus melakukan penyekatan di wilayah Kabupaten Cirebon.Kapolresta Cirebon, Kombes...

Polresta Cirebon Musnahkan Ribuan Minuman Keras Hasil Razia

Cirebon,- Polresta Cirebon memusnahkan barang bukti sepuluhan ribu botol minuman keras (miras) berbagai jenis hasil razia.Pemusnahan yang dihadiri Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten...

More Articles Like This