PPDB 2022 Kota Cirebon Gunakan Sistem Online dan Dimulai 20 Juni

Cirebon,- Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2022 direncanakan pada 20 Juni 2022 mendatang. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon tengah mematangkan dan mempercepat persiapan jelang tahun ajaran baru 2022-2023.

Aturan PPDB tahun ajaran 2022 masih menggunakan seperti tahun sebelumnya, yaitu Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 43 Tahun 2021 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Wali Kota Cirebon Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyelenggaraan PPDB pada Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, atau bentuk lain yang sederajat di Kota Cirebon.

BACA YUK:  Milad Mubarak ke-2 Lembaga AR Learning Center 6 - 8 Juni 2022 Digelar di Yogyakarta

Kepala Disdik Kota Cirebon, Kadini, S.Sos. menjelaskan sistem PPDB tahun ini akan sama dengan tahun sebelumnya, yakni menggunakan sistem online. Aturan tersebut sesuai Perwali Nomor 16 tahun 2018.

“Sistemnya tetap online masih seperti yang dulu tahun 2021. Perwali juga menggunakan yang sebelumnya karena masih berlaku,” ujar Kadini, Rabu (11/5/2022).

Kadini juga mengemukakan, bahwa saat ini Disdik Kota Cirebon masih melakukan pematangan teknis pelaksanaan. Tidak hanya menyusun jadwal tahapan, melainkan juga terkait penyerahan berkas fisik pendaftar.

BACA YUK:  Hima DKV UCIC Gelar Sharing Session Cara Penulisan Naskah Film Pendek

“Targetnya minggu ini bisa selesai. Apabila ada yang masih perlu dimatangkan lagi paling lambat akhir bulan ini. Karena sebenarnya membahas hal teknis ini tidak begitu lama,” tuturnya.

Pada PPDB tahun 2022 juga masih memberlakukan pembagian jalur pendaftaran, yaitu zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orang tua/wali, dan prestasi.

Kadini juga menyinggung terkait pembelajaran tatap muka (PTM) di akhir dan awal tahun pelajaran. Pihaknya optimis bisa PTM 100 persen.

“Kenapa saya optimis, karena pada akhir tahun pelajaran ini kelas 9 akan memasuki masa libur usai ujian. Sehingga hanya kelas 7 dan 8 yang masuk,” jelasnya.

BACA YUK:  Polresta Cirebon Salurkan Bantuan Tunai kepada Ratusan PKL, Warung dan Nelayan

Termasuk untuk awal tahun pelajaran, lanjut Kadini, bisa dilakukan PTM 100 persen dengan pola jam masuk dan pulang yang bergantian. Termasuk protokol kesehatan juga akan ditekankan di sekolah.

“Misalnya kelas 7 masuk pukul 07.00 WIB dan kelas 8 masuk pukul 08.00 WIB. Begitupun kelas 9 masuk pukul 09.00 WIB. Dengan begitu tidak ada penumpukan saat datang dan pulang,” tandasnya. (HSY)

(Dilihat: 92 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.