Selasa, 26 Oktober 2021

PPKM Darurat Diperpanjang? ini kata Sekda Kota Cirebon⁣

Populer

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Talaga Langit Milik Ustad Ujang Busthomi Hadirkan Museum Dukun Santet

Cirebon,- Setelah sukses membuka wisata Bukit Cinta Anti Galau, kini Ustad Ujang Busthomi kembali membuka objek wisata Talaga Langit....

Yayasan Wani Amal Cirebon Gelar Khitan Massal

Cirebon,- Sebanyak 30 anak mengikuti Khitan Massal 2021 yang digelar oleh Yayasan Wani Amal (YWA) Cirebon, Selasa (19/10/2021). Kegiatan...

Obim Village & Cafe Resto Tawarkan Suasana Pedesaan di Bawah Kaki Gunung Ciremai

Kuningan,- Obim Village & Cafe Resto menghadirkan konsep yang berbeda dari yang lain. Dengan pedesaan, Obim Village ini menyuguhkan...

Wagub Jabar Resmikan Wisata Talaga Langit Anti Galau

Cirebon,- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meresmikan Talaga Langit Wisata Anti Galau di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu,...

Cirebon,- Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat berlangsung pada 3-20 Juli 2021. Namun banyak pertanyaan apakah PPKM darurat diperpanjang atau distop? ⁣

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. Agus Mulyadi, M.Si mengatakan sesuai dengan pengakuan Menteri Luhut Binsar Panjaitan, bahwa PPKM Darurat diperpanjang atau tidak, belum ada keputusan. Menurutnya, keputusan akan diambil pekan depan sesuai dengan kondisi di lapangan.⁣

Jumat baru lapor Presiden, PPKM Darurat apakah diperpanjang atau selesai. Saya berangkat dari data yang didapat.⁣

“Jadi keputusannya Jumat (PPKM Darurat diperpanjang atau distop),” ujar Agus saat ditemui About Cirebon di Kantor DPRD Kota Cirebon, Rabu (14/7/2021).⁣

Sementara itu, selama masa PPKM Darurat, kata Agus, pergerakan mobilitas masyarakat di Kota Cirebon mengalami penurunan minus 15 persen. Implementasi PPKM Darurat melalui indikator berdasarkan Facebook mobility, Google traffic dan indeks cahaya malam NASA.⁣

“Indikator dari penurunan mobilitas masyarakat di Kota Cirebon ini berdasarkan Facebook mobility, Google traffic dan indeks cahaya malam NASA,” kata Agus.⁣

“Penurunannya masih minus 15 persen, masih kecil. Ini data saat hari Minggu (11/6). Kalau provinsi indikatornya dari Waze Traffic, penurunannya 43 persen,” tandasnya. (AC212)

BACA YUK:  Launching WOR Grill Berikan Diskon 20% All Varian Menu
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

“Bosch Virtual Chef” Tekankan 3 Kiat Kunci bagi UMKM Kuliner Indonesia untuk Menangkan Bisnis Pascapandemi

Jakarta,- UMKM kuliner menjadi kelompok sektor usaha yang paling terdampak pandemi COVID-19 di Indonesia. Survei “Dampak Pandemi COVID-19 terhadap...

Peringati Bulan Inklusi, OJK Cirebon Gelar Vaksinasi dan Pembukaan Rekening Simpanan Pelajar

Cirebon,- Memperingati Bulan Inklusi Keuangan 2021, Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon bersama Kantor OJK Regional 2 Jawa Barat, Kantor OJK Tasikmalaya dan PT...

Peringatan Hari Pangan Sedunia ke-41 Digelar di Gegesik Cirebon

Cirebon,- Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS) ke- 41 di Desa Jagapura Wetan, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, Senin (25/10/2021). Pandemi Covid-19...

Tingkatkan Kesadaran Hukum, Tim Unpad di Trusmi Manfaatkan QR Code sebagai Motif Batik

Cirebon,- Transformasi digital pada era industri 4.0 yang tengah terjadi membuat manusia harus melakukan adaptasi atau penyesuaian kehidupan dalam berbagai bidang dengan pemanfaatan Teknologi...

More Articles Like This